hiks hiks...
mata gue sembab bacanye  ...
semoga semua harapan yang bro cita2kan
kelak kan jadi kenyataan....
sabara yaaaa sayaaang...
ALLAH SWT MAHA SEGALANYA...
MOHONLAH KEPADA NYA PASTI DIA AKAN BERIKAN !
seperti yang IA janjikan ....
 
salam,
iwanz
B7588WO
 


Yudhi Aprianto <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
dapet dari milis sebelah, semoga bermanfaat :

------

Ada jarak tak terukur usai bencana itu
Tak tahu lagi dimana ayah berada kini
Kering sudah air mata ini
Setiap kali wajah teduhnya membayang

Lebaran kali ini,
Tak lagi ada tangan yang kan kukecup
Pun kaki tempat bersimpuh
Padahal, belum sempat diri meminta ridhanya

Di hari raya ini,
Tak ada baju baru untukku,
Disaat anak-anak lain bergembira dengan baju barunya
Tak satu pun yang memberi hadiah
Atas keberhasilanku berpuasa sebulan penuh

Hanya segumpal rindu yang membuatku bertahan
Memupuk sebentuk cinta yang tetap terjaga
Mengais harap lebaran bersamanya lagi

***

Tahun lalu, langkah kami menyatu dalam irama keriangan menuju alun-
alun. Lantunan takbir membelah fajar dan Sholat Id terasa sempurna
bersamanya. Ada punggung tangan hangat untuk dikecup, ada hati lapang
yang ikhlas menerima sebentuk sesal atas kenakalan masa lalu,
kemudian sentuhan lembut penuh kasih membasuh air mata yang membasahi
pipi ini. Ia pun memapah tubuh kecil ini untuk berdiri dan
mendaratkan kecupan lembutnya di kening. Deras terasa aliran cintanya
kala itu.

Lebaran tahun lalu, dengan segenap peluhnya ia mencoba membuat saya
tersenyum di hari raya. Pakaian baru yang dibawanya di malam terakhir
bulan Ramadhan, membuat saya lupa bertanya dari mana ia
mendapatkannya. Tapi saya tahu, itulah yang akan selalu dilakukannya
demi saya, anaknya. Pengorbanan yang takkan pernah sanggup dibayar
dengan apapun.

Tahun demi tahun, perjalanan cinta itu berlangsung. Hingga bencana
itu datang meluluhlantakkan semuanya, termasuk jalinan cinta yang
sudah terajut begitu erat. Ayah, entah dimana dirinya sekarang. Saya
tak pernah lagi melihatnya setelah bencana dahsyat yang memisahkan
  kami.

Lebaran ini, pertama kalinya saya menggelar sajadah tanpa sajadah
Ayah di sisi. Tidak ada tuntunan takbir yang menggetarkan. Saya tak
rindu pakaian baru darinya, tak rindu hadiah uang atas keberhasilan
puasa saya darinya. Hanya senyum dan kehadirannya yang saya rindui,
juga punggung tangannya untuk dikecup.

Tahun ini, lebaran pertama saya tanpa Ayah. Ingin hati bertanya,
adakah Ayah juga sholat Id di sana? Siapa yang menggelar sajadah di
sisi Ayah? Adakah bibir mungil yang mencium tangan Ayah di sana?

---
Sebuah tanya dari negeri bencana, entah yang siapa yang kan
menjawabnya...

Bayu Gawtama
Communication Specialist
Aksi Cepat Tanggap (ACT)
021-741 4482
0852 190 68581

Rekening Dana Kemanusiaan ACT:
BCA    676 0 30 31 33
Mandiri 128 000 4555 808
Bank Syariah Mandiri 004 0011 9999
Muamalat 304 0022 915



salam,
yudhi

http://www.sarikata.com/ - Intisari Cerita Indonesia
http://www.sarikata.net/ - Hosting & Domain Solutions

__________________________________________________
Do You Yahoo!?
Tired of spam? Yahoo! Mail has the best spam protection around
http://mail.yahoo.com

Milis ini merupakan ajang pertukaran informasi seputar masalah Sepeda Honda Karisma antar sesama pengendara dan Pencinta sepeda motor Honda Karisma.

Kalau ingin me-reply, mohon pesan yang tidak di perlukan dan sudah panjang di hapus agar message tidak terlalu panjang

Jangan mem-posting message yang tidak ada Hubungannnya dengan Milis ini, SPAM Mail, Junk Mail, SARA.





YAHOO! GROUPS LINKS




Kirim email ke