dear om momod, numpang benwith dikit yah, smoga berkenan, 
trims.

sumber (http://edorusyanto.wordpress.com)

  


twitter: @edorusia




  


artikel


 lain


Korban Anak-anak SD Terus Membengkak




Ado Adriyanto menghindari lubang ketika mengendarai sepeda motor 
dalam kecepatan cukup tinggi. Ironis, ia yang memboncengi Samsul Aziz, 
tak mampu mengendalikan sepeda motornya sehingga masuk ke jalur yang 
berlawanan. Saat bersamaan, muncul Ahmad Munitor (23), pengendara Suzuki
 Thunder, tabrakan pun tak bisa dihindari.



Seperti dilansir Poskota.co.id, 20 April 2010, Ado yang baru
 berusia 10 tahun dan kelas VI Sekolah Dasar (SD), menghembuskan nafas 
akibat kecelakaan itu. Sedangkan Samsul yang berusia 13 tahun dan Ahmad 
mengalami luka berat dan ditangani RSUD Serang, Banten.



Insiden kecelakaan lainnya terjadi pada 23 Juni 2010 di Balikpapan. 
Seperti diberitakan Poskota, Yuda (15) pelajar SMP tewas 
setelah menabrak sepeda motor dan sebuah mobil parkir di kawasan Jl 
Marsma Iswahyudi Balikpapan Selatan depan Toko Angkasa, Rabu (23/6/2010)
 malam sekira pukul 23.00 Wita. Korban tewas setelah mengalami cidera 
kepala karena tak mengenakan helm saat melaju dari arah Sepinggan menuju
 Stal Kuda seorang diri. Yuda yang mengendarai Yamaha MX bernomor pol KT
 2755 YN menabrak sepeda motor Yamaha Jupiter KT 5176 LH dikendarai 
Andro warga Damai III Balikpapan Selatan. Andro menderita patah kaki 
sebelah kiri.



Kedua peristiwa mengenaskan tersebut bagian dari potret buram 
kecelakaan lalu lintas jalan di negeri kita. Ironisnya, jumlah anak-anak
 usia sekolah dasar (SD) yang menjadi korban kecelakaan terus meningkat.
 Data Direktorat Lalu Lintas Mabes Polri menyebutkan, pada 2009, 
kelompok ini naik 58,16% yakni dari 7.271 menjadi 11.500 orang. (lihat


  tabel)



Lonjakan siswa SD nomor dua terbesar, setelah kelompok perguruan 
tinggi yang naik drastis dari 4.734 orang menjadi 10.079 orang atau naik
 112,9%. Memprihatinkan!!!



Belum diperoleh data detail, apakah
 korban kecelakaan anak-anak SD itu sebagai pengendara atau penumpang 
kendaraan. Terlepas dari hal itu, sungguh memprihatinkan jika anak-anak 
kita harus menderita akibat kecelakaan lalu lintas jalan yang seharusnya
 bisa dihindari.



Di sisi lain, jumlah pelajar SMP yang menjadi korban kecelakaan naik 
5,74% pada 2009 dari 17.046 orang menjadi 18.026 orang. Pertanyaannya, 
kenapa para pelajar SMP tersebut diizinkan mengendarai sepeda motor oleh
 para orang tuanya? Padahal, kita ketahui, pada usia tersebut labilitas 
emosi masih tinggi, karena itu batas kepemilikan surat izin mengemudi 
(SIM) minimal usia 17 tahun. (edo rusyanto) 




artikel


 lain




Kirim email ke