Zaman sekarang sudah sangat tidak jarang selalu ada yang dikambing hitamkan 
dalam suatu persoalan. Kelemahan sendiri ditutupi dengan "mengkambinghitamkan" 
orang lain. Selain untuk menutupi kesalahan terkadang untuk menjaga "citra" 
dirinya. 
hem......
Hidup memang sudah susah. Ketika etika dikalahkan ambisi, apapun dilakukan. 

Pertanyaannya: 

Kalau memang "butuh" disiplin, tunjukkan bahwa disiplin itu perlu dan penting 
mulai dari diri sendiri. Jangan harapkan orang lain disiplin jika diri kita 
sendiri tidak disiplin. Bahkan bagian dari tubuh kita sekalipun harus bekerja 
sama untuk "mewujudkan" suatu diri/pribadi yang disiplin. 


feblio ambarita
-- hanya untuk bersuara --
 

--- Pada Kam, 4/9/08, manganju luhut <[EMAIL PROTECTED]> menulis:
Dari: manganju luhut <[EMAIL PROTECTED]>
Topik: Trs: [KBMSB] Walikota P Siantar Nilai PNS Mulai Kurang Disiplin, Kurang 
Etika dan Sopan Santu
Kepada: [email protected]
Tanggal: Kamis, 4 September, 2008, 11:08 PM










    
            Oh yah,,, ia yah kurang disiplin, kurang etika dan sopan santun. 
Bagaimana dengan orang yang melontarkan kata-kata itu sendiri?
Begulattuk syalala bumbum.
"Salah satu sifat dasar manusia, melihat dengan gampangnya kesalahan orang lain"
Sori no offense.

Orang yang berani melihat fakta realis akan berpandangan pesimis.


        Dapatkan alamat Email baru Anda!  

Dapatkan nama yang selalu Anda inginkan sebelum diambil orang lain!
      

    
    
        
         
        
        








        


        
        


      
___________________________________________________________________________
Yahoo! sekarang memiliki alamat Email baru.
Dapatkan nama yang selalu Anda inginkan di domain baru @ymail dan @rocketmail. 
Cepat sebelum diambil orang lain!
http://mail.promotions.yahoo.com/newdomains/id/

Kirim email ke