yup.....sebuah pendapat yang sangat moderate dari bro aqiel....saluuutt.....:) memang walaupun kita menggunakan suatu merk, ga harus kita mati2an membela merk tsb, kecuali mungkin kalo kite kerja di sana hehehehe....kalau memang merk tsb tidak bisa lagi mengikuti kemauan pasar otomatis secara perlahan akan ditinggalkan oleh konsumennya....slogan "Konsumen adalah Raja" memang benar adanya....so.....kalau Honda (Motor) ga mau pangsa pasarnya diambil habis oleh merk lain ya harus kreatif dan inovatif dunk....jgn cuman keseringan ganti kulit doank (kayak uler) hehehehehee......
rgds, No-Q #009 www.khcc.or.id bagusanmanayabajajpulsaratauyamahav-ixionhehehe.... ----- Original Message ----- From: Aqiel PK To: [email protected] Sent: Thursday, April 05, 2007 9:16 AM Subject: Re: [karisma_honda] Pertama Kalinya Pasar Yamaha Salip Honda Kenapa sih kita terjebak dalam fanatisme produk? Bagaimanapun juga kita adalah konsumen, apapun produknya.. Apakah dengan kenyataan bahwa kita adalah pengguna suatu merk produk, kita harus mati-matian membela merk tersebut? Sekali lagi, kita adalah konsumen. Kita berhak mendapatkan bargain service yang baik, termasuk kita berhak mendapat informasi kelebihan dan kekurangan suatu produk, sekaligus kita juga sebetulnya tidak berkewajiban menjaga popularitas merk (nah loh?). Lah wong kita bukan orang marketingnya kok. Lah kalo sampai kejadian Yamaha kalah vs Honda, atau Honda kalah vs Yamaha, (atau apapun case-nya), lantas kita terjebak dalam situasi fanatisme, berarti kita (baca:konsumen) betul-betul sukses dikondisikan dalam situasi fanatisme oleh Produsen. Jika betul begini, bisa jadi betul kata rumor di warung kopi, kita sudah dijajah untuk ke dua kalinya oleh bangsa yang sama. Heuehuehe,, Aqiel http://aqiel.com jangan berat berat ah mikirnya .

