Lubang Menganga di Trotoar, Seorang Wanita Terperosok
Gatot Prihanto - detikcom

Jakarta - Buruknya fasilitas umum Pemerintah Provinsi DKI Jakarta
nyaris merenggut korban. Bayangkan, seorang wanita terperosok dalam
lubang sedalam tiga meter dengan lebar tak lebih dari tubuh manusia.

Kejadiannya pas di depan Wisma BCA, Jl. Sudirman Jakarta Selatan.
Memang, kejadiannya Sabtu 2 Juli 2005 lalu. Namun, baru Rabu
(6/7/2005) ini kejadian itu terungkap. Meski sudah beberapa hari lalu,
sangat layak diketengahkan.

Korban bernama Theresia Endang Ratnawati, karyawati BCA hari itu
datang ke kantor untuk berobat di klinik perusahaan. Selesai berobat,
sekitar pukul 10.30 WIB, Sabtu (2/7/205), dia berjalan menuju jalan
raya sambil berbicara melalui telepon selulernya.

Sesampai di trotoar di depan Wisma BCA, Endang terus bercakap-cakap
dengan saudaranya yang mau datang untuk menjemputnya itu.

Tiba-tiba, gedebuk..., byuurrr..., Endang jatuh ke lubang kira-kira
seukuran tubuh orang dewasa. Tapi, lubang itu dalamnya mencapai tiga
meter dan ada genangan air setinggi perut. Maklum, itu lubang got
alias saluran air.

"Bau sekali, banyak kecoa. Saya basah kusup oleh air got yang kotor,
kaki dan pinggang memar-memar," ujar Endang mengisahkan pengalaman
mengenaskannya kepada detikcom melalui telepon, Rabu (6/7/2005) pagi.

Ditambahkan Endang, karena hari Sabtu maka situasi relatif sepi. Baru
beberapa saat kemudian ada orang lewat. Endang kemudian berteriak
minta tolong agar dipanggilkan Satpam BCA. Tak lama kemudian datang
empat Satpam BCA untuk menarik Endang keluar dari lubang.

Menurut informasi yang diperoleh detikcom, peristiwa ini terekam oleh
kamera CCTV milik Wisma BCA. Endang terperosok dalam lubang sekitar
pukul 10.29 WIB. Ia berhasil ditarik sekitar pukul 10.33 WIB. Sungguh
empat menit yang menegangkan

Endang mengaku musibah ini terjadi karena dia tidak waspada. Tapi, di
trotoar di depan Wisma BCA seharusnya memang tidak ada lubang. Dan
kalau ada lubang seharusnya diberi tanda. Ini sama sekali tidak ada
tanda.

"Seharusnya kalau melakukan perbaikan jalan dan membuat lubang seperti
ini diberi tanda. Kan tidak semua pejalan selalu waspada melihat
sekitarnya. Apalagi biasanya tidak ada lubang. Ini harus jadi
perhatian bagi pemda," tukas Endang.

Endang berharap kejadian seperti ini tidak menimpa orang. Sebab, dalam
situasi yang berbeda, akibatnya bisa lebih parah. "Masih untungnya,
orang Jawa bilang, saya tidak apa-apa. Hanya memar-memar di kaki dan
pinggang. Kalau pas hujan kan bisa berbahaya, air penuh, dan tidak
tahu apa yang bisa terjadi."

Tak lama setelah kejadian yang menimpa Endang, Satpam BCA memberi
tanda di lubang itu. Ditaruh pohon besar. Kemudian, pada Senin 4 Juli,
lubang yang terletak di dekat pintu masuk Wisma BCA, ditutup oleh
pengelola gedung Wisma BCA.

Siapa pembuat lubang? Tidak jelas. Tapi diduga ini ulah Pemprov DKI
yang gemar gali lubang dan tutup lubang di jalan. Entah itu
memperbaiki pipa air minum, entah itu memasang instalasi listrik. Yang
pasti, si petugas lalai menutup lubang atau memberi tanda.

Kejadian yang bukan pertama kalinya ini menunjukkan buruknya pelayanan
publik di Jakarta ini. Di kota besar lain di dunia, London misalnya,
pemerintah tidak bisa seenaknya membuat lubang di jalan. Jika ada yang
jadi korban, pemerintah kota bisa digugat ke pengadilan. (gtp)


http://jkt.detiknews.com/index.php/detik.read/tahun/2005/bulan/07/tgl/06/time/83813/idnews/397416/idkanal/10



Salam Damai,
M D Panjaitan


Milis ini merupakan ajang pertukaran informasi seputar masalah Sepeda Honda 
Karisma antar sesama pengendara dan Pencinta sepeda motor Honda Karisma.

Kalau ingin me-reply, mohon pesan yang tidak di perlukan dan sudah panjang di 
hapus agar message tidak terlalu panjang

Jangan mem-posting message yang tidak ada Hubungannnya dengan Milis ini, SPAM 
Mail, Junk Mail, SARA.

 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/karisma_honda/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 


Kirim email ke