Ha...ha..ha..bisa aja nich yang ngarang cerita. Anyway, menarik dan
menghibur.
Txs


----- Original Message -----
From: "steve luhut" <[EMAIL PROTECTED]>
To: <[email protected]>
Sent: Friday, October 14, 2005 4:52 PM
Subject: [KBMSB] CINTA.. OOhhhh CINTA


>
>
> Kopi Asin
> oleh:.... (    )
>
> Dia bertemu dengan gadis itu di sebuah pesta, gadis
> yang menakjubkan.
> Banyak pria berusaha mendekatinya. Sedangkan dia
> sendiri hanya seorang laki-laki biasa.
> Tak ada yang begitu menghiraukannya.
> Saat pesta telah usai, dia mengundang gadis itu untuk
> minum
> kopi bersamanya.
> Walaupun terkejut dengan undangan yang mendadak, si
> gadis tidak mau mengecewakannya.
>
> Mereka berdua duduk di sebuah kedai kopi yang nyaman.
> Si laki-laki begitu gugup untuk mengatakan sesuatu,
> sedangkan sang gadis merasa sangat tidak nyaman.
> "Ayolah, cepat. Aku ingin segera pulang," kata sang
> gadis dalam hatinya.
>
> Tiba-tiba si laki-laki berkata pada pelayan, "Tolong
> ambilkan saya garam. Saya ingin membubuhkan dalam kopi
> saya."
> Semua orang memandang dan melihat aneh padanya.
> Mukanya kontan menjadi merah, tapi ia tetap mengambil
> dan membubuhkan garam dalam kopi serta meminum
> kopinya.
>
> Sang gadis bertanya dengan penuh rasa ingin tahu
> kepadanya, "Kebiasaanmu kok sangat aneh?".
>
> "Saat aku masih kecil, aku tinggal di dekat laut. Aku
> sangat suka bermain-main di laut, di mana aku bisa
> merasakan laut... asin dan pahit. Sama seperti rasa
> kopi ini", jawab si laki-laki.
> "Sekarang, tiap kali aku minum kopi asin, aku jadi
> teringat akan masa kecilku, tanah kelahiranku. Aku
> sangat merindukan kampung halamanku, rindu kedua
> orangtuaku yang masih tinggal di sana", lanjutnya
> dengan mata berlinang.
>
> Sang gadis begitu terenyuh. Itu adalah hal sangat
> menyentuh hati.
> Perasaan yang begitu dalam dari seorang laki-laki yang
> mengungkapkan kerinduan akan kampung halamannya.
> Ia pasti seorang yang mencintai dan begitu peduli akan
> rumah dan keluarganya.
> Ia pasti mempunyai rasa tanggung jawab akan tempat
> tinggalnya.
> Kemudian sang gadis memulai pembicaraan, mulai
> bercerita tentang tempat tinggalnya yang jauh, masa
> kecilnya, keluarganya...
> Pembicaraan yang sangat menarik bagi mereka berdua.
> Dan itu juga merupakan awal yang indah dari kisah
> cinta mereka.
>
> Mereka terus menjalin hubungan.
> Sang gadis menyadari bahwa ia adalah laki-laki idaman
> baginya.
> Ia begitu toleran, baik hati, hangat, penuh
> perhatian... pokoknya ia adalah pria baik yang hampir
> saja diabaikan begitu saja.
> Untung saja ada kopi asin !
>
> Cerita berlanjut seperti tiap kisah cinta yang indah:
> sang putri menikah dengan sang pangeran, dan mereka
> hidup
> bahagia...
> Dan, tiap ia membuatkan suaminya secangkir kopi, ia
> membubuhkan sedikit garam didalamnya, karena ia tahu
> itulah kesukaan suaminya.
>
> Setelah 40 tahun berlalu, si laki-laki meninggal
> dunia. Ia meninggalkan sepucuk surat bagi istrinya :
>
> "Sayangku, maafkanlah aku. Maafkan kebohongan yang
> telah aku buat sepanjang hidupku. Ini adalah
> satu-satunya kebohonganku padamu   -tentang kopi asin
> -.
> Kamu ingat kan saat kita pertama kali berkencan ? Aku
> sangat gugup waktu itu. Sebenarnya aku menginginkan
> sedikit gula. Tapi aku malah mengatakan garam. Waktu
> itu aku ingin membatalkannya, tapi aku tak sanggup,
> maka aku biarkan saja semuanya. Aku tak pernah mengira
> kalau hal itu malah menjadi awal pembicaraan kita. Aku
> telah mencoba untuk mengatakan yang sebenarnya
> kepadamu. Aku telah mencobanya beberapa kali dalam
> hidupku, tapi aku begitu takut untuk melakukannya,
> karena aku telah berjanji untuk tidak menyembunyikan
> apapun darimu...
> Sekarang aku sedang sekarat. Tidak ada lagi yang dapat
> aku
> khawatirkan, maka aku akan mengatakan ini padamu : Aku
> tidak menyukai kopi yang asin. Tapi sejak aku
> mengenalmu, aku selalu minum kopi yang rasanya asin
> sepanjang hidupku. Aku tidak pernah menyesal atas
> semua yang telah aku lakukan padamu. Aku tidak pernah
> menyesali semuanya. Dapat berada disampingmu adalah
> kebahagiaan terbesar dalam hidupku. Jika aku punya
> kesempatan untuk menjalani hidup sekali lagi, aku
> tetap akan berusaha mengenalmu dan menjadikanmu
> istriku walaupun aku harus minum kopi asin lagi."
>
> Sambil membaca, air matanya membasahi surat itu. Suatu
> hari seseorang menanyainya, "Bagaimana rasa kopi
> asin?" ia menjawab, "Rasanya begitu manis."
>     indahnya........
>
> "Seram juga bah selama 40 tahun minum kopi yang asin"
> Tapi itulah memang bukti pengorbanan Cowok ama
> cewek.!!!
>
>
>
>
>
____________________________________________________________________________
___
> Apakah Anda Yahoo!?
> Lelah menerima spam? Surat Yahoo! mempunyai perlindungan terbaik terhadap
spam.
> http://id.mail.yahoo.com/
>
>
>
> _____________________________________________________________
>
> Keluarga Besar Mahasiswa Siantar-Bandung (KBMSB)
> [email protected]
> http://groups.yahoo.com/group/KBMSB
> http://www.mail-archive.com/[email protected]
>
> Disclaimer : Isi tanggung jawab pembaca !
>
> Yahoo! Groups Links
>
>
>
>
>
>
>
>



------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
Get fast access to your favorite Yahoo! Groups. Make Yahoo! your home page
http://us.click.yahoo.com/dpRU5A/wUILAA/yQLSAA/uBfwlB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

_____________________________________________________________

Keluarga Besar Mahasiswa Siantar-Bandung (KBMSB)
[email protected]
http://groups.yahoo.com/group/KBMSB
http://www.mail-archive.com/[email protected]

Disclaimer : Isi tanggung jawab pembaca !
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/KBMSB/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 




Kirim email ke