Ternyata ada vendor Autodesk disini.. ;-)
 
Sebenarnya bukan hanya software CAD atau image editing saja, semuanya termasuk software office, development tools, bahkan OS..
 
IMHO, perguruan tinggi bisa membuka jalan untuk develop software2 tsb, seperti yang dilakukan beberapa univ. di usa, jerman, dan skandinavia. Dan ini bisa dimulai dari yang sudah open source biar gak "develop from scratch".
Nyatanya dari beberapa kali perekrutan lulusan informatika, kebanyakan bahasa yang dikuasai baik adalah VB, sedangkan C/C++ termasuk "golongan yang sedikit", hanya beberapa, dan itu dari yang negeri saja.. ;-)
Padahal VB kan cuma komplemen untuk C/C++.. dan software "serius" biasanya dibuat dengan C/C++. Kalo cuma VB mah, anak akuntansi juga belajar.. narok2 komponen di form ;-)
Satu lagi, yang dipelajari kaya'nya cuma bahasanya, bukan konsepnya. Walhasil ada yang bisa Java, tapi takut dengan C++/C#..
 
Sorry, ini cuma dugaan saya dari apa yang saya temukan. Saya sendiri bukan dari informatika.
Selamat make SharpDevelop, Eclipse, gcc, FreePascal, dan ber-Hibernate... :-)
 
Regards,
Teguh
----- Original Message -----
From: Edo
Sent: Sunday, February 20, 2005 1:36 AM
Subject: RE: [kasma1] [OOT] Licensed sofware!

Sedikit ralat: Inventor memang keluaran Autodesk, tapi tidak running di platform AutoCAD. Standalone dan bisa running di platform windows. Bali dari ma? Solusi? :)

 

Sebetulnya yang salah pemerintah juo... alah talampau lamo masalah illegal software dibiarkan.

Sabananyo tiap software yg dijua, pasti ado versi free-nyo. Atau minimal yg labiah murah.

Free itu ndak buliah utk kepentingan komersial. (biasonyo tercantum di readme, yg ndak pernah awak baco).

 

AutoCAD bukan satu2nyo software buat drafting.

Ado AutoCAD LT yg labiah murah (versi ekonomis keluaran Autodesk)

Ado Microstation dan Powerdraft keluaran Bentley.

Tapi kalau ditanyo, diateh 80% urang mungkin cuma mengenal AutoCAD!

 

Bahkan sebetulnya konsep software drafting itu tidak terlalu sulit utk dibuat. (kecuali 3D ya...)

Ambo pernah membuat yg sederhana... dengan VB.

Tp indak sampai salasai :) masih byk bugs dan belum bisa utk print.

Waktu itu sekedar mempelajari prinsip flowchart software itu saja.

 

Samo jo photoshop... mungkin satu2nyo software image editing yg byk dikenal.

Pdhl byk software free/shareware yg kemampuannya cukup baik utk personal image editing.

Skrg byk pilihan utk indak menggunakan software illegal... klo memang kita mau.

 

Sayangnya pemerintah lepas tangan, tuntutan dari perusahaan untuk pemakaian software itu2 saja, yg relatif sangat mahal (baca requirement di iklan lowongan), lembaga pendidikan tidak memperkenalkan alternatif software (bahkan juga menggunakan illegal).

Karena itulah, jasa konsultan di Indo sangat murah... Semua org bisa bikin konsultan, tenaga2nya outsource saja cukup.

Asal punya komputer bisa beli software 15-25 ribu, bisa dikerjakan dirumah msg2. Sebetulnya tidak sehat utk kompetisi, apalagi kalau bicara ttg pasar bebas.

Tapi entah kenapa... pemerintah lebih suka ngubek2 BBM, listrik, air, parkir, dan pajak daripada meminimalkan pelanggaran hukum yg merugikan negara :)

Pdhl kerugian negara dari situ jauh lebih besar dari subsidi yang (katanya) diberikan.

Sorry jd OOT ^_^



Hemat bandwith. Hapus pesan yang tidak perlu. Subscribe milis: [EMAIL PROTECTED] Unsubscribe milis: [EMAIL PROTECTED]



Yahoo! Groups Sponsor

Get unlimited calls to

U.S./Canada



Yahoo! Groups Links

Kirim email ke