Maaf bagi yg kurang berkenan. Semoga bermanfaat.
best regards, -Candra RG- =2GETHER WE STRIVE 4 CONTINUOS IMPROVEMENT= ----- Forwarded Message ---- From: Indriatmo Atmo <[EMAIL PROTECTED]> Sent: Friday, May 9, 2008 4:46:02 PM Subject: the secret THE SECRET The Secret! Buku tipis dan kecil itu kini sedang menjadi perbincangan hangat di berbagai ka-langan. Luar biasa! Memberi pencera-han! Excellence! Begitu kira-kira kesaksian dari orang-orang yang telah membaca buku karya Rhonda Bryne itu. Konon, karya mantan produser televisi Australia itu, telah mampu mengubah hidup jutaan pembacanya. Tak ayal, The Secret (TS) menjadi buku fenomenal di tahun 2007. Terjual lebih dari 5 juta kopi dalam waktu kurang setahun. Kemudian, menempatkan Rhonda, sang penulis, dalam jajaran 100 orang paling berpengaruh tahun 2007 versi majalah Time. Sebenarnya, apa yang ditawarkan Rhonda? Sederhana saja. Empat hal yang paling didambakan manusia dalam hidup: kekayaan, kemakmuran, kesehatan, kebahagiaan, dan, yang paling menarik, semua itu dapat kita raih dengan kekuatan kita sendiri. Hmm... siapa nolak? Caranya? Sederhana pula. Hanya dengan memikirkannya terus menerus maka apa yang kita inginkan dapat mewujud dalam kenyataan. HUKUM RAHASIA Berawal pada keterpurukan hidup Rhonda. Tahun 2004, Rhonda mengalami depresi akibat serentetan peristiwa dalam hidupnya. Kematian sang ayah membuat ibunya kehilangan semangat hidup. Ditambah pula, tim kerjanya di perusahaan tercerai berai. Kebangkrutan perusahaan seakan sudah di depan mata. Di tengah kondisi penuh tekanan itu, Rhonda mendapat pencerahan melalui sebuah buku kuno berjudul The Science of Getting Rich karya Wallace Wattles (1910). Dari situ, ia lalu melakukan penelusuran dan pendalaman pada sumber-sumber lain. Hingga akhirnya, ia menemukan sebuah "hukum rahasia" yang konon dapat mendatangkan kesejahteraan hidup. Hukum rahasia itu bernama The Law of Attraction (LoA) alias hukum tarik menarik. Jika hukum itu dipraktekkan maka manusia seakan menemukan gudang emas. Karena, apa pun yang kita inginkan pasti akan terwujud. Cukup hanya dengan memintanya saja! Konon, kata Rhonda, hukum itu sudah ada sejak 3000 SM namun baru segelintir orang yang mempraktekkannya. Karena ingin membahagiakan banyak orang maka Rhonda ingin membagikan "rahasia" itu ke seluruh dunia. APA ITU LOA? Dasar pemahaman dari hukum ini adalah segala sesuatu di alam semesta ini merupakan sebuah energi. Pikiran dan keinginan kita adalah energi realita non-fisik yang dapat mewujud menjadi realita fisik. Pikiran itu punya frekuen-si dan getaran. Dan, seperti magnet, pikiran dapat menarik segala sesuatu di alam semesta yang memiliki frekuensi selaras. Karena itu, menurut Rhonda, segala sesuatu yang datang ke dalam hidup Anda ditarik oleh Anda ke dalam hidup Anda. Dan segala sesuatu itu tertarik ke Anda oleh citra-citra yang Anda pelihara dalam benak; oleh apa yang Anda pikirkan. Apa pun yang berlangsung dalam benak, Anda menariknya ke diri Anda (hal 3). Artinya, jika saat ini Anda masih tejerat dalam lilitan hutang, itu karena Anda terus memikirkan hutang. Sebaliknya, jika kita berpikir ingin punya BMW terbaru maka suatu saat BMW itu akan nongkrong di garasi rumah kita. Begitu pun jika ingin punya isteri cantik, tubuh indah bak Beyonce, suami ganteng lagi kaya. Alam semesta, menurut Rhonda, seperti jin dalam botol, merespon sesuai dengan apa yang kita pikirkan melalui getaran otak kita (hal 51). Uniknya, hukum tarik-menarik hanya mewujudkan apa yang kita pikirkan. Entah itu kita inginkan atau tidak. Jadi, jika kita berpikir "tidak ingin sakit" justru sakitlah yang akan menghampiri kita. Jika kita menginginkan hal-hal baik yang terjadi dalam hidup kita, maka kita harus berpikir positif. Intinya, pikiran