Oh iya ...??? Tapi di jawa namanya selain pace sering disebut buah "noni".
Sedangkan yg di medan orang sebut dengan buah "nona". Waktu saya ke medan
tahun yl istri saya (orang jawa tengah solo) menunjuk ke atas pohon di medan
itu ...itu lho buah pace atau mengkudu itu...saya sering melihat pace itu
sewaktu saya di jawa, katanya. Dan saya lihat persis sama dengan buah nona.
Buah nona di pakai juga untuk mencuci karena busanya sebagai pengganti
detergen. tapi..entahlah...ya...

> ----------
> From:         Suhendro[SMTP:[EMAIL PROTECTED]]
> Reply To:     [EMAIL PROTECTED]
> Sent:         Wednesday, April 25, 2001 3:40 PM
> To:   '[EMAIL PROTECTED]'
> Subject:      RE: [kebunku] Mengkudu
> 
> Oh iya, saya juga dari Medan, Pak Tupang.  Kayaknya di Medan banyak ya
> Pak.
> Di tempat tetangga saya buah pace itu kalau masak jatuh berserakan lonyot
> di
> tanah dan tidak dimanfaatkan.
> 
> Menurut saya buah pace tidak sama dengan buah nona.  Buah nona itu kalau
> masak rasanya manis seperti sirsak dan daging buahnya kalau dimakan
> seperti
> berpasir dan warnanya coklat terang.  
> 
> Sedangkan buah pace itu warnanya kuning terang dan apabila masak warnanya
> kuning dengan menerawang coklat, berair dan lembek.  Baunya khas.  Bagi
> yang
> belum terbiasa bisa mual dengan mencium baunya.  Tapi kalau sudah terbiasa
> rasanya mau nambah lagi menciumnya.  Dari baunya sepertinya saya enggan
> untuk memakannya dan sampai sekarang saya belum pernah makan buah pace
> matang.  Ya, sekedar gemas ingin melahapnya tapi saya emoh hehehe.  Ibu
> saya
> sering menggunakan pace yang masak untuk mencuci.  Cuma saya nggak tau
> supaya apa.  Teman saya juga sering makan rujak pace muda.
> 
> Untuk bisa tumbuh, pohon pace tidak memerlukan perawatan khusus.  Biasanya
> tumbuh di daerah tropis dan lembab.  Walaupun butuh cahaya matahari, pace
> subur berbuah banyak apabila terlindung dari panas matahari sebagian.
> 
> > ----------
> > From:       Richard Sigmund S.[SMTP:[EMAIL PROTECTED]]
> > Sent:       23 April 2001 10:44
> > To:         '[EMAIL PROTECTED]'
> > Subject:    RE: [kebunku] Mengkudu
> > 
> > Sewaktu saya kecil di kota Medan, sering disebut buah Nona (orang sering
> > menyebutnya Noni). Buahnya kalau dipandang membuat kita ngiler karena
> > warna
> > kuningnya lembut dan buahnya lembut berair. Kayaknya mudah tumbuh
> didaerah
> > beriklim sedang dan bertanah basah. juga bisa tumbuh di dekat parit.
> > 
> > salam
> > richard/
> > 
> > > ----------
> > > From:     [EMAIL PROTECTED][SMTP:[EMAIL PROTECTED]]
> > > Reply To:         [EMAIL PROTECTED]
> > > Sent:     Monday, April 23, 2001 9:11 AM
> > > To:       [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]
> > > Subject:  RE: [kebunku] Mengkudu
> > > 
> > > Pohon Mengkudu ini cocoknya hidup di daerah apa ya ?? Bagaimana
> tingkat
> > > kesulitan hidupnya ? Adakah perawatan khusus terhadap tanaman seperti
> > ini
> > > ?
> > > 
> > > Terimakasih lho informasinya .
> > 
> 
> 
> ---
> To subscribe, e-mail   : [EMAIL PROTECTED]
> Netika BerInternet     : [EMAIL PROTECTED]
> 


---
To subscribe, e-mail   : [EMAIL PROTECTED]
Netika BerInternet     : [EMAIL PROTECTED]

Kirim email ke