dearest om fandi yang katro ndeso.. (kikiki..)

itulah kenapa tanggapan gue justru mengarah ke aparat/penegak disiplinnya..
karena ini milik umum dan kewajiban mereka untuk menindak.. sedang kita yang
ada dibawah naungan klub/komunitas juga punya 'aparat/penegak disiplin' yang
udah pasti kalo kita melanggar minimal kena tegor..

seperti yang om fandi uraikan dijaman kuliah.. kalo ngga nglanggar katro..
tapi kalo ngelanggar ngga ada yg nindak.. bukan begitu?? sayangnya om fandi
waktu itu belum ikut khcc seh.. mungkin lain kalo udah terlibat dengan
klub/komunitas.. pasti ada 'rem'nya dan hal yang lumrah dimana yang benar
itu kadang sakit..

mungkin demikian om bro.. paling ngga kita udah membantu meringankan kerja
para aparat/penegak disiplin yang ada untuk lebih menanamkan arti disiplin
berlalulintas dan aman berkendara khususnya ke klub/komunitas yang kita
naungi..

buat seminar seh boleh ajah.. dan bagus pastinya.. hasilnya juga dah pasti
positif..
yang jadi maslah sapa seh kira2 yang mau ngadain?? khcc??  pasti gue dan
member lainnya dukung abizzzz..... sapa tau dapet sertifikat.. kekekeke

thanks,
bash


On 3/28/07, Fandi <[EMAIL PROTECTED]> wrote:

   Maksud gw sich jika kita mengadakan seminar dan kajian serta ulasan
mengenai safety riding bersama dengan aparat terkait serta akademisi bidang
terkait minimal kita dapat menggaet para profesional muda dan kalangan
akademisi, nah gw pikir 2 kalangan ntu sudah cukup untuk menimbulkan class
action ditambah dengan kkalangan club/komunitas bikers.............
Xixixix kayak mau demo yach Bash.......

Namun Gini bash maksud gw.......... Berkendara dengan aman dan tidak
melanggar atauran lalu-lintas yang berlaku adalah menjadi sebuah momok yang
hilang dari para pengendara. sebab ketidakteraturan kini sudah menjadi wabah
yang telah terbiasa dan wajar........ nah merubah ini menjadi suatu yang
harus di perbaiki lagi adalah sulit bash..... Kita perlu merubah lagi jalan
pemikiran pengendara secara umum.

Contohnya begini :
1 Cara aman berkendara adalah dengan kecepatan yang wajar,  tidak balapan
dijalan, tidak menerobos lampu merah, dll
2 cara yang diatas kini menjadi kuno dan tidak keren katanya............
ini pengalaman pribadi yach Bash waktu kuliah dulu klo gw berenti di lampu
merah yang kosong gw dibilang katro?????? coba opini masyarakat dah
kebalikan????

Nah merubah opini ini sangat sulit Bash, karena ini berhubungan dengan
nilai2 moral dalam diri masing2 individu, perlua ada cuci otak perubahan
opini bahwa amanitu penting............ dan milik semua orang...

Nah impian gw sich dalam seminar tersebut dapat kita ambil kesimpulan
nantinya bahwasanya kita hars memutar balikan opini masyarakat tentang cara
berkendara yang aman dan keren tersebut........

Duhh Kapan yach/........?

 *Fandi
*Sukses is our Right

KHCC*19

BEBEK DC ( Dapet Nama Dari KETUM )

http://interdomes.blogspot.com

------------------------------






--
bash002
B45 49ZS
http://www.karismafansclub.or.id

Kirim email ke