6 Kebiasaan yg lainnya, copast-nya kek dibawah. ;-p
sumber:
http://www.jalanraya.net/index.php?option=com_content&task=view&id=70&Itemid=1
note: copast tanpa seizin empunya! ;-)

   1. *Halus dan tenang dalam berkendara (Smooth riding). *Halus disini
   maksudnya adalah halus dalam pengoprasian motor. Pengendara sejati adalah
   pengendara yang bisa mengendalikan motornya, bukan motor yang mengendalikan
   kendaraanya. Berkendara halus dan tenang dapat membawa banyak efek positif,
   antara lain bahan bakar menjadi efisien. Karena dalam berkendara jika kita
   membawanya secara halus, pembukaan gas pun akan terurut dengan sempurna,
   tidak ada lonjakan-lonjakan putaran gas yang dapat membuat bensin jadi
   boros. Smooth riding itu layaknya pembalap-pembalap profesional seperti di
   ajang moto GP, lihatlah bagaimana cara mreka mengendalikan motornya,
   menaklukan track-track dengan kecepatan yang sesuai dengan keadaan
   pengendara-pengendara lain yang ada disekitarnya dan meminimalisasi resiko
   kecelakaan, menaklukan tikungan-tikungan dengan cara yang enak dilihat,
   halus dan terkendali. Smooth riding adalah berkendara sehalus mungkin sesuai
   yang dibutuhkan pada kondisi dan keadaan yang ada, dan smooth riding adalah
   sesuatu hal yang enak dilihat :) .
   2. *Kenali keadaan disekitar saat berkendara. *Ketika dalam keadaan
   darurat, saat melakukan manuver hal yang harus diperhatikan adalah keadaan
   disekitar kita. Bahkan sebaiknya hal ini bukan dilakukan saat dalam keadaan
   darurat saja, ada baiknya hal ini diterapkan setiap saat. Waspada dengan
   keadaan sekitar kita dalam menentukan jarak yang aman dengan
   kendaraan-kendaraan atau hal-hal lain yang ada disekitar kita adalah cara
   untuk menjaga keselamatan berkendara. Kehadiran kendaraan-kendaraan lain
   dalam sudut mati pandangan kita (blind spot) harus benar-benar diwaspadai,
   kemunculan mreka yang mendadak dapat mendatangkan bahaya kalo kita tidak
   dapat segera mewaspadai hal tersebut.
   3. *Taruh padangan jauh kedepan. *Hal ini bagus dibiasakan, selalu
   lakukan ini dalam berkendara termasuk saat akan berbelok. Saat akan berbelok
   berusahalah tetap pandang jauh kedepan dan membuka mata lebar-lebar, lihar
   keadaan disekitar tikungan sejauh, sebisa, dan sebaik mungkin. Dalam
   berkendara jalan lurus sekali-kali kita butuh fokuskan pandangan untuk
   satu-dua kendaraan didepan kita tanpa mengurangi jarak aman dengan kendaraan
   didepan kita, hal ini sangat membantu dalam menganalisa keadaan jalan.
   4. *Kurangi kecepatan jika pandangan kita terhalang. *Apapun dapat
   menghalangi pandangan kita dalam berkendara. Entah itu cahaya matahari (atau
   pantulan cahayanya), asap, cahaya dari kendaraan lain, atau puing-puing yang
   berterbangan seperti koran dan lain-lain, dan termasuk juga ketika kita akan
   memasuki suatu tikungan. hal-hal ini dapat memungkinkan menghalangi /
   mengurangi padangan kita kedepan. JIka hal ini terjadi maka kurangilah
   kecepatan motor, agar kita dapat mengendalikan motor kita dalam perjalanan.
   Rumus gampangnya seperti ini jika kecepatan berkurang maka banyak yang bisa
   kita lakukan apabila ada bahaya maka kecelakaan pun dapat terhindari.
   5. *Sigap dalam persimpangan. *Dalam memasuki persimpangan kita harus
   waspada, disini kewaspadaan harus aga extra. Rumus dalam melewati
   persimpangan adalah perhatikan jalur dikanan, perhatikan jalur didepan,
   perhatikan jalur dikiri, dan perhatikan kembali jalur dari kanan. Kenapa
   harus dari kanan yang difokuskan? karena jalur kanan adalah jalur yang
   pertama kali ketika kita akan melewati persimpangan, maka dari itu jalur ini
   harus mendapatkan perhatian ekstra.
   6. *Perhatikan spion saat mengurangi kecepatan.* Saat mengurangi
   kecepatan untuk hal apa pun, biasakan untuk melihat spion agar kita dapat
   mengetahui keadaan dibelakang kita. Hal ini dilakukan agar kita siap akan
   segala sesuatu kemungkinan bahaya yang akan datang untuk kita antipasi.

