Dh/ Saya juga bulan yl panen dari 2 K (Kombucha) menjadi 4 K. 2 KC (Kombucha Culture) yang baru itu sama tebalnya dengan 2 K induk. Dari 2 Toples saya bisa menghasilkan KT (Kombucha Tea)sebanyak 6 botol bir. Rasanya aduhai seperti Vinegar Apple Juice. 2 (dua) KC yang baru itu saya jadikan bahan experimen, yaitu membiakkan di dalam teh hijau tanpa gula sedikitpun. Sedangkan 2 K induk saya masukkan ke dalam plastik diikat karet yang sudah dimasukkan 1 gelas cairan KT yg sudah jadi itu dan disimpan di dalam freezer. KC bisa tahan 6-9 bulan lamanya tidur di dalam freezer tanpa melakukan proses fermentasi dan biak. Kembali pada experimen tadi, setelah 10 hari tidak ada tanda-tanda proses dan anehnya lagi teh tidak berbau basi, sama persis seperti pada saat hari pertama memasukkannya ke toples. Kayaknya K pada toples tanpa gula itu juga tidur di tempatnya di dasar toples. Kemudian saya teteskan sepertiga gelas air gula ke dalam kedua toples tadi, dan mendadak K itu naik ke atas permukaan seperti hendak mengisap manisan air gula tadi. Wah...K itu sensitif sekali padahal saya perkirakan air gula tadi belum sampai merembes ke bawah. Pada tengah hari mulai kelihatan lapisan tipis dipurmukaan pada kedua toples itu. Besoknya saya teteskan madu sepertiga gelas dan pada hari ke-15 K di atas permukaan tidak bertumbuh secara sempurna bahkan K-K itu seperti melindungi diri dengan membuat lapisan bewarna agak hitam dan sedikit tebal di permukaan badannya. Hari ke-16 saya perkirakan experimen gagal alias K-K nya mati. Saya masih ada KI (Kombucha Induk) yang saya simpan di freezer. Satu diantaranya saya keluarkan. Pada experimen ke-2 ini saya hanya menggunakan cairan gula tanpa bibit teh. Artinya, air gula bewarna putih. Seperti biasanya, sebelum memasukkan K itu, tidak lupa saya masukkan 1 gelas KT yang asam itu. Sekarang sudah masuk pada hari kedua pada experimen ke-2 ini. Mudah-mudahan K ini bisa merubah/menghasilkan air gula tadi menjadi butiran-butiran emas murni 24 karat. Doakan saja. Ha..ha..ha..ha... salam richard/ -----Original Message----- From: Hanafi T [mailto:[EMAIL PROTECTED]] Sent: Tuesday, June 26, 2001 7:18 PM To: [EMAIL PROTECTED] Subject: Re: [kebunku] Fw: [KT] Benefits of Kombucha > mBak Anna sudah dapat Kombuchanya ya. Saya sendiri sudah memanen tgl. 19 > yl. ketika berumur 10 hari. Rasanya kok asam sekali hampir seperti minuman > badek. Kalau terlalu asam ,dikurangi saja temponya jangan 10 hari . Apa itu badek ?? >Apa itu normal pak Hanafi? Kesan lain lagi setelah dipanen airnya > tinggal setengah, bikin 2 liter tinggal satu botol Cola besar yang > kapasitas 1 liter. Itupun tidak penuh. Apa memang begitu? Kalau bikin 2 lt ,panennya ya 2 lt .kecuali menguap ,tapi penguapannya kan nggak banyak.Mungkin anda lupa memperhitungkan volume scobynya sendiri ? selain itu koreksi dari saya bukankah botol coca cola yg besar isinya 1.5 lt ? > Sekarang sedang saya biakkan lagi menjadi tiga toples. Satu pakai bibit > asal yang saya biarkan utuh, sedang yang dua lagi pakai bibit baru hasil > fermentasi yang saya potong jadi dua. Yang ingin saya tanyakan, apa benar > toples bekas pembiakan itu sebetulnya tidak perlu dibersihkan tapi bisa > dipakai lagi sampai tiga kali pembiakan/fermentasi. Yang penting teh yang > sudah jadi disisakan 10%-nya dan langsung dituangi teh baru yang sudah > diberi gula. Informasi ini baru saya dapat di milis KT kemarin. Pengalaman > pak Hanafi bagaimana? Saya rasa boleh boleh saja .(tapi saya belum pernah mencobanya) > alangkah baiknya bila kita saling berbagi > pengalaman dibidang Kombucha ini. betul ,saya setuju. Hanafi T > > Salam, > Suwarto. --- To subscribe, e-mail : [EMAIL PROTECTED] Netika BerInternet : [EMAIL PROTECTED] --- To subscribe, e-mail : [EMAIL PROTECTED] Netika BerInternet : [EMAIL PROTECTED]
