Yang gw alami.

Ya benar, secara tidak langsung box memberikan identitas tersendiri buat
kita di jalan raya berbanding hanya sejumput stiker yang nempel di bodi
motor atau spakbor. Entah knp muncul refleks tekan klakson saat motor
ber-box melintas.

Tp kl ukurannya brotherhood ya gak juga kali ya .. hanya kl ber-box itu
orang lebih gampang meng-identifikasikan sesuatu yang berbau klub/komunitas.



--- K26 user ---

On 3/28/07, B 3 FFY <[EMAIL PROTECTED]> wrote:

  Dear All
Cuma mo share aja.....
Alhamdulillah..... sejak adanya teman yang berbaik hati meminjamkan BOX
nya ke saya..... terasa sekali bedanya ketika kita berkerdara di jalan
raya... bukan karena motor jadi keren.. tapi.. lebih keperubahan sikap
Brotherhoood dari sesama pengendara yang gwe rasakan.

Gini...
Dulu.. ketika masih pake Box.... sapaan dalam salam brotherhood lintas
komunitas / klub sangat kental terasa, totooot klakson selalu berbunyi dan
jempolpun di acungkan kala bertemu di jalan. Dan ketika BOX diharuskan di
lego dan kembali motor tidak menggunakan BOX, dan yang ada cuma stiker
komunitas / klub saja... totoot klakson dan acungan jempolpun... terasa
berkurang saat berpapasan.. walo gwe sering mendahului memberikan salam,dan 
kini kembali gwe menggunakan BOX seorang teman yang di pinjamkan ke
gwe... wuiihh.. kembali totooot klakson dan acungan jempol sebagai salam
brotherhood kembali terasa.....

Hmmmm nah.... yang jadi pertanyaan ? apakah sikap brotherhood lintas
komunitas / klub yang muncul saat ini, sudah mulai hanya tercermin dari
sebatas BOX yang nempel di motor kita...??

Kira-kira ada enggaknya yang pernah ngalamin hal serupa ? :D

--
Wassallam
B 3 FFY  //  "Bebek Bertahan"
KHCC - 004
KaFC  - 045

Homepage : http://bef272.multiply.com

"tekun, sabar, dan tawakal dalam segala hal, adalah kunci kesuksesan"



--
--- This Is The Age Of The Ride Safe ---
B 6537 KCL <> InBike 026 <> KHCC 011
http://lampuhijau.wordpress.com/

Kirim email ke