bang dian,
milis sebagai mana tempat pencitraan (imagology), memang tempat dimana wacana (diskursus) bebas dilemparkan.
tapi biarkan itu berjalan di milis kbmsb apa adanya, bukan dengan sirmulacrum-sirmulacrum yang dipaksakan...
saran ku, bungkus baik-baik sekenario tersebut, dan buang ke laut.
bobby formula
Matias_Saragih <[EMAIL PROTECTED]> menulis:
Matias_Saragih <[EMAIL PROTECTED]> menulis:
Pro bobby, sorry baru balas sekarang.
Aku sedang memikirkan suatu cara untuk menghidupkan sebuah milis
yang punya "brand" bagus tetapi "tidak punya nilai jual".
Skenarionya begini :
1. subscribe dengan dua alamat yang berbeda, contoh : [EMAIL PROTECTED] dan [EMAIL PROTECTED]
2. [EMAIL PROTECTED] melempar isu, lalu ditanggapi [EMAIL PROTECTED]
3. lalu [EMAIL PROTECTED] akan terpancing (member asli) dan memberikan tanggapan
4. seterusnya member asli yang lain, [EMAIL PROTECTED], [EMAIL PROTECTED] dst akan memberikan
tanggapan
5. begitu seterusnya sehingga milis jadi ramai
6. ulangi cara 1-5 untuk topik yang lain, sedemikian rupa sehingga
kalau rajin dilakukan akan mempunyai "nilai jual" sehingga
mengundang orang yang benar-benar Qualified berdiskusi untuk join
milis.
Nah, skenario ini sedang terpikirkan ketika sedang "buang-hajat"
(sama seperti sartre yang mendapat ide "memberaki buku-buku
mahasiswa" ketika "buang-hajat" begini :-))
EE...belum sempat menerapkannya, Bobby "kena-getah"nya.
Sorry ya :-)
Anda ber-Yahoo!?
Kini dengan simpanan sebanyak 1GB
http://my.mail.yahoo.com/
_____________________________________________________________
Keluarga Besar Mahasiswa Siantar-Bandung (KBMSB)
[email protected]
http://groups.yahoo.com/group/KBMSB
http://www.mail-archive.com/[email protected]
Disclaimer : Isi tanggung jawab pembaca !
YAHOO! GROUPS LINKS
- Visit your group "KBMSB" on the web.
- To unsubscribe from this group, send an email to:
[EMAIL PROTECTED]
- Your use of Yahoo! Groups is subject to the Yahoo! Terms of Service.
