Sekor Murai terbang melintasi cakrawala, bersiul riang mempercantik irama nyanyian alam, kesana kemari sambil menghempaskan penat, semakin lama semakin merendah. Ia melihat sejumput rumput liar sedang tertunduk lesu mengusik keceriaan. "Tak biasanya" pikirnya, kemudian ia terbang semakin landai.

"Apa yang terjadi? sepertinya segelincir masalah sedang bertengger dibalik senyummu itu" kata Murai

"Ah, hanya masalah kecil,tapi jika kau mau tau baiklah akan ku ceritakan" kata sirumput.

"Akhir2 ini aku merasa semakin tak mengerti, mengapa aku diciptakan sebagai rumput liar yang selalu diinjak2 dan tak dihiraukan oleh manusia.Mengapa mereka dgn tanpa perasaan menginjak kami? perlakuan merekapun berbeda bila berjalan diatas rumput Jepang misalnya, memang tubuh mereka lebih indah dibandingkan kami. Tapi sebagai sesama rumput, kami mempunyai hak yg sama, apakah penghargaan itu hanya diberikan kepada yg molek saja? kalau begitu Tuhan tidak adil menciptakan kami seperti ini. Mengapa kami tidak diciptakan sepertimu yg bisa terbang bebas diudara? " curahan hati sirumput dgn nada hampa.

SiMuraipun terkejut mendengar cerita sirumput "Saudaraku, tahukah kau bahwa Tuhan itu Maha Adil? Memang, rumput liar adalah rumput yg paling jarang dihiraukan oleh manusia, yg slalu diinjak2,harga yg murah atau bahkan tak berharga, aku mengerti, sepenuhnya mengerti meskipun tidak pernah merasakannya. Akan tetapi, setiap makhluk diciptakan dengan kelebihan dan kekurangan, menurutku justru itu semua kelebihanmu wahai sodaraku " ucap si Murai

" Aku tak mengerti maksudmu Murai" kata sirumput.

"Kokoh, engkau kokoh meskipun berkali2 diinjak kau tetap berdiri, tak kurang sesuatu apapun "

"Rendah hati, engkau adalah rendah hati, manusia boleh tak menghiraukanmu, karena kau tak mencolok. Padahal tahukah wahai saudaraku? engkau telah memberikan kehidupan bagi para hewan. Biarlah manusia tidak perlu tahu, karena itu akan membuat kita besar kepala."

SiRumput mulai tertunduk, matanya berkaca kaca

"Harga murah bukan berarti kau rendah, melainkan memberikan kesempatan pd setiap golongan manusia mampu mendapatkanmu. Bila hargamu mahal, bagaimana dgn kuda yg tidak makan karena pemiliknya tidak mampu membelimu ? dan bagaimana sapi mampu mengeluarkan susunya jika ia sendiri tidak mendapatkan pasokan makanan ?"

"Kelembutan yg kau berikan pd setiap anak manusia memberikan kedamaian bagi mereka ketika melepas lelah dgn merebahkan tubuhnya pdmu."

"Meskipun selalu dibawah, tetapi kau masih tetap berada diatas tanah, saudaraku. Kau lihat tanah? Bahkan ia lebih menderita, tapi pernahkah ia mengeluhkan semua itu? Tidak, karena ia tau tugasnya, sebagai pijakan."

"Wahai sodaraku galilah dirimu lebih dalam, dengan mengenal diri sendiri kau akan lebih mengenal Tuhan. Masing2 dari kita memiliki tugas yg berbeda, dan Dia menciptakan segala sesuatu sesuai dgn tugasnya."

Butiran air mata mulai berjatuhan, sirumput semakin tertunduk

"Wahai sodaraku, Tuhan Maha Adil dan akan selamanya seperti itu. Dia yg menjadikan kita sebagai bahan pembelajaran bagi orang2 yg berakal. Usahlah manusia menghargai kita, cukuplah Tuhan yg mengetahuinya, karena Dialah sebaik2nya saksi."

"Semoga saja percakapan kita ini bukanlah percakapan yg sia2. Selamat tinggal saudaraku."

"Selamat tinggal Murai terima kasih atas nasehatnya." lambaian rumputpun mengiringi kepergian siMurai

Muraipun pergi dan terbang semakin tinggi, hendak mencari pembelajaran baru kembali. Namun tak lama kemudian
Doorrrrr...........
Sebuah peluru senapan angin menembus tepat jantung Murai yg jatuh seketika, darahnya mulai menggenang membasahi sirumput yg tercengang.

Si rumput hanya terdiam dengan menahan kesedihan yg mendalam melihat sang Murai terkujur kaku bersimbahkan darah yg tertempel ditubuhnya, sambil membayangkan apa jadinya kalau ia juga bisa terbang seperti Murai, pastilah ia akan mungkin tertembak juga.

Namun Rumput dapat melihat seuntai senyum bahagia terukir di wajah sang Murai.

Itulah senyum keikhlasan karena ia akan segera menemui Tuhan yang dirinduinya



Do You Yahoo!?
Upgrade Your Life

Hemat bandwith. Hapus pesan yang tidak perlu. Subscribe milis: [EMAIL PROTECTED] Unsubscribe milis: [EMAIL PROTECTED]




Yahoo! Groups Links

Kirim email ke