|
Dominasi satu merek ban,
Bridgestone Battlax,
bakal goyang. Enggak tanggung, ikon ban di
road race ditantang produsen lokal. Padahal, ban impor
sejenis seperti Michellin, Dunlop, dan IRC sudah masuk.
Tapi, Battlax
bertahan.
Hebatnya,
tawaran menggiurkan. Banderol doyong banget, 40% lebih
murah dibanding Battlax,
sekitar Rp 195 ribu. Padahal, pasaran Battlax
terendah Rp 325 ribu.
“Biar semua pembalap bisa
pakai. Murah karena produk sendiri,” bilang Andi Hendradi,
Wakil Presdir, PT Suryaraya Rubberindo Industries (SRI),
produsen Federal dan FDR.
FDR tipe
Sport XT 90/80-17 jadi andalan SRI. Rencananya April 2005
meluncur. Malah, kabarnya produsen Swallow dan IRC ikutan
menyiapkan produksi ban
kompetisi. Wah, Battlax
dikeroyok.
FDR
Sport XT sudah dijajal di pasar senggol awal Oktober di
trekda Kemayoran, Jakarta. Kebetulan event
disponsori SRI. Jadi, pembalap wajib pakai. “Ini tipe yang
ke-10 dan akan terus dikembangkan,” beber Teguh Hartanto,
Manager Marketing SRI.
Beda
pabrikan FDR yang blak-blakan ke insan pasar senggol.
PT Industri Karet Deli (IKD), Medan, produsen Swallow tanpa
suara, ssssst tapi pasti.
Swallow
Steam Pro 90/80-17 menyusup diam-diam ke pasar senggol. “Sudah
dicoba Firman Farera (seeded dari Suzuki Agip Lindung
Jaya-red). Riset terus jalan. Mudah-mudahan, awal Desember
sudah beredar di pasaran,” terang Bahari, divisi promosi dari
IKD.
Niko, Hend
|