kita yang menentukan nasib kita. Kita bisa menciptakan masa depan kita sendiri. CARA BEKERJANYA Supaya LoA itu bisa berjalan, ada tiga langkah yang perlu dilakukan. Pertama, meminta. Mintalah apa yang diinginkan maka semesta akan merespon keinginan itu. Asal, permintaan itu fokus. Jika tidak, maka frekuensi yang dikirim campur aduk sehingga LoA tidak dapat berjalan. Kedua, percaya. Ketika sudah meminta, maka kita harus percaya bahwa apa yang diminta itu sudah terwujud dalam alam kasat mata. Karena saat itu, sebenarnya seluruh alam semesta sedang bergerak untuk merealisasikan dalam alam kasat mata. Karena itu, kita harus bertindak, seakan-akan kita telah menerimanya. Ketiga, menerima dengan perasaan baik. Perasaan cinta adalah frekuensi tertinggi dan kuat, karena itu pikiran yang dirasuki cinta akan membentuk kekuatan yang tak terkalahkan. Untuk memperkuat "sinyal" frekuensi, ada beberapa hal yang perlu dilakukan yaitu harus berpikiran dan berperasaan positif, memvisualisasikan apa yang diinginkan, mengucap syukur, selalu menolong orang lain, mengasihi musuh dan melihat sisi positif pada orang lain. PERKEMBANGAN DI INDONESIA Di Indonesia, tak sedikit penganut LoA. Mereka tergabung dalam sebuah milis. Berbagi cerita tentang dahsyatnya LoA yang membawa perubahan besar dalam hidupnya. Mereka menganggap hukum ini sangat rasional. Karena dapat dijelaskan dengan menggunakan metode fisika kuantum. Maka, para penguasaha, dosen, profesional pun terhisab dalam ajaran ini. Supaya LoA berjalan efektif, di Indonesia juga dibuka kursus Neuro Linguistic Programming (NLP) hampir setiap hari ratusan orang ramai berdiskusi melalui blog dan milis. Supaya LoA berjalan efektif maka seseorang harus ikut kursus NLP yang akan membangun dan memperkuat alam bawah sadar kita. SESAT? Sepintas, TS memang menabur motivasi positif. Ia mendorong orang untuk selalu berpikiran positif. Tetapi sesuatu yang baik belum tentu benar di hadapan Allah. Ya, meski banyak orang mendapat manfaatnya, ajaran TS ini sangat meresahkan umat Kristen. Mengapa? Karena konsep ajarannya kental dengan nilai-nilai new age yang selama ini memang sangat gencar mengerogoti kekristenan. Salah satu ciri new age antara lain meniadakan kekuasaan Tuhan dan mengunggulkan kekuatan diri sendiri. Karena manusia adalah percikan ilahi maka kekuatan ilahi pun ada di dalam diri manusia. Manusia mampu menjadi allah. Dan, LoA hanyalah bagian kecil dari 24 Hukum Semesta yang sekarang ini juga gencar disuarakan. Hukum-hukum itu antara lain Hukum Cinta Tanpa Pamrih, Hukum Pelayanan, Hukum Kearifan, Hukum Relativitas, Hukum Keselarasan, dan lain-lain. Semua hukum akan membawa manusia hidup selaras dengan alam. Tapi, kita patut waspada. Kenapa? Karena di balik pernyataan yang terlihat begitu "luhur" ada penyesatan yang begitu dahsyat. ---------------------------------------------------------- Bagi kebanyakan orang, masa depan adalah sesuatu yang misteri. The Secret berusaha membuka tabir misteri itu. siapa yang tak tergiur? Menjawab kebutuhan manusia. Itulah alasan utama mengapa buku dan DVD The Secret (TS) karya Rhonda Bryne digandrungi orang-orang di seluruh dunia. Dalam waktu kurang dari setahun, DVD-nya terjual 2 juta kopi. Sementara, bukunya terjual lebih dari 5 juta eksemplar. Dan telah diterjemahkan ke dalam 24 bahasa. Kini, TS bagaikan virus yang mewabah ke seluruh dunia. Ia menjadi topik perbincangan jutaan orang di ribuan forum. Termasuk, tentu saja di Indonesia. JANJI MENGGIURKAN Maklum saja, TS menawarkan hal-hal yang sangat dibutuhkan manusia dalam hidup. Apa saja itu? Pertama, the secret to money (rahasia untuk mendapatkan uang dan menjadi kaya). Kedua, the secret to relationship (rahasia mendapat-kan pasangan hidup idaman). Ketiga, the