Beragam plihan kadang kala membingunkan, tapi jg menyenangkan karena
bisa saja di antara salah satu pilihan itu ada yang pas banget dengan
karakteristik kita. Jadi ya tergantung memandangnya darimana. mau
dibikin repot atau justru diambil enaknya ;)

Tentang orang awam, menurut saya, mereka hanya tidak biasa dengan
ragam pilihan. Karena mungkin selama ini ngertinya OS ya hanya yang
dari Microsoft. Begitu dihadapkan dengan sekian banyak pilihan,
jadinya malah kaget dan bingung sendiri. Biar ndak susah, tanya aja
sama rental komputer, kemudian suruh install yang paling bagus atau
paling umum ;). Ntar klo ndak suka, bisa minta install distro yang
lain lagi :D

Tentang Dell, berhubung saya blm baca artikelnya di slashdot (sedang
mengalami musibah bandwidth), saya hanya bisa menduga bahwa Dell tidak
berani menjual linux pre-installed PC karena masalah support(?). Kalau
Dell susah menentukan Linux apa yang mau diinstall kan bisa saja
diatasi dengan menentukan list distro apa saja yang bsia dilayani
untuk diinstall. Toh, distro mainstream jumlahnya tidak banyak. Hanya
saja dari segi pembiayaan (layanan pre-installed PC Linux) mungkin
tidak begitu bagus hitungannya buat Dell.

On 3/14/07, manda kusuma <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> Memang bagi orang awam, masalah utama di linux adalah tidak ada standarisasi
> yang jelas. orang bebas membuat distro sesuai dengan keinginan masing2..
> --
> "just try extraordinary way..."
> my writing bout linux : http://getux.com
> http://manda.getux.com
>
>
> [Non-text portions of this message have been removed]
>
>
>
>
> "This is my way being a linuxer..."
> http://jogja.linux.or.id
> http://jogja.linux.or.id/wiki/
>
> Untuk berhenti langganan silahkan kirim email kosong ke:
> [EMAIL PROTECTED]
>
> Yahoo! Groups Links
>
>
>
>


-- 
http://toukakouka.com | http://blog.neofreko.com |
http://jogja.linux.or.id | http://thedotcomschool.com
Talk is cheap. Show me the code (Linus, 2000)
This is my way of Ninja (Naruto, Konoha Village)

Kirim email ke