Filsafat dunia khususnya atheisme mengajarkan manusia bahwa manusia hanya
seperti mesin yang tak berarti. Oleh karena itu, para penganut atheisme dan
filsafat dunia lainnya tidak memiliki makna hidup sejati, sehingga mereka
menyia-nyiakan hidup mereka tanpa tujuan yang jelas. Lalu, apa makna hidup
manusia? Bagaimana kita dapat memaknai hidup dan tidak menyia-nyiakannya?
 
Temukan jawabannya dalam:
Buku
DON’T WASTE YOUR LIFE
(JANGAN MENYIA-NYIAKAN HIDUP ANDA)
 
oleh:Rev.John
S. Piper, D.Theol.
 
Penerbit: Pionir Jaya, Bandung, 2007
 
Penerjemah: Grace P. Christian
 
 
 
Di awal buku ini, Rev. Dr. John S. Piper menceritakan pengalamannya ketika
masih muda di mana beliau menyia-nyiakan hidup Anda sampai suatu ketika ayahnya
yang adalah seorang pendeta menyadarkannya melalui khotbah. Mulai dari
pengalaman itulah, Dr. John Piper menemukan bahwa sukacita terbesar baginya
adalah ketika Kristus ditinggikan sebagai harta terindah melalui Salib. Oleh
karena itu, Dr. Piper mengajar kita bahwa kita dapat membesarkan Kristus
melalui penderitaan dan kematian, bukan melalui kesenangan kita. Karena
membesarkan Kristus melalui penderitaan, maka adalah suatu sukacita jika kita
lebih baik kehilangan nyawa kita demi Kristus ketimbang menyia-nyiakan hidup
kita tanpa makna yang jelas. Selain itu, kita pun dipanggil untuk menjadi
berkat bagi orang lain dengan membuat mereka bersukacita di dalam Allah dengan
cara membuktikan bahwa Allah lebih berharga daripada segalanya termasuk hidup.
Karena Allah lebih berharga dari hidup, maka kita dapat mengaplikasikannya
dengan menjadikan Allah sebagai pusat dan pendorong kita di dalam dunia
profesi/kerja dan misi. Bab terakhir buku ini ditutup dengan suatu doa Dr.
Piper agar Allah dimuliakan di dalam setiap hidup kita agar kita tidak
menyia-nyiakan hidup kita.
 
 
 
Profil Rev. Dr. John Piper:
Rev. John Stephen
Piper, B.A., B.D., D.Theol. adalah Pendeta Pengkhotbah dan Visi di Betlehem 
Baptist
Church, Minneapolis, U.S.A. Beliau menyelesaikan studi Bachelor of Arts (B.A.) 
dari Wheaton College, U.S.A.; Bachelor of Divinity (B.D.) dari Fuller
Theological Seminary, U.S.A.; dan Doctor
of Theologie (D.Theol.) dari University of Munich, Munich, Jerman Barat. 
Disertasinya, Love Your Enemies, diterbitkan oleh Cambridge University Press 
dan Baker Book House.
 
"Kerendahan hati yang rohani merupakan suatu kesadaran yang dimiliki seorang 
Kristen tentang betapa miskin dan menjijikkannya dirinya, yang memimpinnya 
untuk merendahkan dirinya dan meninggikan Allah semata."
(Rev. Jonathan Edwards, A.M., Pengalaman Rohani Sejati, hlm. 100)

Kirim email ke