|
waaaks....! :)
Tak Lama Lagi Jakarta Jadi kota motor
LAMPU lalu lintas masih menyala merah menjelang kuning. Seharusnya pengendara menahan diri menunggu lampu menyala hijau untuk bergerak maju. Akan tetapi, tidak demikian dengan para pengendara di baris terdepan perempatan Slipi dari arah Grogol, Selasa (21/6) sore lalu. Belasan sepeda motor itu mulai merangsek maju sedikit demi sedikit. Sedetik kemudian, begitu lampu menyala kuning, seperti di komando para pengendara itu buru-buru tancap gas. Tidak peduli apakah perilaku mereka itu mengancam keselamatan orang lain atau dirinya sendiri. Perempatan Slipi hanyalah satu contoh dari vandalisme pengendara sepeda motor di jalan raya Jakarta. Trotoar disasak, melawan arus, dan lampu merah diserobot. Celah antar mobil dimasuki. Kalau nyerempet, cepat-cepat kabur. JAKARTA sebentar lagi akan menjadi "Kota Motor" seperti Hanoi yang dijuluki "Kota Bebek". Kenyataan saat ini menunjukkan, jumlah sepeda motor yang lalu lalang di Jakarta semakin banyak. Gubernur Sutiyoso pun khawatir. Kalau tidak dikendalikan, Jakarta bisa seperti Hanoi. Kekhawatiran itu sangat bisa dimaklumi. Mengingat, naik sepeda motor jauh lebih hemat daripada naik kendaraan lain. Sebagian besar warga yang menggunakan sepeda motor jauh lebih hemat daripada naik angkutan, seperti bus, angkutan kota, ataupun taksi. Muntaso (30), pengendara motor, memberikan gambaran bahwa naik motor Honda Supra dari Kota Tangerang menuju Jakarta pergi pulang hanya butuh bensin dua liter atau setara Rp 4.800. Bandingkan kalau naik bus Patas AC pergi pulang Rp 7.000. Itu pun belum tentu bisa duduk. Naik bus Patas ekonomi memang lebih murah, pergi pulang hanya Rp 3.400, tetapi gerah dan tidak bisa duduk. Sedangkan naik motor bisa langsung jalan-jalan. "Yang penting ngirit. Biar saja Jakarta jadi ’Kota Motor’. Orang kecil seperti saya ini selalu jadi kambing hitam," kata Muntaso, warga Cipondoh, Kota Tangerang. Kenyataan naik motor yang secara ekonomi lebih ngirit tentu menjadi peluang bisnis menguntungkan. Bila tidak segera diatasi, sebentar lagi Jakarta akan jadi "Kota Motor". Jalur khusus motor saja tentu belum cukup untuk menata lalu lintas di Jakarta. Yang paling baik tentu mewujudkan transportasi massal secepatnya. "Karena itu, transportasi massal perlu segera diwujudkan," kata Sutiyoso. (MAS) Milis ini merupakan ajang pertukaran informasi seputar masalah Sepeda Honda Karisma antar sesama pengendara dan Pencinta sepeda motor Honda Karisma. Kalau ingin me-reply, mohon pesan yang tidak di perlukan dan sudah panjang di hapus agar message tidak terlalu panjang Jangan mem-posting message yang tidak ada Hubungannnya dengan Milis ini, SPAM Mail, Junk Mail, SARA. Yahoo! Groups Links
|
- [Honda-Karisma] Tak Lama Lagi Jakarta Jadi kota motor alfa.herbowo
- Re: [Honda-Karisma] Tak Lama Lagi Jakarta Jadi kota ... Arief Wicaksono
- [Honda-Karisma] Tak Lama Lagi Jakarta Jadi kota moto... Faiq Abil Abista

