Silahkan dibaca ini Bro Atieb....semoga dapat jawaban yah.
http://cahkumis.multiply.com/journal/item/100

Tips Kena Tilang
Tidak usah takut atau males kalau mengurus tilang di pengadilan,
kalau anda melakukan secara resmi anda pun akan membantu pendapatan
Negara Indonesia dibandingkan membantu pendapat segilintir polisi,
lagipula denda yang dibayar pun lebih mahal daripada denda resminya,
jadi Mulailah Dari Diri Anda Sendiri, berikut ini adalah tips-tips
dalam menangani pelanggaran lalu lintas :

1. Kalau anda ditilang di jalan sebenernya ada dua pilihan (saya
juga baru tahu), form biru dan form merah

2. Form biru adalah kalo anda terima kesalahan anda (artinya anda
gak perlu berdebat ama hakim). Dgn form ini anda bayar dendanya di
BRI yg ditunjuk, abis bayar denda resmi ke BRI, ambil SIM ato STNK yg
disita ke kantor Ditlantas POLDA Metro di Pancoran, gedung baru,
sebelum Gelael arah cawang. Disini ada ruang khusus loket Tilang,
ruang tunggu nyaman ber-AC, dengan hiburan SateliteTV.

3. Form merah artinya anda gak terima kesalahan anda, dan dikasih
kesempatan untuk berdebat ato minta keringanan ama hakim. Biasanya
tanggal sidang adalah maksimum 14 hari dari tanggal kejadian,
tergantung hari sidang Tilang di PN (Pengadilan Negeri) bersangkutan.
Contoh temen saya ditilang di Kuningan, berarti sidang di PN Jaksel,
jl ampera, disini sidang tilang setiap selasa. Nah oleh polisi,
barang sitaan (SIM or STNK) akan disetor ke kantor Ditlantas pancoran
itu sampai dengan H-1 tanggal sidang. Jadi selama masih di pancoran
SIM/STNK itu bisa ditebus tanpa sidang ke PN, cukup ke loket yg gue
sebutin tadi, serahin form merah, bayar dendanya, SIM/STNK balik
dengan sukses.

4. H-1 tgl sidang dan seterusnya, SIM/STNK udah dikirim ke
pengadilan sesuai daerah perkara, jadi kudu ditebus di PN masing2

5. Kalo pengen hadir sidang, dateng sesuai tanggal sidang yang
tertera di surat Tilang ke PN yg ditunjuk. Tapi ini gak di saranin.
Kenapa ? karena antreannya luar biasa banyak, kita gak punya
kesempatan bertemu hakim, karena sidangnya sebenarnya IN ABSENTIA,
dan banyak banget CALO yg nawarin bantuan. Mending enggak deh

6. Lebih baik cuekin aja tanggal sidang, ambil SIM/STNK terserah
anda di hari lain, hindari hari sidang tilang biar gak rame, terus
langsung tuju Loket khusus Tilang yang ada di masing-masing PN. Tunjukin
form merahnya, dalam 5 menit SIM/STNK udah di tangan anda dengan
bayar denda resmi. Sebelumnya cermati berapa denda resminya, biar gak
dilebih-lebihin sama petugasnya. Contoh nih, saya tahu denda masuk jalur
cepat (saya naik motor) Rp.15000, petugasnya bilang Rp.25600, dikasi
angka 600 seolah-olah itu perhitungan rumus-rumus njelimet, padahal
akal-akalan
aja biar ada yg masuk kantong dia. saya kasi uang bulet 15.000 dia
diem aja kok..hehehe.

7. Udah ngerti kan. jadi intinya : jangan sekali2 damai ama
polisi di jalanan, tilang mah tilang aja, pilih prosedur sesuai tips
diatas, gak usah sidang kalo gak pengen bete, cuekin calo-calo yg nawarin
bantuan, bayar denda sesuai tarif resmi. Semua ini demi INDONESIA yg
bersih dan berwibawa


Jangan lupa ntar malam ada kopdar:-)
--
Salam Sportivitas,
U can if U think U can

KHCC# 028
http://cahkumis.multiply.com/
www.khcc.or.id

Kirim email ke