secret to health, (rahasia kekuatan penyembuhan dan memiliki vitalitas, penuh energi dan kesehatan optimal). Keempat, the secret to you (rahasia menemukan jati diri dan potensi sebagai manusia. Kita dapat melaku-kan apa saja yang dipikirkan). Kelima, the secret to life (rahasia mewujudkan kehidupan yang benar-benar kita inginkan). Begitu Anda mengetahui The Secret, Anda akan mendapatkan jalan menuju perwujudan keinginan hati Anda. Begitu janji yang ditawarkan. Siapa yang tidak ingin mendapatkan kenikmatan hidup seperti yang ditawarkan itu? Di tengah kondisi yang serba tidak pasti seperti sekarang ini, tawaran itu seakan menjadi oase yang menyejukkan. Apalagi untuk mewujudkannya, kita tidak perlu susah-susah, bekerja keras. Cukup hanya dengan memvisualisasikan keinginan di dalam pikiran. Ditambah, berpikir dan berperasaan positif, mengucap syukur, memberi dan menolong orang lain, dan mengasihi musuh. Maka, segala sesuatu yang kita inginkan di dalam pikiran itu dapat mewujud menjadi kenyataan. Kesuksesan dan kelimpahan hidup dapat kita raih. Simpel kan? Itu seakan mematahkan rumus kesuksesan yang kadung dipercaya orang. Bahwa kesuksesan identik dengan kerja keras, tekun, pantang menyerah, dll. Makanya, ada pepatah; bersakit-sakit dahulu, bersenang-senang kemudian. Jer Basuki Mawa Beya. No pain no gain. MUKJIZAT KEKUATAN PIKIRAN Menurut TS, semua itu bisa terjadi karena adanya hukum The Law of Attraction (LoA) atau Hukum Tarik Menarik. Inilah Sang Rahasia itu. Seperti hukum gravitasi, konon hukum ini diciptakan pada saat awal penciptaan dunia. Sayang, tak banyak orang yang tahu sehingga hanya sedikit orang yang mengamalkan. Hukum ini pula yang menjadi kunci kesuksesan orang-orang besar di sejarah dunia, seperti antara lain Socrates, Plato, Leonardo da Vinci, Beethoven, Albert Einstein, dan Thomas Alfa Edison. Menurut Rhonda, secara tidak sadar mereka telah menerapkan hukum itu. Ribuan tahun kemudian, orang-orang sukses di era modern juga menerapkan hukum tersebut. Mereka itu antara lain Dr. Joe Vitale (pakar marketing), Jack Canfield (pencipta seri The Chicken Soup for Soul), John Gray (penulis Mars and Venus), Bob Proctor, Bob Doyle, dll. Ajaran tokoh lintas profesi tentang LoA itulah yang dikumpulkan Rhonda dalam buku dan DVD. Bagaimana orang bisa menolak "kebenaran" yang telah diakui oleh para pesohor dunia itu? Tak heran, jika akhirnya banyak orang terpikat dengan TS. LoA memungkinkan manusia untuk menentukan nasib dan masa depannya sendiri. Mau sehat atau sakit, kaya atau miskin, sukses atau gagal, semua itu datang ke kehidupan kita, karena kita yang mengundangnya. Apa kuncinya? Pikiran kita! Pasalnya, segala sesuatu di alam semesta ini adalah suatu energi. Pikiran kita menimbulkan suatu getaran (vibrasi) yang akan menarik segala sesuatu di semesta yang punya frekuensi senada. Ya, karena dasar dari LoA adalah segala sesuatu yang serupa akan tarik-menarik (like attracts like). Apa yang kita pikirkan, itulah yang akan kita dapatkan. Karena itu, kita harus selalu berpikir positif. Menurut Rhonda, orang-orang kaya di dunia ini memang selalu memikirkan kelimpahan dan kekayaaan. "Orang yang menarik kekayaan ke dalam hidupnya telah menggunakan Rahasia Bagi kebanyakan orang, masa depan adalah sesuatu yang misteri. The ini, terlepas disadari atau tidak. Mereka memikirkan tentang kelimpahan dan kekayaan, dan mereka tidak memperbolehkan pikiran-pikiran yang sebaliknya memasuki benak mereka. Pikiran utama mereka adalah kekayaan. Pikiran utama tentang kekayaanlah yang mendatangkan kekayaan pada mereka. Inilah tindakan hukum tarik-menarik. (The Secret, hlm. 6) MENYITIR ALKITAB Salah satu cara mewujudkan impian itu adalah dengan ask, believe dan receive (ABR). Hmm...tentu Anda