Itu semua berserah kepada pribadi masing - masing, namun memang benar ajaran
agama berbeda satu dengan lainnya. Dan karena perbedaan inilah yang
menyebabkan terjadinya jurang pemisah. Kita tidak bisa berbuat apa - apa
karena agama satu menyebarkan ajaran jihad, yang lain salib, lainnya dharma.

Yang bisa kita perbuat adalah mencari jalan kebenaran yang cocok dengan
hidup kita, bukannya dengan mengikuti agama menjadi merasa bersalah. Ajaran
agama yang benar akan membuat pengikutnya merasa damai, tentram, bahagia,
bersuka, mampu berkreasi, berkembang, dan hal - hal positif lainnya, tidak
mengekang dan membelengu. Semua itu cuma sdri yg. tahu.

Salam
Handi Kowan
        

> -----Original Message-----
> From: Ester T [SMTP:[EMAIL PROTECTED]]
> Sent: Wednesday, November 20, 2002 1:07 PM
> To:   [EMAIL PROTECTED]
> Subject:      [Kelenteng] hanya saya yang beragama budha dalam keluarga
> 
> dari kecil saya dan alm. papa beragama budha, ceit dan  
> capgo ke klenteng, tetapi adik, kakak dan ibu bukan  
> buddha  
> saya kadang merasa terasing. bolehkah jika kita  
> mempercayai ajaran agama lain?   
>   
> -- 
> __________________________________________________________
> Sign-up for your own FREE Personalized E-mail at Mail.com
> http://www.mail.com/?sr=signup
> 
> 
> ---------------------------------------------------------------------
> Milis Kelenteng - Quan Shui
> URL: http://lists.quanshui.org
> Posting, email: [EMAIL PROTECTED]
> Subscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED]
> Unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED]

---------------------------------------------------------------------
Milis Kelenteng - Quan Shui
URL: http://lists.quanshui.org
Posting, email: [EMAIL PROTECTED]
Subscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED]
Unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED]

Kirim email ke