sorry, buka thread lama! ;-)

mo tanya donk...?
prosedur yg tadi pagi gw lakuin, gimana yakk....?
suer gw seh aslinya pengen diemin aja secara gak tau caranya.
selain itu, takut ntu motor meledak lagi!

kaki korban kegencet motor yang kebakar, dalam kondisi tertelungkup.
tak bergerak sama sekali!

kita udah nyari pemadam lebih dari 10menitan, tapi gak dapet-dapet!
orang2 cuman nyiramin pake air, tapi apinya malah lebih membesar.
pa kita diamin aja si korban..?

tadi pas dah gw tarik sih, kedua kakinya (dari dengkul kebawah) masih
kebakar...
pengen gw padamin pake jaket KHCC, takut malah lengket..? ;-)
setelah gw seret ketengah jalan, baru dapet tabung pemadam! :-(


thanks,
GaLan!



2008/2/12 Andry B <[EMAIL PROTECTED]>:

---------- Forwarded message ----------


dari detik.com

Bandung - Hati-hati jika akan menolong korban kecelakaan sepeda motor.
Jika tidak mengetahui prosedur Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan
(P3K), alih-alih menyelamatkan, malah bisa memperparah kondisi korban.

Hal itu disampaikan Kepala Operasional Ambulan Gawat Darurat (AGD),
Irawan seusai konferensi pers acara U MIld U Bikers Safety Race to
Asia 2008 di cafe Long Horn, Dago Plaza Bandung, Senin (11/2/2008).

Irwan mengungkapkan hal itu berkaitan dengan akan diselenggarakannya
safety riding course dalam even tersebut nanti.

"Pertolongan pertama pada korban kecelakaan kendaraan bermotor, jika
salah penanganan, bisa memperparah kondisi korban," ujar Irawan.

Irawan mencontohkan ketika mengangkat tubuh korban yang mengalami
patah leher, jika tidak mengetahui prosedurnya bisa mengakibatkan
kelumpuhan. Patahnya bagian leher bisa berakibat pada terhentinya
pernafasan dan jantung.

"Cara membuka helm korban kecelakaan pun memiliki tahapan tersendiri.
Bagaimana cara membuka tali, fiksasi, dan berapa orang yang dibutuhkan
untuk melakukan itu," lanjut Irawan.

Irawan menilai pengetahuan masyarakat Indonesia pada umumnya masih
rendah tentang Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan (P3K). Sebaliknya,
keinginan untuk menolong korban kecelakaan cukup tinggi.

Irwan mengimbau ketika melihat korban kecelakan sepeda motor di jalan
raya sebaiknya dibiarkan saja jika tidak mengetahui prosedur
pertolongan pertama. Karena jika memperparah kondisi korban, bisa
menjadi bumerang bagi yang menolong.

Tindakan yang harus dilakukan, mencari orang yang mengetahui prosedur
pertolongan atau menunggu datangnya ambulan.

Idealnya, pertolongan sudah didapatkan korban dalam waktu 6-8 menit.
Karena kemampuan otak manusia untuk bertahan tanpa oksigen hanya
sebatas itu. "Jadi lebih baik diam saja daripada dituntut," tandas
Irawan. ( ema / ern )

Kirim email ke