|
Allhamdulillah Gw masih ngaceng aja kalo ngeliat
bini......:-), (Batal kaga ya)
RUDI BGR
----- Original Message -----
Sent: Friday, October 07, 2005 10:12
AM
Subject: [Honda-Karisma] Awas, Naik Motor
Bisa Bikin Impoten!
Awas,
Naik Motor Bisa Bikin Impoten! Puteri Fatia - detikHot
Jakarta,
Pengendara motor belakangan ini semakin lama semakin bertambah. Di samping
efek positif, ternyata naik motor juga menyimpan bahaya tersembunyi. Sebuah
riset mengatakan, mengendarai motor berisiko impoten dan menurunkan libido.
Wah!
Hasil penelitian tersebut merupakan gabungan dari riset tiga
negara, Itali, Amerika, dan Austria. Pengendara motor yang menghabiskan waktu
cukup lama di atas motor berisiko impoten dan menurunkan libido.
Tapi
bukan berarti anda tak boleh naik motor. Semua pengendara kendaraan roda dua
itu, terutama pria hanya perlu berhati-hati dalam memilih sadel atau tempat
duduk motor anda. Demikian NYTimes, Kamis (6/10/2005).
Sebab riset di
atas menemukan, tempat duduk motor yang memiliki bagian belakang menyempit dan
ujungnya mengecil berpengaruh pada performa seksual si pengendara motor.
Beberapa jenis dudukan atau sadel motor bahkan memiliki efek yang lebih
berbahaya lagi. Bahkan sadel yang diiklankan sebagai sadel ergonomis juga
dapat membahayakan organ seksual.
Penelitian ini juga membuktikan,
setidaknya 5 persen pria yang sering mengendarai motor mengalami disfungsi
ereksi. Para ahli percaya angka sesungguhnya lebih tinggi karena banyak pria
yang enggan menghubungkan kelemahan seksualnya dengan kebiasaannya mengendarai
motor.
Ini memang bukan fakta baru. Tahun 1997, seorang urologis asal
Boston Dr. Irwin Goldstein telah meneliti masalah ini. Ia pun menyimpulkan,
hanya ada dua jenis pengendara motor. Satu yang telah impoten dan dua, yang
akan impoten.
"Ketika anda duduk di kursi anda tak pernah membebankan
tubuh anda ke perineum, tapi ketika anda duduk di motor, tekanan perineum dari
berat beban anda meningkat sampai 7 kali lipat," demikian Dr Schrader, ahli
reproduksi dari National Institute for Occupational Safety and
Health.
Perineum adalah daerah antara alat kelamin dan anus. Pada pria
area tersebut berada antara testis sampai anus, sedangkan pada wanita, dari
vagina sampai anus.
Di dalam perineum ini terdapat arteri dan saraf
yang menghantarkan aliran darah dan rasa sensasi ke penis. Ketika pengendara
motor duduk di sadel yang meruncing atau sempit, arteri dan saraf tadi semakin
tertekan. Kurangnya aliran darah tadi, mengakibatkan penis kurang mendapat
tekanan atau dorongan untuk mencapai ereksi penuh.
Hal tersebut tak
jauh berbeda pada wanita. Arteri dan syaraf yang sama juga berpengaruh pada
klitoris wanita ketika berhubungan seksual. Walau pengendara motor wanita
belum banyak dipelajari namun peneliti percaya efeknya hampir sama dengan
pria.
Dalam penelitian yang dilakukan, sadel klasik yang ujungnya
mengecil akan membuat tubuh menumpu beban ke arah perineum. Setidaknya
seperempat tubuh bertumpu ke ujung sadel sehingga menekan
perineum.
"Seorang pria bisa duduk di atas sadel dan tak menyadari
aliran oksigen ke penisnya bisa berkurang hingga 100 persen," jelas Dr. Cohen
seorang terapis fisik.
Besarnya risiko masing-masing pengendara bisa
berbeda-beda. Berbagai faktor seperti berat badan dan anatomi tubuh juga turut
mempengaruhi. Namun belum ada penelitian yang mendetil tentang faktor
tersebut.
Sadel yang aman menurut peneliti tadi adalah sadel yang bisa
membuat pengendara bertumpu pada tulang duduk. Dengan posisi duduk yang
bertumpu pada tulang yang terdapat di bokong tersebut perineum terlindungi
dari tekanan. Sadel yang 'berhidung' atau menonjol di bagian ujung juga sangat
tidak disarankan.(fta)
Milis ini merupakan ajang pertukaran informasi seputar masalah Sepeda Honda Karisma antar sesama pengendara dan Pencinta sepeda motor Honda Karisma.
Kalau ingin me-reply, mohon pesan yang tidak di perlukan dan sudah panjang di hapus agar message tidak terlalu panjang
Jangan mem-posting message yang tidak ada Hubungannnya dengan Milis ini, SPAM Mail, Junk Mail, SARA.
YAHOO! GROUPS LINKS
|