IMHO: 
nggak tahu mana yang benar ya ...
kalau saya diajarin orang tua (terutama ibu) untuk tidak pernah mencintai apapun
selain Tuhan dengan sepenuh hati, karena kalau kita mencintai dengan setulusnya,
kita susah untuk melupakannya, kita jadi tidak bisa menerima kekurangannya
sedangkan setiap yang hidup pasti mati...
sedangkan setiap manusia pasti pernah salah ...


saya rasa moral cerita tsb adalah, kejar terus cinta itu, dan berusahalah untuk
mendapatkannya, jangan pernah mengkhianatinya...
jangan pernah menyesali apapun yang diberikan tuhan kepada kita,
sebagaimana sig saya paling bawah,... tuhan nggak kan pernah memberikan suatu 
ujian yang kita tidak sanggup untuk melewatinya ...

Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu, dan
boleh jadi (pula) kamu menyukai sesuatu, padahal ia amat buruk bagimu;
Allah mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui.[ QS 2. Al Baqarah :
216].



tapi tentu uda-uni yang telah menikah dan lebih tua pasti lebih berpengalaman
tentang hal ini,... mohon koreksinya

TIA


On Sat, 12 Mar 2005 20:58:45 +0900 (JST), Rahmi Khairul
<[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> Treat every love as last love... 
[hapuzed]
-- 
".::[ Ã Â Ã ]::." <[EMAIL PROTECTED]>

[ ÙØÙ ÙÙÙÙÙÙÙÙÙ ØÙÙÙÙÙ ÙÙÙÙØØÙ ØÙÙØÙÙ 
ÙÙØÙØÙÙÙØ ]
[laa yukallifu allaahu nafsan illaa wusahaa ]
[On no soul doth Allah Place a burden greater than it can bear.]
[Allah betastet niemanden Ãber sein VermÃgen.]
[QS 2:286]


Hemat bandwith. Hapus pesan yang tidak perlu. Subscribe milis: [EMAIL 
PROTECTED] Unsubscribe milis: [EMAIL PROTECTED] 
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/kasma1/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 



Kirim email ke