MISTERI AIR DALAM BENSIN SHELL Nosel injektor dan fuel pump langsung karatan kena air
Air mengendap di bawah karena berat jenisnya lebih besar Artikel di OTOMOTIF yang mengulas tentang keunggulan bensin Shell membuat Eko Widjianto memutuskan memakai Shell Super Extra di Toyota Harrier miliknya. Setelah 2 kali merasakan bensin oktan 95 (RON) ini, mahasiswa inipun kembali untuk yang ketiga kali. Namun saat itulah jadi sumber masalah bagi mobil yang baru dibelinya September 2005 lalu. "Habis isi bensin Shell full tank langsung mogok beberapa meter setelah keluar SPBU." *1-5 LITER* Kejadian sekitar pukul 17.00 WIB pekan lalu (Rabu 7/12) membuat Eko repot. Usai isi bensin Shell, sekitar 500 meter keluar SPBU, mobilnya langsung mogok. "Mesin langsung mati begitu saja tanpa ada gejala tersendat lebih dulu," sebut pemuda yang kerap menggelar event road race di Serang, Banten. Meski sempat berkali-kali distart ulang, namun mesin tak kunjung hidup. Habis akal, mekanik bengkel langganannya pun dikontak untuk segera datang ke lokasi. Menurut Garansindo Ragunan, Jaksel, bengkel langganan Eko, saat tiba di lokasi sekitar pukul 19.00 WIB, mekaniknya menemukan beberapa mobil mengalami kejadian serupa. Eko ternyata tidak sendiri. "Ada Toyota Camry yang saya lihat mogok juga," sebutnya. Hal ini juga ditegaskan service manager Garansindo Ragunan, Irwan Sugiharto "Ada sekitar 4 mobil lain mogok di sekitar lokasi mobil Eko mogok." Bahkan menurut keterangan mekanik Garansindo yang datang ke lokasi, penyebab mogoknya sama. "Ada satpam di daerah situ yang bilang semua mobil itu mogok sehabis isi bensin Shell." Kejadian mogoknya Toyota Camry 2.4 dibenarkan Mujiono, foreman bengkel Auto 2000 Bumi Serpong Damai, Tangerang Banten. "Kejadiannya hari Rabu (7/12) sekitar jam tujuh malam," ujar pria 36 tahun ini. Kondisi mesin mobil tidak bisa hidup meski masih bisa distart. Anehnya, tidak ada kejanggalan sedikit pun yang nampak pada indikator, seperti menyalanya lampu indikator ECU. Semua tampak normal. Hanya mesin enggan berkitir saat distart. Langkah penyelamatan pun dilakukan sesuai prosedur. "Langsung dicek pakai Intelligent Tester. Alat ini bisa mendeteksi kalau ada kelainan pada mobil," ulas Jacob Malik, kepala bengkel Auto 2000 Bumi Serpong Damai, Tangerang Banten. Pengecekan dengan Intelligent Tester juga tidak memberikan petunjuk berguna. Sebab semua sistem bekerja dengan sempurna. "Juga periksa busi dan ruang bakar, semuanya bagus," yakin Mujiono. Untungnya, Mujiono sempat ngobrol dengan si pemilik mobil. Pemilik banyak membantu dan bercerita tentang kronologi kejadian. "Menurutnya, mobil mogok setelah mengisi bensin full tank," lanjut ayah tiga anak itu. Dari situlah Mujiono berinisiatif mengecek saluran bahan bakar. Yaitu dengan mencopot saluran bahan bakar pada fuel rail. Lantas, "Dengan Intellegent Tester bisa menghidupkan fuel pump untuk mengeluarkan bensin di slang," urainya. Ternyata setelah dicopot, "Langsung keluar air," bilang Mujiono. Kemudian air ditampung dan ditakar. "Air yang ada di dalam tangki lebih dari tiga liter." Sedangkan pada Toyota Harrier, kejadian serupa juga terjadi. "Saat nosel injektor dilepas, langsung ketahuan ada air di dalam bensin. Nih masih keluar airnya," sebut Irwan sambil mengetuk-ngetuk nosel injektor ke tangannya. Pria berkumis tipis ini kemudian berinisiatif menguras isi tangki bensin. Wah, ternyata dari sekitar 60 liter bensin, ada 1 liter air yang mengendap. Kejadian sama terjadi pula di Jaguar X-Type. "Saya yakin, isinya bukan Pertamax Plus, karena tidak berwarna merah," tutur Agung Purnomo, workshop head Jaguar Slipi, PT Prima Auto Grupindo, bengkel resmi dan dealer Jaguar. Memang, karena mobil milik sebuah perusahaan itu diisi Shell Super Extra (warna kuning keruh) dari pompa bensin di Karawaci oleh supirnya. Ketika tangki bensin berisi sekitar 80 liter itu dikuras, sebagian tangki yang terbuat dari komposit itu terisi air. "Ketika dituang, airnya bisa mengisi empat botol air minum berukuran besar," jelasnya. Jika sebotol mempunyai kapasitas 1,25 liter, berarti air dalam tangki mencapai volume 5 liter. Tidak heran kalau mesin enggan hidup karena di dalam saluran bahan bakar hanya ada air. Soalnya air mengumpul di bagian bawah tangki karena berat jenisnya lebih besar dari bensin. "Sedangkan slang fuel pump menyedot di bawah tangki," ulas Jacob. Hal tersebut juga diakui oleh Irwan. Hadirnya air di dalam tangki dalam volume yang banyak ini tentu rentan merusak komponen. Dalam kasus Toyota Harrier, Camry dan Jaguar X-Type, kerusakan komponen beragam, bahkan Camry tergolong lebih kuat karena tak terdeteksi kerusakan sama sekali. "Hanya kuras tangki. Lalu dipasang kembali, mesin langsung hidup," kata Mujiono yang mengaku mobil tersebut sudah diambil oleh pemiliknya. Namun buat Harrier, kerusakan ada di beberapa komponen akibat air kotor hingga menimbulkan karat. Menurut Irwan, nosel injektor dan fuel pump sebaiknya diganti baru. Ujung lubang nosel yang kecil sudah tertutup karat. Begitupun di Jaguar X-Type berwarna merah. "Fuel pump serta fuel sender diganti, plus tune up," kata Agung. Sayangnya, sumber menyusupnya air masih menyimpan misteri. Pihak Shell masih belum berkomentar banyak mengenai kejadian yang menimpa beberapa konsumennya (lihat boks komentar Shell). Banyak faktor yang mungkin terjadi, mulai dari jalur distribusi sampai sistem penyimpanannya. Pelajaran berharga buat Shell dan produsen bensin lainnya. Tim OTOMOTIF/ [EMAIL PROTECTED]<http://www.otomotif-online.com/[EMAIL PROTECTED] amedia-majalah.com> ------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> Get fast access to your favorite Yahoo! Groups. Make Yahoo! your home page http://us.click.yahoo.com/dpRU5A/wUILAA/yQLSAA/KqTolB/TM --------------------------------------------------------------------~-> Milis ini merupakan ajang pertukaran informasi seputar masalah Sepeda Honda Karisma antar sesama pengendara dan Pencinta sepeda motor Honda Karisma. Kalau ingin me-reply, mohon pesan yang tidak di perlukan dan sudah panjang di hapus agar message tidak terlalu panjang Jangan mem-posting message yang tidak ada Hubungannnya dengan Milis ini, SPAM Mail, Junk Mail, SARA. Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/karisma_honda/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/

