Eddy Witanto wrote:
(2) menolak bala atau ancaman hal-hal yang kurang baik yang datang dari sungai 
(lihat konteks klenteng dan pecinan lama di Pasar Lama Tangerang)

Handoyo ask:
Maksudnya apakah ancaman secara fisik (perang, dll) ataukah ancaman secara 
Feng Shui?

Eddy Witanto wote:
 perlu kiranya dipahami bahwa klenteng Sampoo Kong adalah klenteng
 peringatan bagi seseorang. Ini berbeda dari kebanyakan klenteng yang
 berfungsi sebagai tempat ibadah murni. Dewa-dewi dalam banyak klenteng
 dipandang sebagai bagian dari religi Cina pada umumnya, sedang pada
 klenteng Sampookong yang terutama dihormati adalah Laksamana Zhenghe
 (atau Cheng Ho). Coba Saudara bandingkan antara Klenteng Sam Poo Kong
 dengan (1) Klenteng Tay Kak Sie di Gang Lombok, dan (2) Klenteng
 Sebandaran I untuk Marga Tan. Kelihatan bedanya?

Handoyo ask:
Saya pernah mendengar (entah benar atau tidak kabarnya) bahwa Laksamana 
Zhenghe sudah dianggap seolah-olah sebagai Dewa di Kelenteng Sampookong. 
Benarkah demikian?
Kalau boleh saya tahu, apakah beda antara Kelenteng Tay Kak Sie di Gang Lombok 
dan Kelenteng Sebandaran, dengan Kelenteng Sampookong?
Saya sendiri belum beruntung pergi ke Kelenteng Tay Kak Sie dan Sebandaran. :(

Thanks.
Handoyo

On Monday 21 October 2002 15:09, Handoyo wrote:
 Halo,

 Dibawah ini balasan dari Pak Eddy Witanto.
 Maaf karena setting belum dirubah agar reply to milis. :)
 Tapi sekarang sudah ok. :)
 Thanks.
 Handoyo

 ----------  Forwarded Message  ----------
 Subject: Re: [Kelenteng] sam poo kong
 Date: Sun, 20 Oct 2002 23:45:21 -0700 (PDT)
 From: eddy witanto <[EMAIL PROTECTED]>

 RR, saya coba untuk menjawabnya satu per satu ya.


 1.apakah dalam site plan, klenteng itu berdekatan dengan sumber air
 seperti
 sungai, kali, atau yang lainnya ??


 Dari banyak data empiris yang saya kumpulkan, memang agaknya demikian.
 Perlu kiranya dipahami bahwa ada hubungan dialektis antara sungai (baca:
 air) dengan klenteng dan permukiman Cina. Permukiman Cina (Chinese
 settlement/Pecinan) selalu mengokupasi suatu tempat yang dekat atau
 sangat dekat dengan sungai. Dalam konteks ini, sungai dapat dipandang
 sebagai (1) moda transportasi yang pada masa lalu sangat sentral, baik
 di dermaga dekat pantai atau di daerah2 pedalaman; (2) penetral Qi
 (baca: chi)  yang amat dibutuhkan dalam konsep geomansi atau Feng-Shui.
 Hubungan dialektis antara klenteng dan sumber air (sungai) dapat berupa
 arah hadap klenteng yang mengarah ke sungai: (1) seolah mengingatkan
 akan kedatangan para imigran Cina ke daerah/tempat itu. (2) menolak bala
 atau ancaman hal-hal yang kurang baik yang datang dari sungai (lihat
 konteks klenteng dan pecinan lama di Pasar Lama Tangerang)


 3.apa perbedaan klenteng Sam Poo Kong dengan klenteng yang ada di Jawa ?


 perlu kiranya dipahami bahwa klenteng Sampoo Kong adalah klenteng
 peringatan bagi seseorang. Ini berbeda dari kebanyakan klenteng yang
 berfungsi sebagai tempat ibadah murni. Dewa-dewi dalam banyak klenteng
 dipandang sebagai bagian dari religi Cina pada umumnya, sedang pada
 klenteng Sampookong yang terutama dihormati adalah Laksamana Zhenghe
 (atau Cheng Ho). Coba Saudara bandingkan antara Klenteng Sam Poo Kong
 dengan (1) Klenteng Tay Kak Sie di Gang Lombok, dan (2) Klenteng
 Sebandaran I untuk Marga Tan. Kelihatan bedanya?


 salam,

 Eddy P. Witanto

 Peneliti bidang arsitektur dan permukiman masyarakat Cina pada

 Program Studi Cina FS-UI, Depok 16424.


 EDDY PRABOWO WITANTO researcher on chinese settlement and architecture *
 Jl. Margonda Raya 483, DEPOK 16424 Indonesia ph: +62-21-78887132 HP:
 +62-812-... (omitted) http://www.geocities.com/eddy_witanto/main.html *
 Department of Chinese Studies, University of Indonesia Kampus Baru UI
 Depok 16424, Indonesia ph. +62-21-7870535



---------------------------------------------------------------------
Kelenteng.com - http://www.kelenteng.com
Posting, email: [EMAIL PROTECTED]
Subscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED]
Unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED]

Kirim email ke