Bagaimana memberitakan Injil kepada kaum atheis?
Bagaimana berbagi kasih dengan kaum Muslim?
Bagaimana menuntun kaum pluralis kepada Kebenaran yang
sejati?
 
Temukan
jawabannya dalam:
Seminar:
APOLOGETIKA
DAN MISI KONTEMPORER:
Atheisme,
Pluralisme, dan Islam
oleh: Ev. Bedjo Lie, Th.M.
 
 
Jumat, 5 April 2013; Pkl. 18.30 WIB s/d selesai
di Gereja Kristus Rahmani Indonesia (GKRI) Exodus,
Jln. Nginden Intan Timur II/5-9, Surabaya
 
 
 
Contact Person:
Ev. Maria Theresia Mahanani, S.S. (081330087718)
 
 
 
Profil Pembicara:
Ev.
Bedjo Lie, S.E., M.Div., Th.M.adalah Kepala Pusat
Kerohanian di Universitas Kristen Petra, Surabaya. Beliau menyelesaikan studi 
Sarjana Ekonomi (S.E.) di UK Petra,
Surabaya; Master of Divinity (M.Div.)
di Seminari Alkitab Asia Tenggara (SAAT) Malang; dan Master of Theology (Th.M.) 
dalam bidang Theologi Sistematika di
Talbot School of Theology, Biola University, U.S.A. Beliau juga mendapat
sertifikat dalam apologetika Kristen di Ravi
Zacharias International Academy of Apologetics, India.
 
 
"Kerendahan hati yang rohani merupakan suatu kesadaran yang dimiliki seorang 
Kristen tentang betapa miskin dan menjijikkannya dirinya, yang memimpinnya 
untuk merendahkan dirinya dan meninggikan Allah semata."
(Rev. Jonathan Edwards, A.M., Pengalaman Rohani Sejati, hlm. 100)

Kirim email ke