ryan_oke wrote:
>  
>
> 2009/10/14 white_negative <[email protected]
> <mailto:white_negative%40yahoo.com>>
> > Euhh!...Gak nge-bantu donk!. Ada saran lain gak?
> >
>
> *Mari kembali ke jalan yang benar. Milis ini memiliki aturan agar
> membalas pesan di bawah (bottom reply).*
>
> Mungkin yang manjur adalah solusi Bung Novizul, menggunakan tunnel
> SSH. Tapi ya itu, harus punya account di luar.
>
> Selama masih menggunakan koneksi kantor tersebut, solusi apa pun
> nantinya akan dapat diatasi oleh admin. Apa lagi jika adminnya ikut
> milis ini juga, langsung dihadang sebelum sempat dicoba. :D
>
> Atau coba tanya admin, situs-situs itu diblok sepanjang waktu atau
> hanya pada jam-jam tertentu. Kalau hanya pada jam tertentu, ya
> manfaatkanlah pada waktu tidak diblok.
>
> --
> ryan_oke
>
> Transaksi perbankan dalam pijatan jempolmu:
> http://ry.web.id/?p=528 <http://ry.web.id/?p=528>
>
>  <!-- #ygrp-mkp{ border: 1px solid #d8d8d8; font-family:
> Arial; margin: 14px 0px; padding: 0px 14px; } #ygrp-mkp hr{ border:
> 1px solid #d8d8d8; } #ygrp-mkp #hd{ color: #628c2a; font-size: 85%;
> font-weight: bold; line-height: 122%; margin: 10px 0px; } #ygrp-mkp
> #ads{ margin-bottom: 10px; } #ygrp-mkp .ad{ padding: 0 0; } #ygrp-mkp
> .ad a{ color: #0000ff; text-decoration: none; } --> <!-- #ygrp-sponsor
> #ygrp-lc{ font-family: Arial; } #ygrp-sponsor #ygrp-lc #hd{ margin:
> 10px 0px; font-weight: bold; font-size: 78%; line-height: 122%; }
> #ygrp-sponsor #ygrp-lc .ad{ margin-bottom: 10px; padding: 0 0; } -->
> <!-- #ygrp-mlmsg {font-size:13px; font-family:
> arial,helvetica,clean,sans-serif;*font-size:small;*font:x-small;}
> #ygrp-mlmsg table {font-size:inherit;font:100%;} #ygrp-mlmsg select,
> input, textarea {font:99% arial,helvetica,clean,sans-serif;}
> #ygrp-mlmsg pre, code {font:115% monospace;*font-size:100%;}
> #ygrp-mlmsg * {line-height:1.22em;} #ygrp-text{ font-family: Georgia;
> } #ygrp-text p{ margin: 0 0 1em 0; } dd.last p a { font-family:
> Verdana; font-weight: bold; } #ygrp-vitnav{ padding-top: 10px;
> font-family: Verdana; font-size: 77%; margin: 0; } #ygrp-vitnav a{
> padding: 0 1px; } #ygrp-mlmsg #logo{ padding-bottom: 10px; }
> #ygrp-reco { margin-bottom: 20px; padding: 0px; } #ygrp-reco
> #reco-head { font-weight: bold; color: #ff7900; } #reco-category{
> font-size: 77%; } #reco-desc{ font-size: 77%; } #ygrp-vital a{
> text-decoration: none; } #ygrp-vital a:hover{ text-decoration:
> underline; } #ygrp-sponsor #ov ul{ padding: 0 0 0 8px; margin: 0; }
> #ygrp-sponsor #ov li{ list-style-type: square; padding: 6px 0;
> font-size: 77%; } #ygrp-sponsor #ov li a{ text-decoration: none;
> font-size: 130%; } #ygrp-sponsor #nc{ background-color: #eee;
> margin-bottom: 20px; padding: 0 8px; } #ygrp-sponsor .ad{ padding: 8px
> 0; } #ygrp-sponsor .ad #hd1{ font-family: Arial; font-weight: bold;
> color: #628c2a; font-size: 100%; line-height: 122%; } #ygrp-sponsor
> .ad a{ text-decoration: none; } #ygrp-sponsor .ad a:hover{
> text-decoration: underline; } #ygrp-sponsor .ad p{ margin: 0;
> font-weight: normal; color: #000000; } o{font-size: 0; } .MsoNormal{
> margin: 0 0 0 0; } #ygrp-text tt{ font-size: 120%; }
> blockquote{margin: 0 0 0 4px;} .replbq{margin:4} dd.last p span {
> margin-right: 10px; font-family: Verdana; font-weight: bold; } dd.last
> p span.yshortcuts { margin-right: 0; } div.photo-title a,
> div.photo-title a:active, div.photo-title a:hover, div.photo-title
> a:visited { text-decoration: none; } div.file-title a, div.file-title
> a:active, div.file-title a:hover, div.file-title a:visited {
> text-decoration: none; } #ygrp-msg p#attach-count { clear: both;
> padding: 15px 0 3px 0; overflow: hidden; } #ygrp-msg p#attach-count
> span { color: #1E66AE; font-weight: bold; } div#ygrp-mlmsg #ygrp-msg p
> a span.yshortcuts { font-family: Verdana; font-size: 10px;
> font-weight: normal; } #ygrp-msg p a { font-family: Verdana; }
> #ygrp-mlmsg a { color: #1E66AE; } div.attach-table div div a {
> text-decoration: none; } div.attach-table { width: 400px; } -->
Ya :)
Sesungguhnya memang upaya seperti apa-pun akan bisa diatasi, karena
admin-nya juga orang yang punya kemampuan buat beradaptasi dengan teknologi.
Jadi daripada kejar-2an, saya sarankan untuk akses dari rumah saja.
Lagipula sebagai admin, saya bisa lihat tracelog aktifitas users
tertentu. Kalau users ngotot ngurusin beginian dan 'menyusahkan',
kumpulin aja incidents
dan saya sampaikan ke atasannya.
Kalau saya, yang kebetulan juga jadi PIC IT (termasuk network) di salah
satu perusahaan, tentu tahu alasan dan sebab perusahaan melakukan blok.
Bukan hanya membatasi akses internet tidak berguna, tapi juga untuk
keamanan dan stabilitas jaringan dan aplikasi.
Di Surabaya, 2 bulan yang lalu. Situs e-lelang tidak bisa diakses oleh
users dari luar, karena karyawan di pemkot ramai menggunakan FB dan YM
:), Tentu mestinya ada hal-2 standard yang perlu dilakukan oleh IT
Pemkot untuk mencegah itu semua.
Tentu saja, poinnya yang bisa dibahas di sini adalah aspek teknis yang
bisa berguna bagi yang lain.

Say, tunnelling via SSH, itu cukup menarik. Saya sendiri baru denger
tuh. Mungkin bisa terus dibahas.
Meski by di tempat, SSH itu nggak dibuka dari zona users ke zona
internet. Hanya privilleged PCs yang bisa mengaksesnya.

Wassalam,
Yopi




Kirim email ke