tidak asing dengan ajaran meminta, percaya dan menerima itu bukan? Yap! Konsep Alkitab di Matius 21:22 dan Markus 11:24, memang jelas-jelas dikutip di TS. Selain itu, TS juga mengajak untuk selalu berpikir positif, optimis, bersyukur, mengasihi dan menolong orang lain. Itu adalah syarat lain, supaya LoA dapat terjadi. Lagi-lagi, ajaran itu pun sangat "kristiani" bukan? Apalagi salah satu pengajar TS, Michael Beckwith juga menyandang gelar "pendeta". Lalu apakah itu berarti memang TS bisa cocok dan bisa diterapkan oleh orang Kristen? Eiiiit...tunggu dulu. Jangan terburu-buru. Karena di balik bersinarnya ajaran TS sebenarnya tersimpan potensi kesesatan yang bisa menjerumuskan iman. "Namun, karena memang sangat tersamar, saya tidak menyalahkan jika ada umat yang menganggap buku TS itu oke-oke saja," tutur Pdt. Ishak Sugianto. Menurut penuturan gembala GBI Aletheia, Yogyakarta itu, sejak November 2007 lalu, beberapa jemaat mendatangi ia untuk meminta kejelasan tentang TS. Sebetulnya apa kesalahan utama dari TS? Menurut Ishak, ada dua kesalahan mendasar, pertama, TS tidak menekankan Allah yang personal. Allah di dalam TS adalah semesta. Dalam theologi, ini disebut dengan pantheisme. Semua bisa menjadi allah. Sedangkan Allah yang kita kenal dalam kekristenan adalah Allah yang personal. Dapat diajak berbicara dan berfirman. Kedua, TS sama sekali tidak mengenal dosa. Manusia adalah insan yang sempurna. Karena itu manusia tidak membutuhkan keselamatan dan bisa mengandalkan kekuatan pikirannya sendiri. Sedangkan Alkitab, mengajarkan bahwa manusia adalah berdosa dan telah kehilangan Allah sehingga membutuhkan juruselamat. TERHISAB NEW AGE Tak hanya kedua alasan itu saja. Lebih dalam lagi, kesesatan di dalam TS adalah karena ajarannya beraliran New Age. Coba kita tengok asal muasal ajaran ini. Menurut Marcia Montenegro, latar belakang ajaran ini adalah mental science, mind science, divine science atau science of mind. Akarnya dari pemikiran Emmanuel Swedenborg (1688-1772). Ia mengajarkan bahwa Allah bukanlah seorang pribadi. Yesus adalah penunjuk jalan, penyakit adalah akibat pikiran dan keinginan buruk. Ajaran ini jelas sudah terhisab New Age Movement. Sebuah gerakan yang dimulai sejak awal 1960-an, yang terus menggerogoti kekristenan. Dari tahun ke tahun, aliran ini terus menyebar ke seluruh dunia. Dan, menyusupi kehidupan orang-orang modern. Mereka percaya karena manusia adalah percikan ilahi maka manusia pun dapat menjadi tuhan bagi dirinya sendiri. Hmm...ini tentu akan mengingatkan kita pada peristiwa Adam dan Hawa di Taman Eden bukan? Lebih jauh, sebenarnya yang diajarkan TS hanyalah berorientasi pada masa kini. Dan, TS juga justru mendorong kita untuk memuaskan keinginan daging semata. Padahal Alkitab mengingatkan, "Sebab semua yang ada di dalam dunia, yaitu keinginan daging dan keinginan mata serta keangkuhan hidup, bukanlah berasal dari Bapa, melainkan dari dunia. Dan dunia ini sedang lenyap dengan keinginannya, tetapi orang yang melakukan kehendak Allah tetap hidup selama-lamanya" (1 Yoh 2:16-17). Dan, sebetulnya, Tuhan kita justru lebih tahu apa yang kita butuhkan. Selama hidup kita melekat pada-Nya, semua akan disediakan-Nya. "Apa yang tidak pernah dilihat oleh mata, dan tidak pernah didengar oleh telinga, dan yang tidak pernah timbul di dalam hati manusia: semua yang disediakan Allah untuk mereka yang mengasihi Dia" (1 Kor 2: 9). ------------------------------------------------------------------------ - (f: Marlon "adi" Nababan/Si Nababan Naposo dari Pekanbaru) ________________________________ Be a better friend, newshound, and know-it-all with Yahoo! Mobile. Try it now. <http://us.rd.yahoo.com/evt=51733/*http:/mobile.yahoo.com/;_ylt=Ahu06i62 sR8HDtDypao8Wcj9tAcJ%20>
