(Redirected by "Lucia Herawati" <[EMAIL PROTECTED]>)
Masalah keunggulan antara Capsul dengan Juice tentunya perlu dibuktikan
secara medis dan klinis baru bisa teruji dengan baik.
Bagi produsen capsul otomatis akan bilang capsul yang baik, bagi produksi
juice seperti Javanony tentunya ya, akan bilang juice yang baik.
Akan tetapi jika 1 kapsul setara dengan 100 ml juice mengkudu, saya sangat
tidak setuju, dan saya telah lihat serbuk Nonisuprema, warnanya coklat
kehitam-hitaman, berarti ia dibuat bukan dari juice baru diolah menjadi
serbuk tetapi langsung dari buahnya di keringkan dan digiling, jadi
perbandingan ini tidak sepenuhnya benar. Untuk memperoleh cairan Javanony
sebanyak 1 kg dibutuhkan buah sebanyak 5 kg, tetapi jika buah sebanyak 5 kg
di keringkan maka akan diperoleh serbuk sebanyak 4 kg. Jadi 4 kg dibagi 340
mg, ibu hitung saja jadi berapa ribu kapsul.
Jika saya ditanya apa yang lebih baik juice atau capsul, saya akan jawab
juice lebih baik! Mengapa? Karena kebanyakan yang minum health food adalah
orang yang sakit, orang dapat sakit salah satu penyebabnya metabolisme
tubuhnya terganggu termasuk daya serap tubuhnya juga terganggu, jika ia
minum juice tentunya tubuhnya tidak perlu repot-repot untuk mengolah dulu
baru diserap melainkan langsung diserap tubuh, jika capsul tentunya tubuh
harus bekerja dulu untuk mengolah menjadi cairan didalam tubuh, baru
terserap! Nah, kalau lagi sakit kan jadi masalah, makanya diAmerika capsul
telah lebih dulu beredar dari pada yang juice, tetapi tidak laku malah yang
berbentuk juice sampai melegenda di seantero dunia.
Banyak orang yang telah minum capsul berbalik kembali membeli Javanony,
karena mereka tidak merasakan apa-apa setelah minum capsul.
---
To subscribe, e-mail : [EMAIL PROTECTED]
Netika BerInternet : [EMAIL PROTECTED]