Wah ini " ugm open source competition" saya setuju sekali, kalau masalah hadiah uang jangan prioritas utama lah. Tetapi tropi/sertifikat dan bisa mampang disitus resmi udah sangat memuaskan. Lumayan bisa buat nambah Portofolio dan kenang2 buat anak cucu :) dan sangat membantu jika ingin melamar pekerjaan.
Namun karya kita bisa dinikmati orang lain itu yang paling membahagiakan. Singkat cerita pengalaman saya, saya dulu pernah ikut di acara INAICTA dan sempat menjadi finalis di project E-Goverment. Tetapi saya agak gak begitu sreg dengan pelaksanaannya. Padahal acara itu dibiayai oleh Depkominfo(*pemerintah). Kok masih ditarik uang pendaftaran yak, misinya sih bagus mengumpulkan dan mengembangkan IT di Indonesia. Mohon maaf saya cuman agak kritis dikit saja. Tahun kemarin yang mendaftar mencapai ratusan peserta dengan ratusan karya yang di ajukan. Misal saya ambil 100 karya saja. Kalau dihitung 100 x 200rb = 20 jt. Mohon maaf ini masih 100 karya. Bisa kita banyangkan kalau ..... Saya kok agak gimana gitu, ini Pencarian Bakat atau Undian Lotre? Jadi saya lebih menyarankan bagaimana kalau Pengadaan lomba itu tidak perlu yang wah-wah, contoh PHP Class competition, cukup hadiahnya dikasih link Logo, bahwa kita pernah menang di TOP PHP class cotest bulan xx dan tahun xx. Itu sudah cukup membanggakan kok, gratis lagi. Semoga bisa sebagai wacana buat teman-teman yang ingin membuat event contest. Terima kasih. Majalah.Linux wrote: > > daripada ikut inaicta mendingan ikut kayak ugm open source competition .. > lebih terarah dan terfokus pada pengembangan opensource.. > > kapan nih ugm bikin opensource competition? > > ato barangkali yg lainnya.. >
