MOTORKITA
bikers shop
* Jl Tole Iskandar, Ruko Mutiara No 5 Depok II
Telp 021-7710665 Fax 021-7703440
www.motorkita.com
--- Pada Sel, 28/10/08, THUNDER RIDER <[EMAIL PROTECTED]> menulis:
Dari: THUNDER RIDER <[EMAIL PROTECTED]>
Topik: Re: [www.suzuki-thunder.net] Dibalik Senyum Petugas Pom Bensin
Kepada: [EMAIL PROTECTED]
Tanggal: Selasa, 28 Oktober, 2008, 10:26 AM
writen:
Ketika saya tanyakan kenapa mereka tidak
memakai masker, jawaban
mereka semuanya sama yaitu karena kebijakan
perusahaan. Perusahaan
melarang mereka memakai masker karena demi pelayanan
ke pelanggan.
Mereka diwajibkan untuk tetap tersenyum ketika melayani
pelanggan.
Mereka bilang, kalau mereka pakai masker, mereka tidak bisa
lagi
menunjukkan senyum mereka ke nasabah dan itu akan dianggap tidak
sopan
karena tidak menghargai pelanggan.
whaaa kkkaaaaa khaaaaaaakkkkkkkkk ... ... ...
Waktu saya ke London, Inggris, bbrp waktu lalu . .
.
Stasiun Pompa Bensin disana tak ada yg melayani,
jadi kita swalayan
mengisi sendiri . . .
Cara bayarnya pakai kartu kredit, begitu digesek,
didebit,
pompa bensinnya otomatis mengisi sesuai jumlah pembelian . .
.
Paling banter juga yg mengawasi robot . . .
whaaa kkkaaaaa khaaaaaaakkkkkkkkk ... ... ...
. . .
Ini namanya meletakkan senyum tak pada tempat semestinya
. . .
Yg dibutuhan para pengendara bukan senyum, tapi harga
murah BBM
Harga BBM di dunia sekarang krn krisis sdh merosot 50% .
. .
Tp Indonesia msh tetap bertahan . . .
Alasannya bahwa harga tsb labil, dan Pemerintah menunggu
harga stabil
Sementara itu, rakyat buntung, pemerintah untung . .
.
. . .
----- Original Message -----
From: Purwaning
Baskoro
To: koster_bogor@ yahoogroups. com
Sent: Monday, October 27, 2008 5:46
PM
Subject: [www.suzuki- thunder.net]
Dibalik Senyum Petugas Pom Bensin
From: On
Behalf Of usep indra [EMAIL PROTECTED] com]
Sent: 24 October 2008
11:33
Subject: Dibalik
Senyum Petugas Pom Bensin
Ketika mengisi bensin, saya sering kali ngobrol dengan
petugas pom
bensinnya. Kebiasaan saya memang suka mengobrol
dengan siapa saja.
Sering kalinya saya hanya ingin menambah
wawasan saja dari hal-hal
yang mungkin tidak terpikirkan oleh
saya sebelumnya.
Kembali ke soal perbincangan saya dengan
beberapa petugas pom bensin.
Hal yang beberapa bulan ini saya
tanyakan ke mereka di berbagai tempat
pom bensin adalah apakah
mereka tidak pusing mencium bau bensin setiap
hari dan kenapa
mereka tidak memakai masker penutup hidung agar
mengurangi uap
bensin yang terhirup.
Hal tersebut saya tanyakan, karena saya
saja yang berdiri sebentar
sambil ngobrol, sudah langsung pusing
karena menghirup bau bensin
tersebut.
Mereka, kurang lebih
sepuluh orang, yang saya tanyakan semuanya
menjawab bahwa
sebenarnya mereka juga pusing. Mereka merasakan dada
yang sesak.
Dan makin parah lagi kalau pas mereka sedang sakit,
katakan saja
flu, perasaan sakit di dada semakin menjadi.
Ketika saya
tanyakan kenapa mereka tidak memakai masker, jawaban
mereka
semuanya sama yaitu karena kebijakan perusahaan.
Perusahaan
melarang mereka memakai masker karena demi pelayanan
ke pelanggan.
Mereka diwajibkan untuk tetap tersenyum ketika
melayani pelanggan.
Mereka bilang, kalau mereka pakai masker,
mereka tidak bisa lagi
menunjukkan senyum mereka ke nasabah dan
itu akan dianggap tidak sopan
karena tidak menghargai
pelanggan.
Hazrah kazrah!
Saya terkaget mendengar
jawaban mereka. Jawaban mereka semuanya
seragam. Jawaban mereka
pun semakin diperkuat dengan iklan Pertamina
di televisi yang
mengutamakan senyum petugasnya ketika melayani
pelanggan.
Ironisnya, dibalik senyum yang mereka be rika n,
ada derita yang harus
mereka tanggung dengan mencium uap bensin
setiap hari yang dapat
membe rika n gangguan yang serius kepada
kesehatan mereka, khususnya
paru-paru dan otak
mereka.
Saya sebagai pelanggan lebih senang melihat mereka
memakai masker
penutup hidung, ketimbang mereka melayani dengan
senyum tapi saya tahu
dibalik senyumnya, mereka menanggung derita
yang tidak ringan.
Melalui tulisan ini, saya mengajak kita
yang peduli terhadap nasib
para pekerja pom bensin untuk
menyerukan kepedulian kesehatan petugas
pom bensin agar pertamina
dan pemilik pom bensin melengkapi petugas
pom bensin dengan
masker penutup hidung.
Saya sebagai pelanggan pom bensin
lebih peduli kesehatan petugas pom
bensin ketimbang senyuman
mereka ketika mereka mengisikan bensin ke
kendaraan saya. Saya
sudah mulai merasa tidak nyaman karena tahu
dibalik senyuman
petugas pom bensin ada derita yang harus mereka
tanggung akibat
menghirup uap bensin.
Semoga melalui tulisan ini, nasib
kesehatan petugas pom bensin bisa
diperbaiki dimulai dengan
memakai masker penutup hidung.
catatan:
Sekedar tambahan
catatan, untuk pom bensin yang buka 24 jam,
diterapkan tiga shift
kerja. Kurang lebih mereka bekerja seharinya
sekitar 8-9 jam.
Jumlah jam yang cukup lama untuk menghirup uap bensin
terus
menerus.
Silahkan di forward tulisan ini, khususnya ke mereka
yang anda pikir
dapat mempengaruhi untuk merubah kebijakan agar
para petugas pom
bensin dibolehkan memakai masker penutup hidung.
.
__._
___________________________________________________________________________
Nama baru untuk Anda!
Dapatkan nama yang selalu Anda inginkan di domain baru @ymail dan @rocketmail.
Cepat sebelum diambil orang lain!
http://mail.promotions.yahoo.com/newdomains/id/