2008/2/4 Thomas Edwin Santosa <[EMAIL PROTECTED]>: > Akhirnya kita perlu local repo juga yang diversion control. Kalau tidak, > bisa kacau jika developernya banyak atau jika menggunakan continuous > build di mesin terpisah karena .m2 masing2 developer/mesin berbeda :) .
local repo yg diversion control? he? bro, mendingan coba maven dulu sebelum diskusi kita semakin ngawur.. > beda. Kalau di ant, kita tinggal build jar sendiri lalu masukin ke > version control. Kalau di maven, selain build sendiri, harus pasang ke > local repo juga. Kalau tidak ada local repo, semua developer harus di > broadcast tentang perubahan itu :) kalo udah ngomongin soal "semua developer", berarti ada satu server (loosely termed). ya apa repotnya setup local repo disitu. buat svn bisa, kenapa mvn ga bisa ;-) -- salam hangat, Thomas Wiradikusuma http://wiradikusuma.blogspot.com/ <-- Mantan Presiden Soeharto dan Musibah Menara Jamsostek (WARNING: sarkasme)

