MENGENAL KARUNIA-KARUNIA ROH KUDUS
Bagian 12: Karunia Bantuan (1Kor. 12:28)
 
oleh:Denny Teguh Sutandio
 
 
 
Setelah mendaftarkan karunia-karunia
nubuat, bahasa lidah, dan penafsiran bahasa lidah, maka Paulus memunculkan
karunia bantuan-bantuan. Kalau kita menyimak 1 Korintus 12:28, maka di teks LAI
tidak dijumpai kata bantuan, tetapi melayani. Teks Yunani dari “melayani”
adalah ἀντιλήμψεις(antilēmpseis) yang merupakan kata
benda berfungsi sebagai objek langsung (akusatif), feminin, dan jamak dari kata 
ἀντίλημψις(antilēmpsis). Dari teks ini,
berarti lebih tepat jika diterjemahkan sebagai karunia bantuan-bantuan. Young’s
Literal Translation (YLT) menerjemahkan, “helpings”
(pertolongan-pertolongan). New American Standard Bible (NASB) dan King James
Version (KJV) menerjemahkannya, “helps”
(pertolongan-pertolongan). New International Version (NIV) menerjemahkannya, 
“able to help others” (yang dapat
menolong orang lain). Terjemahan NIV kurang sesuai dengan teks Yunaninya,
karena terjemahan ini menggunakan kata kerja, sedangkan teks Yunaninya
berbentuk kata benda.
Apa arti karunia bantuan-bantuan? Sesuai
dengan konteksnya di 1 Korintus, maka tentu maksud Paulus adalah
bantuan-bantuan di dalam pembangunan tubuh Kristus yaitu gereja, bisa berupa
pertolongan kepada saudara seiman yang lemah iman, kekurangan biaya, sakit,
dll. Hal ini mirip seperti yang dikatakan oleh Prof. Gordon D. Fee, Ph.D., D.D.
yang mengaitkan bantuan-bantuan ini dengan kebutuhan fisik dan rohani dari
orang lain di dalam komunitas.[1]

________________________________
 
[1]Gordon D. Fee, God’s Empowering Presence, hlm. 193.
 
"Kerendahan hati yang rohani merupakan suatu kesadaran yang dimiliki seorang 
Kristen tentang betapa miskin dan menjijikkannya dirinya, yang memimpinnya 
untuk merendahkan dirinya dan meninggikan Allah semata."
(Rev. Jonathan Edwards, A.M., Pengalaman Rohani Sejati, hlm. 100)

Kirim email ke