Media Indonesia - Pendidikan dan Kebudayaan (3/30/00) BOGOR (Media): Sukses Beternak Jangkrik adalah buku pertanian paling laris tahun 1999. Buku ini mampu mencatat penjualan rata-rata 13.000 eksemplar setiap bulan. Sedangkan peringkat kedua dipegang buku berjudul Beternak Cacing dengan oplah 11.000 eksemplar per bulan. Menurut Antonius Riyanto, direktur utama PT Penebar Swadaya (PS), penjualan buku-buku pertanian melonjak pesat selama tiga tahun terakhir. "Peningkatan di tahun 1999 mencapai empat kali lipat dibanding tahun 1997. Itu berarti naik dua kali lipat dari tahun 1998," katanya dalam acara Kiprah Penulis-Penerbit Menuju Pertanian Tangguh di Kampus Hijau Bina Swadaya, Bogor, yang diselenggarakan PT PS, kemarin. Meningkatnya pembelian buku pertanian, terang Anton, disebabkan selama krisis banyak orang yang terjun ke bidang agribisnis, termasuk beternak jangkrik dan cacing. Jangkrik dan cacing dipilih karena mudah dan tidak memerlukan lahan atau modal besar. Selain itu, publikasi tentang budidaya hewan ini dan peluang bisnisnya sangat gencar di media massa. Manajer Pemasaran PT PS Roni Palungkun mengatakan, selain kedua buku tersebut, ada beberapa lagi yang tergolong cukup diminati. Di antaranya adalah buku berjudul Budidaya Cabe Rawit (Cabe Rawit, Hibrida, Cabe Besar), Beternak Walet, Budidaya Ikan Lele, Beternak Ayam dan Beternak Itik tanpa Air. "Rata-rata oplah buku-buku itu sebanyak 500 hingga 2.000 eksemplar setiap bulan," ungkapnya. Pada kesempatan tersebut, PT PS memberikan penghargaan kepada para penulis yang telah menghasilkan buku abadi, buku nonroyalti, dan buku dengan penjualan terbanyak. Yang dimaksud buku Abadi, menurut Rini Wudianto, manajer produksi PT PS, adalah buku yang mempunyai siklus hidup terlama dan tetap berdaya jual tinggi sejak terbit hingga saat ini. Kriteria itu dipenuhi oleh buku berjudul Budi Daya Ikan Lele yang ditulis oleh Rachmatun Suyanto. Buku tersebut menurut Rini, pertama kali diterbitkan tahun 1982 dan telah dicetak ulang sebanyak 23 kali. Kriteria buku nonroyalti dengan daya jual tinggi adalah yang diterbitkan dari naskah yang dibeli. Judul bukunya adalah Ayam Kampung Petelur karya Kliwon Sujionohadi dan Ade Iwan Setiawan. Buku ini diterbitkan tahun 1993 dan hingga kini telah mengalami cetak ulang 15 kali. Sedangkan buku dengan penjualan tertinggi -- seperti sudah disebutkan -- berjudul Sukses Beternak Jangkrik yang ditulis oleh Farry B Paimin, LE Pudjiastuti dan Erniwati, diterbitkan Mei 1999. PT PS, kata Rini, saat ini adalah penerbit buku pertanian terbesar di Indonesia. Perusahaan yang berada di bawah payung Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Bina Swadaya ini telah menerbitkan buku sebanyak 696 judul. Selama ini, PT PS lebih banyak menggunakan jasa penulis luar perusahaan. Kini jumlah penulis yang berkerja sama tercatat 294 orang, terdiri dari staf pengajar perguruan tinggi, peneliti dan pelaku bisnis. "Setiap tahun kami rata-rata memproduksi 36 buku," ungkap Rini. Pada acara yang sama, penulis dan kolumnis Mohamad Sobary mengatakan, menjadi penulis buku di Indonesia saat ini belumlah mendapat penghargaan memadai. Tapi, dia mengingatkan bahwa sebagai penulis buku hendaknya jangan hanya mengharapkan imbalan materi, tetapi lebih dijiwai untuk memberikan apa yang dimilikinya kepada orang lain. ===== W a s s a l a m ~~ zoema ~~ ====================================================================================================================================================== "Pelajaran menunjukkan bahwa siapa yang sungguh mencintai profesi dan bidang tugasnya, ia akan banyak berhasil. Tuhan akan menunjukkan kemudahan itu." ====================================================================================================================================================== __________________________________________________ Do You Yahoo!? Talk to your friends online with Yahoo! Messenger. http://im.yahoo.com - Kirim bunga untuk handaitaulan & relasi di jakarta www.indokado.com -- Situs sulap pertama di Indonesia http://www.impact.or.id/dmc-sulap/ To subscribe, e-mail : [EMAIL PROTECTED] Netika BerInternet : [EMAIL PROTECTED]
