Lukisan dinding Feitian satulelaki.com - Feitian sebagai salah satu motif lukisan dinding di kuil Tiongkok dan gua-gua merupakan sosok dewa terbang telah lama pula dikenal dalam seni Barat. Di Tiongkok kuno tersebutlah sebuah kisah tentang dewa terbang seperti mitologi Luren dan Feitian.
Namun demikian seni lukisan dewa/dewi terbang yang terdapat di Yuangang, Longmen dan Dunhuang mendapat pengaruh dari India. Dalam Mitologi India, Feitian disebut sebagai dewi awan dan air yang menguasai danau dan badan-badan air lainnya. Feitian di Tiongkok kuno seperti yang terdapat di gua Yungang dibuat dengan gaya yang kasar dan tak beraturan. Figur ini tak menampilkan dengan jelas apakah wanita atau pria. Beberapa di antaranya bahkan memiliki jenggot. Jelas sekali kalau lukisan Feitian di Yuangang dipengaruhi oleh kesenian dari luar Tiongkok. Pada masa kejayaan Dinasti Tang, seni melukis dinding telah mencapai tahap yang tertinggi sehingga lukisan Feitian sempat menjadi karakter nasional di Propinsi Gansu. Kebanyakan Feitian digambarkan sebagai gadis belia dengan tubuh langsing, namun berwajah tembam. Gaya terbangnya begitu bebas dan lembut. Feitian lain yang cukup unik adalah Feitian di Dunhuang yang sama sekali tidak digambarkan memiliki sayap. Sebaliknya Feitian digambarkan terbang dengan pita berwarna yang indah. Ada pula yang digambarkan sedang menembus awan dan sungai dengan membawa buah di tangan. Beberapa Feitian tampak memainkan alat musik sambil bernyanyi --------------------------------------------------------------------- Milis Kelenteng - Quan Shui URL: http://lists.quanshui.org Posting, email: [EMAIL PROTECTED] Subscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED] Unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED]
