Saya tertarik dengan kalimat "memberi makan setan". Mau tanya bagaimana caranya memberi makan setan? Setan itu makan apa? Thanks. Handoyo
On Tuesday 22 October 2002 12:49, you wrote: klo aku sih cenderung menanggapinya begini. kita dalam menghadapi ramalan seperti itu janganlah langsung kita percayai 100% bulat-bulat. orang meramal masa depan itu anggap sebagai referensi tapi jangan dipercayai dulu. sang buddha pernah berkata bahwa masa depan ditentukan oleh apa yang kita lakukan sekarang. klo kita memberi persembahan = kepada dewa terlepas dari omongan peramal. secara logika berarti khan kita menambah karma baik khan, sama halnya bila kita =======>>>memberi makan setan<<<======== atau memberi santunan ke fakir miskin. otomatis karma baik itu akhirnya membantu mengurangi karma buruk dimasa yang akan datang. jangan sampai kita jadi kepikiran oleh omongan atau ramalan itu. malah kita yang rugi dan akhirnya ramalan itu jadi betulan. sebagai logika aja klo kita = dapat ramalan bahwa masa depan kita jadi miskin. dan karena kita kepikiran masalah tsb. kita jadi malas dan tidak mau berusaha maka ramalan itu jadi kenyataan khan, dan yang rugi kita sendiri khan.maka itu jadi ramalan itu sebagai pemacu semangat untuk masa depan yang penting sekarang berbuatlah yang terbaik hari ini. jangan cemaskan hari esok = dan yang pasti jadikan segalanya hari ini menjadi yang terbaik buat kita ok =20 salam =20 =20 ronny=20 =20 -- Thanks and warm regards, Handoyo Apointe.com - http://www.apointe.com Domain registration service --------------------------------------------------------------------- Kelenteng.com - http://www.kelenteng.com Posting, email: [EMAIL PROTECTED] Subscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED] Unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED]
