Ortu punya warisan rumah dengan kebun yang sudah ditata sejak dahulu kala
(!933).
Pagar hidup yang sudah terbukti bandel, tidak bala, dan terutama
pangkasannya bisa dimakan atau di jual, adalah Kedondong Laut dan Katuk.

Kendodong Laut memeiliki keistimewaan al. pucuk berwarna kuning lalu berubah
menjadi hijau muda. Tumbuhnya relatif lambat sehingga tidak perlu sering di
pangkas. Seperti kata bang Husni, daunnya biasa dikukus sebagai lalaban dan
dipercaya oleh nenek saya agar supaya urine dan keringat menjadi wangi.
Biasa disajikan untuk gadis yang akan naik pelaminan.

Katuk relatif cepat tumbuh, tahan terhadap kemarau, enak dibuat sayur dengan
bumbu kunci. Daun ini sudah sangat terbukti dapat memperbanyak susu bagi ibu
yang sedang menyusui. Katuk cukup laris di pasaran, sejak saya ingat pagar
tersebut dipanen 2 minggu sekali dan dijual di pasar untuk tambahan bonus
tukang kebun. Jika rajin di panen pohonnya menjadi rapi seperti pohon teh,
atau teh-tehan, atau anak nakal. Pohon ini sekarang banyak dikebunkan secara
komersial di daerah Pagaden, Subang sebagai bahan baku industri larutan
penyegar dan ektraks dalam kapsul untuk laktasasi ibu menyusui.

Jika ingin punya pagar hidup yang cepat rimbun, tahan penyakit, saya
rekomendasikan pohon Kejibeling dan Anak Nakal. Tetapi harus siap dengan
resiko harus memangkas setiap minggu. Jika tidak, pagar hidup akan menjadi
belukar hidup.

Sentanu


----- Original Message -----
From: Husni Susanto <[EMAIL PROTECTED]>
To: <[EMAIL PROTECTED]>
Sent: 27 Juni 2000 18:31
Subject: Re: [kebunku] Pagar hijau


> Bung Joko dan rekan2,
>
> biasanya orang2 menanam pohon untuk pagar hijau adalah tanaman yang mudah
> diperbanyak dengan distek.
> Sehingga biayanya menjadi lebih murah. Beli beberapa pohon, setelah tumbuh
> tinggal diperbanyak dengan distek. Beberapa jenis dapat anda pilih:
>
> - Pangkas kuning. Banyak dipakai untuk hiasan juga. Jika cukup matahari
> daunnya kuning kehijauan.
> - Teh-tehan. Seperti pangkas kuning, hanya warnanya hijau.
> - Kedondong laut. Daunnya enak direbus dengan daun mangkok2an untuk lalap.
> - Mangkok-mangkokan.
> - Gandarusa. Daunnya  juga dapat dipakai sebagai obat rematik.
> - Kejibeling. Sudah lama dikenal sebagai obat kencing batu.
> - Lantana pohon (bukan yang menjalar, tetapi bunganya sama), hanya ini
tidak
> dapat distek.
> - Kedondong pagar. Dapat menjadi besar(3-5 m)
> - Bambu kresik
> - Bambu pagar
>
> Dan masih banyak lagi lainnya bila kita mau mencari. Tidak usah jauh2,
pohon
> singkongpun dapat kita jadikan pagar hijau bila stek batangnya kita tanam
> mendatar, pohon akan tumbuh rapat dan daunnya dapat dimanfaatkan untuk
> sayur.
>
> Sekian dulu,
>
> Husni




--
To subscribe, e-mail   : [EMAIL PROTECTED]
Netika BerInternet     : [EMAIL PROTECTED]

Kirim email ke