FYI.... Semoga bermanfa'at bagi kita semua dan menambah wawasan kita. Mudah2ah menjawab keraguan kita semua (umat Islam) tentang perayaan Natal Bersama.
Wassalam Farhan -----Original Message----- From: Rangkiang [mailto:[EMAIL PROTECTED] Sent: Tuesday, December 21, 2004 2:40 PM To: [EMAIL PROTECTED] Subject: [surau] Fatwa MUI tentang Perayaan Natal Bersama [reposting] ----- Original Message ----- From: [EMAIL PROTECTED] Date: December 18, 2002 01:13 PM To: [EMAIL PROTECTED] Subject: [surau] Fatwa MUI tentang Perayaan Natal Bersama Fatwa MUI tentang Perayaan Natal Bersama Pada tanggal 1 Jumadil Awal 1401H (7 Maret 1981 M), Majelis Ulama Indonesia mengeluarkan fatwa tentang perayaan Natal Bersama sebagai jawaban atas fenomena sosial sebagian masyarakat Islam pada waktu itu yang ikut menghadiri perayaan Natal kaum Nasrani. Ketua MUI ketika itu adalah Haji Abdul Malik Karim Amrullah (HAMKA), sedangkan Ketua Komisi Fatwanya adalah K.H. M. Syukri Ghozali. Adapun isi fatwanya sebagai berikut. Memperhatikan : 1. Perayaan Natal Bersama pada akhir-akhir ini disalahartikan oleh sebagian umat Islam dan disangka sama dengan perayaan Maulid Nabi Muhammad saw. 2. Karena salah pengertian tersebut, ada sebagian besar orang Islam yang ikut dalam perayaan Natal dan duduk dalam kepanitiaan Natal. 3. Perayaan Natal bagi orang-orang Kristen adalah merupakan ibadah. Menimbang : 1. Umat Islam perlu mendapat petunjuk yang jelas tentang perayaan Natal bersama. 2. Umat Islam agar tidak mencampuradukkan akidah dan ibadahnya dengan akidah dan ibadah agama lain. 3. Umat Islam harus berusaha untuk menambah iman dan takwanya kepada Allah swt. 4. Tanpa mengurangi usaha umat Islam dalam kerukunan antarumat beragama di Indonesia. Meneliti kembali : Ajaran-ajaran Islam, antara lain : 1. Bahwa umat Islam diperbolehkan bekerja sama dan bergaul dengan umat agama-agama lain dalam masalah-masalah keduniaan, berdasarkan al-Quran Surat al-Hujuraat ayat 13 : "Hai manusia, sesungguhnya Kami menciptakanmu dari seorang laki-laki dan seorang perempuan, dan Kami menjadikan kamu berbangsa-bangsa dan bersuku-suku supaya kamu saling mengenal." Surat Luqmaan ayat 15 : "Dan jika keduanya (ibu dan bapak) memaksamu untuk mempersekutukan Aku dengan sesuatu yang tidak ada pengetahuanmu tentang itu, maka janganlah kamu mengikuti keduanya. Dan pergaulilah keduanya di dunia dengan baik, dan ikutilah jalan orang yang kembali kepadaku." Suat al-Mumtahanah ayat 1-8 : "Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu mengambil musuh-Ku dan musuhmu menjadi teman-teman setia yang kamu sampaikan kepada mereka (berita-berita Muhammad), karena kasih sayang; padahal sesungguhnya mereka telah ingkar kepada yang datang kepadamu ?" "Jika mereka menangkapmu, niscaya mereka bertindak sebagai musuhmu serta berlepas tangan dan lidah kepadamu dengan menyakitimu; dan mereka ingin supaya kamu (kembali) kafir." "Sesungguhnya telah ada suri teladan yang baik bagimu pada Ibrahim dan orang-orang yang bersamanya, ketika mereka berkata kepada kaum mereka, "Sesungguhnya kami berlepas diri darimu dan dari apa yang kamu sembah selain Allah ?" "Mudah-mudahan Allah menimbulkan kasih sayang di antara kamu dengan orang-orang yang kamu musuhi di antara mereka. Dan Allah Mahakuasa. Dan Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang." "Allah tidak melarangmu berbuat baik dan berlaku adil terhadap orang-orang yang tidak memerangi agamamu, dan tidak (pula) mengusir kamu dari negerimu. Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang berlaku adil." 2. Bahwa umat Islam tidak boleh mencampuradukkan akidah dan peribadatan agamanya dengan akidah dan peribadatan agama lain berdasarkan al-Quran : Surat al-Kaafiruun ayat 1-6 : Katakanlah, 'Hai orang-orang kafir! Aku tidak akan menyembah apa yang kamu sembah.Dankamu bukanlah penyembah tuhan yang aku sembah. Dan aku tidak pernah menjadi penyembah apa yang kamu sembah. Dan kamu tidak pernah (pula) menjadi penyembah tuhan yang aku sembah. Untukmulah agamamu, dan untukkulah agamaku." Surat al-Baqarah ayat 42 : "Dan janganlah kamu campuradukkan yang hak dengan yang batil, dan janganlah kamu sembunyikan yang hak itu, sedang kamu mengetahuinya." 