Saat berkendara adalah saat yang menyenangkan. Menyenangkan itu adalah
tempat dimana kita mendapatkan keamanan dan kenyamanan, serta dapat
memberikan keamanan dan kenyamanan pula kepada orang lain. (hganapati)

gambar : www.aprilia.com




2008/7/14 Andry B <[EMAIL PROTECTED]>:

7 Kebiasaan Yang Baik Dalam Berkendara

Berkendara dengan aman atau Safety Riding adalah semua hal-hal yang
berkaitan dengan pengetahuan dan sikap. Safety riding adalah bukan sesuatu
hal yang membosankan. Faktanya berkendara safety itu justru menyenangkan dan
melatih ketangkasan kita yang efeknya dapat menjauhkan kita dari kecelakaan.
:)

Ada 7 hal kebiasaan yang baik dalam berkendara, yang dapat membuat kita aman
dan menikmati perjalanan selama berkendara.

1. Persiapan: pikiran dan mental, badan, serta motor itu sendiri. Ada 3
dasar yang harus disiapkan pengendara, sebelum melakukan perjalanan. Yang
pertama adalah pikiran dan mental. Apakah kita siap berkendara secara
pikiran dan mental? ini adalah pertanyaan yang harus ditanyakan kepada diri
sendiri sebelum memulai perjalanan. Berkendara saat emosi atau dalam keadaan
marah atau dalam keadaan sakit adalah bukan hal yang bagus untuk memulai
suatu perjalanan. Jika melakukan berkendara dalam keadaan tadi maka peluang
untuk terjadi kecelakaan sangat besar. Berkendara dengan pikiran yang sedang
melayang-layang (memikirkan hal-hal lain) termasuk salah satu hal yang
membahayakan juga. Berkendara adalah seperti melakukan pekerjaan, memerlukan
konsentrasi penuh, kewaspadaan, dan sigap dalam mengambil keputusan. Simpan
dahulu pikiran-pikiran yang dapat mengganggu konsentarsi berkendara,
fokuskan pada persiapan berkendara, visualisasikan rute-rute / jalan-jalan
yang akan kita lalui dalam pikiran kita, dan mulai menganalisa segala
kemungkinan yang terjadi ketika berkendara seperti kondisi jalan yang akan
dilalui, titik-titik kemacetan, daerah-daerah rawan paku, dan
lain-lain.Berkendara dalam keadaan badan tidak dalam keadaan fit (sehat)
tidak aman, namun berkendara setelah kita mengkonsumsi obat pun termasuk hal
yang tidak aman. Berkendara saat setelah kita meminum obat tidak aman karena
kebanyakan obat membawa efek yang dapat mempengaruhi kita dalam konsentrasi
berkendara, entah itu efeknya mengantuk atau lain-lain. Saat berkendara,
keamanan adalah hal yang tidak bisa ditawar-tawar. Ingat kita tidak akan
pernah tahu efek dari suatu obat.Yang terakhir adalah motor, persiapan motor
biasanya dilakukan pengecekan tekanan ban, lihat disekitar motor apakah ada
kebocoran-kebocoran, lampu-lampu menyala, kondisi pengereman prima, dan
semia panel instrument dapat berfungsi dengan seharusnya.

ARTIKEL SELANJUTNYA KLIK DISINI

Kirim email ke