bosen, mau cerita dulu nih.
mungkin diantara teman-teman dah pada bosen dengar kalo aku sering cerita mengenai kejadian yang aku alami di dalam angkot.
namun, begitulah, menurutku berdiam di dalam angkot untuk beberapa saat sambil menunggu tiba di tempat tujuan, punya cita rasa tersendiri yang perlu dibagai
di
mungkin diantara mereka hanya bisa kita temui sekali dalam seumur hidup dengan kepribadian yang kita kenal dan lihat selintas.
sebagian ada yang segera terlupakan, namun tidak sedikit yang masih menempel dalam ingatan.
contohnya kejadian yang satu ini.
tadi saat aku mau berangkat ke kampus, seperti biasa naik angkotan jurusan caheum ledeng, duduk di posisi tepat di belakang Pak Sopir.
di depan, Pak Sopir di temani seseorang yang sepertinya mereka sudah saling kenal.
lelaki juga.
mereka kelihatan sangat akrab berbincang-bincang.
hal yang mereka perbincangkan pun sepertinya menarik, padahal sopir angkot gitu, lho. yakni kejadian aktual lintas peristiwa dunia: bangsa
dalam hatiku,"wah, halak hita rupanya...", gelik juga.
waktu terus berjalan, di sekitar balubur jalanan agak macet.
tiba-tiba bunyi kelekson tedengar nyaring dari arah belakang. sangat kuat. hingga memantik emosi dan umpatan pun keluar dari si Pak Sopir.
pokoknya umpatan yang paling mantap lah...
temannya hanya bisa ketawa-ketiwi,"heheheh...boasa muruk-muruk?"
“ai tarsonggot iba”, jawab si sopir ketus.
bermaksud untuk meredakan suasana, teman si sopir memberi pertanyaan konyol yang sebelumnya tak terpikirkan oleh ku, katanya:
"di boto ho doa boasa uttut (red:kentut) ni bawa un gogo sian uttut ni borua?"
si pak sopir berpikir sejenak. ia kerahkan seluruh pikiran dan kemampuannya
"daong...baen jo attong jawaban na lebih ilmiah"
"bah, ido bah na ilmiah no huboto, un godang bawa mangan gabe un gogo muntut...heheh"
di belakang pak sopir aku yang sedang duduk, ngikik dan cengar-cengir.
Si Pak Sopir perhatiin dari kaca spion," bah, halak hita do ape lae na di pudi ta on, ai di attusi do aha na hita hatain"
teman si sopir memalingkan kepala, memperhatikan aku, dia ajukan pertanyaan yang sama ke aku.
"bah, nga saut. apala pertanyaan songoni dang di boto hamu mangalusi na lebih ilmiah"
"aha do aroha jawab na ilmiah?", tanya si sopir.
"ala na adong do mic di toru ni butua ni bawa gabe un gogo tarbege muntut hahahaha..."
aku juga ikut terbahak dibelakang, sementara Pak sopir masih bingung-bingung,"mic
"bah, antar-antar so di boto ho, do. ni "anggim" na di toru ni butua mi, khan ibarat songon mic do i...hahaha"
disambut tawa renyah Pak Sopir, "huahahahahahahaah........i pe sona jawaban ilmiah i, bah..."
"goar na pe gere-gere..."
ya, begitulah, suasana yang tadi nya sempat menegang, reda kembali.
dari cerita ini mungkin kita bisa merefleksi diri, bahwa di sela2 pekerjaannya mencari nafkah menarik angkot saja, si Pak Sopir masih mau meluangkan waktu sebentar untuk membicarakan lintas peristiwa dunia dan menuntut sesuatu jawaban yang ilmiah untuk sebuah pertanyaan.
bagaimana dengan kita mahasiswa?
salam tempel dulu sekali,
bobby formula
Kini dengan simpanan sebanyak 1GB
http://my.mail.yahoo.com/ __._,_.___
_____________________________________________________________
Keluarga Besar Mahasiswa Siantar-Bandung (KBMSB)
[email protected]
http://groups.yahoo.com/group/KBMSB
http://www.mail-archive.com/[email protected]
Disclaimer : Isi tanggung jawab pembaca !
YAHOO! GROUPS LINKS
- Visit your group "KBMSB" on the web.
- To unsubscribe from this group, send an email to:
[EMAIL PROTECTED]
- Your use of Yahoo! Groups is subject to the Yahoo! Terms of Service.
