|
Makasih atas masukannya...
Ane salah satu yang sering mendengarkan Radio di
Jalan (Helm), tapi tidak selalu musik ya,
Kalo jam pulang kantor adalah SP FM "Sentuhan
Rohani" tanya jawab Ustad dan kemudian Pengajian sampe Adzan Magrib, kemudian
sholawatan... razanya nikmat banget deh perjalanan kalo ditemenin
itu...
Dengen mendengarkan sesuatu pada saat berkendara
memang benar akan sedikit mengurangi konsentrasi mengemudi. namu sejauh ini saya
lebih merasakan manfaatnya dibanding dengan resiko bahayanya, tentu dengan
settingan dan kondisi yg sudah disesuaikan sedemikian rupa.
Jalur Ke kantor PP, setiap pagi dan Sore bila
dibilang sangat padat, dan banyak macetnya, tentu ya jarang sekali ngebut.. jadi
ya santai aja lah, beda 5-10 menit nggak ada artinya dibanding resikonya.
sebagamana ita jalan kaki, naik motor tiap hari dgn jalur yg sama sudah nggak
membebani pikiran yg begitu berarti, sehingga seringkali pikiran ane kosong
ketika nggak mendegarkan apa2, akibatnya karena sering kelelahan jadi sering
ngantuk di tengah jalan. walau kondisi jalanmacet sekali pun. nah dengan sedikit
mendengarkan suara pengajian, Ustad atau lagu2 yg enak bisa menyegarkan kembali
pikiran, jadi mengurangi ngantuk yg sangat berbahaya di jalan. dan info2 penting
sering kali kita dapat dari siaran radio, seperti kemacetan jalan dan
lain2.
Kondisi berbeda ketika ane jalan berdua atau
bertiga sama istri dan anak, ane jarang sekali sambil mendengarkan
Radio, ini karena selain membutuhkan extra konsentrasi juga kalo istri ngomong
khan jadi kurang terdengar. Begitu pula jika konvoi baik Turing atu bukan, tentu
perlu sangat membutuhkan konsentrasi, nah ini juga jangan sambil mendengarkan.
kecuali konvoinya cuma 20-30km /jam saja.
Kondisi Radio ane adalah terintegrasi dengan Helm,
dan dengan Tuning Digital (Auto), Headset nggak nenpel/ngganjel telinga,
sehingga suara dari luar tetap bisa didengarkan dengan baik, walau agak kurang
tapi masih aman. tinggal atur volume sesuai kondisi saja.
Jika pas radio mati (bisanya habis batere) jalan
sendirian ditengah kebisingan, rasanya sepi banget dah, jadi penginnya buru2 dan
grusa grusu. jadi malah lebih bahaya.
Jadi kesimpulan saya. Semua tergantung situasi dan
kondisi dan kebiasaan masing2.
yang jelas kalo sambil nelpon naik motor didepan
terus buka helm ya bahaya. apalagi naik motor sambil dengerin music di compo yg
digendong hehehe...
Please jangan jadi polemik ya....
Wassalam
Syafak
==================================================================== Mailing List KHCC : [email protected] Bacalah dan patuhilah Tata Tertib milis ! "Terima kasih untuk bertutur kata layaknya seorang yang terpelajar" ====================================================================
SPONSORED LINKS
YAHOO! GROUPS LINKS
|
- Re: [KHCC] Dengerin musik sambil numpak montor Ahmad Musyafak

