What do u think ?

* Aturan Mobil di Eropa *
* Pilar A Bahayakan Pengendara *

*[image: KLIK -
Detail]<javascript:realview('detail_images.asp?act=1&id=9670&imageid=20447','detail_images','616','450');>Perhatiin
*deh! Sekarang banyak mobil seliweran dengan desain pintu lebar dan *dasboard
*luas. Akibatnya kerap merancang pilar 'A' tambahan bergandengan dengan kaca
samping depan. Maksudnya jelas, untuk memperkuat *frame *plusmenghidari
pembuatan kaca samping terlalu lebar yang menghilangkan kekokohan.

Walau kelihatan *nggak *masalah,  hal ini jadi problem gede bagi pemerhati
dan pembuat kebijakan jalan raya di Eropa. Begitu tegas mereka menuduh
pabrikan mobil yang membuat pilar tambahan mengacuhkan keselamatan
pengendara di jalan.

Bahkan investigasi tabloid Inggris ternama, MCN (Motorcycle News) menegaskan
kalau pilar tambahan itu ilegal dan bisa merenggut nyawa *rider*. Sebagai
ilustrasi, saat di persimpangan jalan, kedatangan *biker *dari arah
kanan-kiri akan terhalang pilar tambahan ini.*[image: KLIK -
Detail]<javascript:realview('detail_images.asp?act=1&id=9670&imageid=20448','detail_images','616','450');>
*

Kalau di Indonesia bisa lihat contoh di Toyota Kijang Innova atau Honda
Jazz. Di pintu depan terdapat pilar A yang memang seperti huruf A. Beda
dengan di Toyota Avanza atau Daihatsu Xenia yang kaca pintu depan tanpa
pilar A. Ini hanya contoh, *lho*. Tanpa menuduh mereka ceroboh di soal
desain.

*[image: KLIK -
Detail]<javascript:realview('detail_images.asp?act=1&id=9670&imageid=20449','detail_images','616','450');>
*Spen King,  mantan kepala mekanik dari perusahaan mobil Rover ikut
menegaskan hal ini. King langsung menyebut beberepa merek mobil yang cuek
akan bahaya pilar tambahan itu. "Mobil seperti Vauxhall Meriva, Renault
Espace, Ford Galaxy juga Citroen Picaso. Paling parah desain Picaso yang
menyajikan pandangan buruk akibat tebalnya pilar tambahah itu," tegas King.

Komentarnya itu didukung peraturan jalan raya Eropa nomor 90/630/EEC.
Ditegaskan tidak memperbolehkan  produsen mobil merancang pilar tambahan
atau lebih dari dua pilar. "Walau ilegal ratusan mobil berdesain itu tetap
saja diproduksi dan dijual di Eropa," cemas King.

Steve Farrel, penulis MCN  malah menuduh pabrikan mobil sama sekali tidak
peduli keselamatan *bikers*. "*They ignoring rules designed to protect us*,"
tegasnya.

Atas isue ini, juru bicara pembuat mobil yang 'terserang' angkat bicara. "Di
masa depan kami akan merancang pilar yang tipis untuk mengurangi risiko
ini," kata Denis Chick, jubir General Motor (GM) yang mewakili varian
Vauxhall. *[image: KLIK -
Detail]<javascript:realview('detail_images.asp?act=1&id=9670&imageid=20450','detail_images','616','450');>
*

Di sisi lain ia juga berkilah bahwa desain mereka sudah disetujui European
Economic Community (EEC). Bukan cuma GM, Renault, Ford juga Citroen
menanggapi. "Kami tetap tidak lebih dari 2 pilar. Bukanlah yang dituduh
sebagai pilar ilegal itu terpisah dengan pilar sesungguhnya," kata pihak
Renault.

Pihak Citroen ikut berargumen. "Zona ini bukan pilar tambahan tapi
penyangga kedua dari *frame *di kaca samping," sanggah George Whiteside
jubir Citroen. Hal senada diutarakan pihak Ford.

Polemik yang berkembang di Eropa ini bisa jadi pelajaran buat kita. Mobil
berpilar tambahan di Indonesia tentu jadi 'musuh' yang wajib diwaspadai
pengendara di jalanan. Apalagi situasi lalu lintas kita jauh lebih semrawut
yang tentunya memperbesar risiko kecelakaan.

Bukan *nggak *mungkin, tabrakan antara mobil dan motor diakibatkan pilar
'ilegal' yang diributkan pemerhati transportasi Eropa. Oh ya, buat mobilis
berpilar A tambahan juga diimbau lebih waspada. Awas... pilar itu jelas
menghalangi pandangan!



 * Reporter : Isfandiary Mahbub D. *   * KorespondenFotografer : ,  M.
David Srihanoko*

--
--- This Is The Age Of The Ride Safe ---
B 6537 KCL <> InBike 026 <> KHCC 011
http://safe-ride.blogspot.com/
http://ridesafe.multiply.com/

Kirim email ke