3. Bahwa umat Islam harus mengakui kenabian dan kerasulan Isa Al-Masih putra Maryam sebagaimana pengakuan mereka kepada para nabi dan rasul yang lain berdasarkan atas al-Quran : Surat Maryam 30-32 : Berkata Isa, "Sesungguhnya aku ini hamba Allah, Dia memberiku al-Kitab (Injil) dan Dia menjadikan aku seorang nabi. Dan Dia memberkati aku di mana saja aku berada. Dia memerintahkan kepadaku (mendirikan) salat dan (menunaikan) zakat selama aku hidup. Dan agar berbakti kepada ibuku. Dan Dia tidak menjadikan aku orang yang sombong lagi celaka." Surat al-Maa'idah ayat 75 : "Al-Masih putra Maryam itu hanyalah seorang rasul yang sesungguhnya telah berlalu sebelumnya beberapa rasul. Dan ibunya seorang yang sangat benar, kedua-duanya biasa memakan makanan." Surat al-Baqarah ayat 285 : "Rasul telah beriman kepada al-Quran yang diturunkan kepadanya dari tuhannya, demikian pula bagi orang-orang yang beriman. Semuanya beriman kepada Allah, malaikat-malaikat-Nya, kitab-kitab-Nya, dan rasul-rasul-Nya." 4. Bahwa barangsiapa berkeyakinan Tuhan itu lebih dari satu, Tuhan itu mempunyai anak, dan Isa al-Masih itu anak-Nya, maka orang itu kafir dan musyrik, berdasarkan atas al-Quran : Surat al-Maa'idah ayat 72-73 : Sesungguhnya telah kafir orang-orang yang berkata, "Sesungguhnya Allah itu adalah al-Masih putra Maryam."Sesungguhnya orang yang mempersekutukan Allah, maka pasti Allah mengharamkan kepadanya surga, dan tempatnya adalah neraka ? Sesungguhnya telah kafir orang-orang yang mengatakan bahwa Allah adalah salah satu dari yang tiga. Padahal sekali-kali tidak ada tuhan selain Tuhan Yang Esa. Jika mereka tidak berhenti dari dari apa yang mereka katakan itu, pasti orang-orang yang kafir di antara mereka akan ditimpa siksaan yang pedih. Surat al-Taubah ayat 30 : Orang-orang Yahudi berkata, "Uzair itu putra Allah." Dan orang-orang Nasrani berkata, "Al-Masihitu putra Allah." Demikian itulah ucapan mereka dengan mulut mereka. Mereka meniru perkataan orang-orang kafir yang dahulu ? 5. Bahwa Allah pada hari kiamat nanti akan menanyakan kepada Isa, apakah ia pada waktu di dunia menyuruh kaumnya, agar mengakui Isa dan ibunya (Maryam) sebagai tuhan. Isa menjawab, "Tidak". Hal itu berdasarkan al-Quran Surat al-Maa'idah ayat 116-118. 6. Islam mengajarkan bahwa Allah swt. itu hanya satu, berdasarkan al-Quran Surat al-Ikhlaas : Katakanlah, "Dia adalah esa. Allah tempat meminta. Tidak beranak dan tidak diperanakkan." 7. Islam mengajarkan kepada umatnya untuk menjauhkan diri dari hal-hal yang "syubhat" dan dari larangan Allah swt., serta untuk mendahulukan menolak kerusakan daripada kemaslahatan berdasarkan atas : 1.hadis Nabi dari Nu'man bin Basyir; 2.kaidah usul fikih. Majelis Ulama Indonesia memfatwakan : 1. Perayaan Natal di Indonesia meskipuan tujuannya merayakan dan menghormati Nabi Isa a.s., akan tetapi Natal tidak dapat dipisahkan dari soal-soal yang diterangkan di atas. 2. Mengikuti upacara Natal Bersama bagi umat Islam hukumnya haram. 3. Agar umat Islam tidak terjerumus kepada "syubhat" dan larangan Allah swt., dianjurkan untuk tidak mengikuti kegiatan-kegiatan perayaan Natal. (ALMANAKALAMISLAMI - Sumber Rujukan Keluarga Muslim Milenium Baru, H. Endang Saifuddin Anshari dkk, Pustaka Jaya, 2000) ======================================================================== ================ Manfaatkan layanan TelkomNet @ Premium melalui kartu prabayar I-VAS untuk meningkatkan kecepatan browing anda hingga 10x lipat. Informasi lebih lanjut www.plasa.com atau call 147. ======================================================================== ================ ----------------------------------------------------------------------- "Sudahkah anda shalat dan berinfaq hari ini ? ======================================================================== Info Islam-Minangkabau, kunjungi: http://www.surau.org Yahoo! Groups Links ------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> $4.98 domain names from Yahoo!. Register anything. http://us.click.yahoo.com/Q7_YsB/neXJAA/yQLSAA/tBfwlB/TM --------------------------------------------------------------------~-> Hemat bandwith. Hapus pesan yang tidak perlu. Subscribe milis: [EMAIL PROTECTED] Unsubscribe milis: [EMAIL PROTECTED] Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/kasma1/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
