2009/2/28 fathir hamdi <[email protected]>: > > tapi kalau misalkan.. > - lepas saja semua security.. > - buat proxy yang transparent... > - amati habit dia berinternet selama dua hari... > - terus cekik perlahan-lahan dari dalam... > - kalau dia sudah menggelepar-gelapar, lepaskan sejenak cekikannya... > - setelah itu cekik lagi... > - selamat menikmati.. :D > > pasti rasanya akan makin menyakitkan... :D >
Ternyata sudah ada yang usul. Telat dah. Kutambahi sedikit. Sedikit ditambahi teror. Aktivitas browsingnya dialihkan (redirect) ke sebuah halaman. Di situ, tertulis ancaman bahwa aktivitasnya akan dibeberkan kepada tukang gosip setempat. :)) Memang menyakitkan. Tapi juga mengasyikkan. -- ryan_oke http://ry.web.id/ | ryan.oke di gmail.com
