Di dunia ini, ada dua macam generasi, yaitu
generasi tua dan generasi muda. Kedua generasi ini tidak jarang saling
berselisih dan saling menyalahkan. Banyak generasi tua menghina dan menekan
generasi muda, seolah-olah generasi tua dan pandangan-pandangannya identik
dengan “Allah”, sedangkan di sisi lain, banyak generasi muda yang menghina
generasi tua. Apa sebenarnya ciri khas kedua generasi ini? Bagaimana
menjembatani jurang pemisah antara kedua generasi ini dengan perspektif 
kedaulatan Allah dan otoritas Alkitab?
Temukan
jawabannya dalam:
Buku
GENERASI
TUA VS GENERASI MUDA:
Problematika
dan Solusinya
 
oleh:Denny Teguh Sutandio
 
Harga: Rp 37.500, 00/buku + ongkos kirim
(tergantung lokasi)
 
Penerbit: Sola Scriptura
 
 
 
Endorsement:
“Gapgenerasi tua dan muda adalah masalah yang terjadi dari zaman
ke zaman. Penulis buku ini mencoba untuk menganalisa dan mencari
solusi bagaimana bisa menjembatani gap tersebut. Tulisan ini
menjadi relevan dan menarik dibaca karena ditulis oleh anak muda
yang banyak bergaul dengan yang lebih senior. Tentu masalah gap
generasi sulit dihilangkan tetapi biarlah buku ini bisa
memberi pencerahan kepada kita yang mau peduli. “
Ev. Davy Edwin
Hartanto,
M.Div.
(Pembimbing Komisi Muda GKA Elyon Rayon Satelit, Surabaya)
 
“Pergumulan menselaraskan dan mengharmoniskan generasi tua
dengan generasi muda tidaklah segampang membalikan telapak tangan. Di antaranya
selalu ada Gap, jurang pemisah antar
dua generasi tersebut.  Oleh karena itu,
sebagai seorang pemuda di generasi muda, Denny mencoba menyorotinya baik secara
positif dan negatif dua generasi itu berdasarkan iman Kristen yang utuh.
Tulisan yang dikemas dalam bahasa anak muda ini ringan namun kritis, berupa
kajian pribadi secara reflektif, dan penuh semangat pembawa perubahan. Kiranya
buku ini dapat menjadi bacaan bagi muda-mudi sehingga mereka tahu bagaimana
memberi jawab terhadap tantangan jaman masa kini...”
Ev. Candra Wijaya Sunarsa, S.Th.
(Koordinator Kerohanian dan Guru PAK di
SMP Bintang Mulia, Bandung)
 
“‘Generation gap’
merupakan pergumulan yang paling dominan dalam gereja dewasa ini. Secara khusus
dalam konteks gereja yang berlatar belakang bahasa Mandarin. Ketika sebagian
generasi tua dianggap “Maha” dalam segalanya, sehingga generasi muda “hanya”
berfungsi sebagai pelaksana saja. Buku karangan Denny Teguh Sutandio ini
berusaha mengungkapkan apa yang menjadi titik temu dan titik perbedaan,
sehingga dapat menjadi benang merah untuk kesinambungan generasi tua dan muda.
Tulisan ini menjadi lebih aplikatif karena ditulis sendiri oleh seorang Kristen
generasi muda yang melihat berdasarkan sisi “kemudaannya” dengan menjadikan
Alkitab sebagai tolok ukur. Para pemimpin muda dan kaum muda khususnya, harus
membaca buku ini sebelum terjun dalam praktik kepemimpinan mereka, karena
sangat memberikan wawasan baru.”
Ev. Solaiman Wilmana Tanjung, S.Th.
(Pembimbing Komisi Kaum Muda GKA Elyon Rayon Galaxy, Surabaya)
 
 
 
Berminat??
HANYA bagi yang berminat, tolong SMSkan nama
lengkap, alamat lengkap, gereja, judul dan jumlah buku yang ingin Anda pesan ke
nomer:
0878-5187-3719
 
"Kerendahan hati yang rohani merupakan suatu kesadaran yang dimiliki seorang 
Kristen tentang betapa miskin dan menjijikkannya dirinya, yang memimpinnya 
untuk merendahkan dirinya dan meninggikan Allah semata."
(Rev. Jonathan Edwards, A.M., Pengalaman Rohani Sejati, hlm. 100)

Kirim email ke