Source: http://otomotif.kompas.com

*Mau Aman di Jalan, Bawa Cairan Penambal Ban*

Rabu, 15/4/2009 | 14:11 WIB

*KOMPAS.com* — Di beberapa jalan protokol di Jakarta, mungkin juga kota-kota
besar lainnya, kerap ditebar "ranjau" berupa paku atau benda tajam yang bisa
bikin ban mobil atau motor bocor. Kalau sudah terjadi begitu, tentu sangat
menjengkelkan, terlebih musibah berlangsung saat dalam perjalanan menuju
kantor atau ada janji ketemu seseorang.

Untuk mengantisipasinya, Anda bisa membawa cairan penambal dalam kemasan
kaleng yang bertekanan. Jadi, selain menambal, ini sekaligus dapat menambah
tekanan angin saat karet bundar mulai kehilangan angin akibat tertusuk benda
tajam. Jadi, tak perlu harus menukar ban.

Cairan penambal itu kian banyak beredar di pasaran. Keampuhannya sudah diuji
melalui tes dengan metode menggunakan paku. Keempat ban ditusuk dengan paku
berdiameter 2 mm dan mobil dijalankan secara normal.

Setelah itu, paku dicabut dan ban kempis. Lalu, diisi cairan sampai habis
sesuai petunjuk. Tekanan ban diukur untuk mengetahui performa masing-masing
produk dalam mengisi ban kendaraan.

Ban lantas diisi dengan angin dari kompresor hingga batas 30 psi dan
didiamkan sekitar 15 menit. Semakin lama tekanan berkurang, produk itulah
yang dinobatkan yang terbaik.

Inilah produk-produk yang telah dites.

*Golden Eagle Tire Leak Stopper & Inflator
*Hanya mampu mengisi tekanan hingga 11 psi. Namun, produk inilah yang
terbaik dalam menambal ban karena tidak terjadi penurunan tekanan angin
setelah diisi dengan kompresor. Cairan terlihat keluar dari lubang paku dan
kemudian berhenti. Itu berarti lubang yang bocor telah tertutup.

Ketika cairan beraksi di dalam ban, terjadi kebocoran pada sambungan dan
pentil. Untuk memasukkan cairan ke ban, posisi *tire valve *harus berada di
jarum jam angka 6.

*Fix Flat*
Diklaim, cairannya tidak merusak sensor ban di velg. Produk yang juga
bikinan Amerika ini, pada petunjuknya disarankan bahwa posisi *tire
valve *berada
di arah jam 4 atau 8. Wujud cairannya seperti busa.

Performanya masuk kategori terbaik kedua. Kendati ukuran kaleng besar,
produk ini hanya mampu menghasilkan tekanan awal 10 psi. Setelah disuntik
angin, penurunan tekanan tergolong minim, 2 psi.

*Tire Super Help*
Yang satu ini berasal dari Eropa dan bentuknya terkecil di antara kontestan
tes produk. Pada kemasan disediakan selang untuk memasukkan cairan penambal
ban. Sesuai petunjuk pemakaian, untuk mengisi, arahkan pentil di posisi jam
12. Sesuai petunjuk pemakaian, Super Help hanya memberi tekanan 5 psi.
Kemudian, saat ban diisi angin 30 psi, setelah 15 menit, tekanan angin turun
menjadi 25 psi.

*Prestone Tire Jack Inflator dan Sealer*
Produk ini diklaim memiliki cairan paling encer dan tidak mengandung gas
hidrokarbon dan dimethyl ether. Dengan demikian, produk ini aman dari bahaya
ledakan akibat suhu kabin yang tinggi.
Cara penggunaannya, pentil harus berada di jarum jam angka 4 atau 8.
Performa untuk mengembalikan ban ke tekanan awal berada dalam posisi
terbaik. Produk ini mampu mencapai angka 13 psi. Namun, cairan penambal
bekerja kurang efektif. (*Dhany Ekasaputra)*



-- 
mencoba wujudkan mimpi!
http://www.formulabisnis.com/?id=Krisdenis

Kirim email ke