natalia sitanggang,aku sebenarnya ga kenal dengan almarhum.
tapi kurang lebih 4 bulan yang lalu dalam sebuah obrolan ringan, namanya pernah aku dengar disebut-sebut oleh seorang kawan, david oloan'00, bahwa almarhum adalah teman satu sekolahnya dulu saat di SMP 1 yang akan segera berangkat ke prancis untuk melanjutkan pendidikan S2 di negeri sileban sana dan seterusnya akan mendapat ikatan dinas menjadi dosen di UI.
dulu, waktu pertama dengar kabar ini, aku sudah kagum kepada ini anak, yang notabene aku belum kenal.
lho, kok?
ya, bangga donk, punya kawan satu kampung yang bisa tembus dalam jajaran dosen di salah satu Universitas bergengsi di negeri ini.
eh,setelah selidik punya selidik ternyata dia adalah adiknya kawanku pula, maria sitanggang, dulu sama-sama duduk satu kelas di 3 IPA-1 SMA 2 dan teman sama-sama kuliah di bandung.
namun, yang kalo sudah suratan Tuhan, tak ada yang bisa menentang.
kalo sudah kata-Nya, jadi.
maka terjadilah.
nasib naas telah menimpa dirimu Natalia bersama Ibu yang kau kasihi.
mungkin menjelang akhir-akhir nafas mu engkau dan seluruh para penumpang di dalam kapal mengalami derita dan ketakutan yang amat sangat oleh api yang berkobar-kobar hingga mereggut nyawa.
aku membayangkan ratapan dan kertak gigi ada disana.
namun kini, di alam baru sana, engkau sudah sudah tidur nyenyak,tanpa derita, tanpa cakrawala, dan tanpa mimpi yang menggangu.
beristirahatlah dengan tenang, adik seorang teman.
ps: bagi yang mau tau wajah Natalia Sitanggang, foto ada aku attach,aku dapat dari milis tetangga.
--bobby formula
Ronsen <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
Natalia, Asisten Dosen UI Korban Mandala yang Tak Ada di Manifes
Jakarta - Natalia Magdalena Sitanggang adalah asisten dosen di Fakultas Ekonomi (FE) Universitas Indonesia (UI) yang turut menjadi korban tewas Mandala Airlines. Naasnya, nama gadis itu tidak tercantum dalam daftar penumpang (manifes) Mandala.
Selain Natalia, korban lain yang namanya tidak tercantum di manifes adalah Ro'ida Lumban Raja. Ro'ida tak lain adalah ibu Natalia. Anak dan ibu ini hendak terbang ke Jakarta untuk mengurus pendidikan S2 Natalia di Prancis.
Kedatangan Natalia sangat ditunggu-tunggu oleh lembaga tempatnya mengajar. Pasalnya, pada 6 September, gadis 23 tahun itu harus menandatangani perjanjian ikatan dinas dengan FEUI untuk mengabdikan ilmunya di fakultas itu sepulang dari Perancis. Untuk selanjutnya, Natalia terbang ke Prancis pada 8 September.
Karena profesinya sebagai asisten dosen, Natalia menetap di Jakarta. Tapi karena dia hendak melanjutkan sekolah ke luar negeri, berpamitan kepada keluarga sangatlah penting. Karena itulah dia buru-buru pulang ke kampung halamannya di Pematang Siantar, Sumut.
Setelah berpamitan, dia balik ke Jakarta pada 5 September 2005 ditemani sang ibu lewat Bandara Polonia Medan. Tapi malang tak dapat ditolak, baru sesaat pesawat Mandala Airlines yang ditumpanginya lepas landas, Tuhan telah menjemputnya.
Jenazah Lia, panggilan gadis itu, sudah berhasil diidentifikasi di RSU Adam Malik, Medan. "Kami berharap bisa memakamkannya hari ini juga di Siantar," kata Risma Sitanggang, tante Natalia yang tinggal di Pematang Siantar, pada detikcom, Rabu (7/9/2005) lewat telepon.
Insiden tragis ini tak hanya mengguncang keluarga Natalia. Keluarga Jeffrey, kekasih Lia pun terpukul. Bahkan ibu Jeffrey, Norma, sibuk mencari kabar tentang calon mantunya itu di Bandara Cengkareng pada hari kejadian, 5 September silam. (nrl)
Diambil dari: http://jkt.detiknews.com/indexfr.php?url=""
--
Ronald Nababan
Click here to donate to the Hurricane Katrina relief effort.
_____________________________________________________________
Keluarga Besar Mahasiswa Siantar-Bandung (KBMSB)
[email protected]
http://groups.yahoo.com/group/KBMSB
http://www.mail-archive.com/[email protected]
Disclaimer : Isi tanggung jawab pembaca !
YAHOO! GROUPS LINKS
- Visit your group "KBMSB" on the web.
- To unsubscribe from this group, send an email to:
[EMAIL PROTECTED]
- Your use of Yahoo! Groups is subject to the Yahoo! Terms of Service.
<<attachment: natalia.jpg>>
