namo buddhaya,

saya cuman mau tanya apa yang dimaksud dengan kebahagiaan dan keselamatan sorgawi?? 
apa yang dimaksud dengan kata2 anda .......Pernahkan kita berdoa untuk bisa hidup 
sehat di sorga? Pernahkan kita berdoa
untuk bisa dapat umur panjang untuk kehidupan surgawi? Pernahkan kita berdoa
untuk bisa mendapatkan rezeki maupun pekerjaan/project di surga indah?.....

apakah anda berpikir kehidupan disana yang kita semua belum tahu anda samakan seperti 
di bumi.  klo anda berpikir bahwa di sorga ada perasaan bahagia dan tidak bahagia 
seperti anda contohkan sebuah dongeng mengenai adam dan hawa dan lucifer, lalu apa 
bedanya dengan bumi. lalu dimanakah kebahagiaan itu ada???? aneh bukan pandangan 
anda???. kadang saya geli juga klo ada yang berpandangan seperti ini tapi apa mau 
dikata krn memang ada perbedaan pandangan yang mencolok antara anda  dengan kita 
apalagi saya sebagai umat buddha. kalo anda berpikir bahwa sorga tak ubahnya bumi maka 
sorga akan berisi orang2 yang punya kepentingan dan nafsu keinginan juga seperti 
didunia. dan mungkin juga di sorga ada gedung ada rumah dsb. hahahahah lucu sekali. 

tapi tak apa, tapi untungnya sang buddha tidak pernah mengajarkan agar kita minta2 
seperti pengemis, karena pada dasarnya semua adalah karma. bila kita sering berbuat 
baik maka karma baikpun akan mengikuti seperti bayangan yang mengikuti bendanya. jadi 
sekali lagi semua adalah karma. biarpun kita minta2 sampai mulut berbusa tapi klo 
karma kita masih buruk jangan harap dapat sesuatu. bagaimana menghabiskan karma. 
jalankan pancasila. memang kedengaran munafik dan tidak mungkin dilaksanakan. tapi apa 
salahnya mencoba dan mencoba.


.
......Apakah Anda kira kalau kita sudah memiliki seluruh jagat raya, umur panjang,
sehat waalfiat kagak perlu pusing mikirin project/pekerjaan dsb-nya, karena
semuanya telah disediakan di depan mata, manusia akan bahagia? TIDAK! Bahkan
ini sudah terbuktikan, Adam & Hawa merasa tidak hepi, walaupun telah
memiliki se-gala2nya, begitu juga dgn Lucifer walaupun ia telah menjadi
malaikat kesayangan Allah di surga, tetapi tetapi saja tidak hepi, jadi
bukanlah suatu jaminan bahwa Anda & saya bisa hidup hepi/bahagia di surga!........


tanggapan saya
inilah yang dinamakan sang Buddha, Dukkha.untungnya hanya agama buddha yang membahas 
masalah ini, inilah intisari ajaran agama buddha. karena agama buddha menekankan 
bagaimana mencari sebab dukkha dan menghentikan dukkha. bukan saya bersikap seperti 
bikkhu atau siapa karena sorga bukanlah tujuan akhir dari agama buddha melainkan 
nirwana yang merupakan tujuan akhir dari agama buddha



ronny

-------Original Message-------

From: [EMAIL PROTECTED]
Date: Friday, December 27, 2002 06:50:18
To: [EMAIL PROTECTED]
Subject: [Kelenteng] berburu hokie

Pada akhir tahun ini banyak orang yg mencari kiat untuk berburu hokie, maka
dari itu tukang ramal/kwamiah, dukun, rumah ibadah laku keras. Pertanyaan yg
paling banyak diajukan oleh banyak manusia di dunia ini ialah: apa yg akan
terjadi di tahun 2003?

Banyak manusia ingin dapat hokie untuk meraih 3TA - har-TA, tah-TA dan
wani-TA atau dlm bhs Mandarin untuk meraih "Fuk-Luk-Shou" - Fuk (fook)= good
fortune, luckiness. Luk (luck) = big salary, makmur, prosperity, Shou
(shoull)= long life, longevity, many children. Bahkan kalau ditambah dgn
huruf Xy (eksai)= double happiness, maka akan dapat hokie double!

Lihat saja banyak orang Chinese yg memakai kalung dgn tulisan "fuk" - lucky,
tetapi kenyataannya tetap saja apes dan kagak pernah dapat hokie, masalahnya
mereka membuat kesalahan besar, dimana huruf tsb digantungkan secara benar,
sebab seharusnya huruf Fuk (fook) itu letaknya dibalik, dgn demikian hokie
bisa "masuk" ke siempunya tulisan jimat jadi bukan ke-orang yang melihat
huruf "jimat" itu.

Saya pribadi harus mengakui bahwa saya juga masih sering iseng untuk membaca
horoskop maupun buku ramalan astrologi maupun shio, siapa sih yg kagak mau
dapatkan bocoran tentang apa yg terjadi di th kambing ini?

Tujuan dapat hokie itu sebenarnya untuk bisa mendapatkan happiness atau
kebahagiaan, kata bahagia dalam bahasa Yunani "makarios" bukannya Markos,
menunjuk kepada keadaan senang dan sehat seperti dewa-dewa mereka. Banyak
orang mengambil jalan pintas agar bisa mendapatkan rasa bahagia ini melalui
extasy, shabu2, putauw dsb-nya, bahkan kalau kita jujur "agama" juga bisa
disamakan sebagai "soft drugs" atau salah satu cara agar kita bisa mencapai
kebahagiaan, sebab dgn berdoa kita bisa mengelabui panca indra, hati,
pikiran untuk mencapai kebahagiaan.

Disamping itu tanyalah sama diri sendiri, bukankah kita ke
gereja/kelenteng/mesjid/wihara juga sebenarnya dgn tujuan untuk berburu
hokie? Oooo.h tidak mang, kita kesono untuk mendapatkan keselamatan surgawi!

Ngawur! Itu adalah jawaban yg munafik, renungkanlah: berapa kali kita
mendengar ucapan doa, dimana kita berdoa mengharapkan dapat rezeki, project,
pekerjaan, kesehatan agar bisa hidup hepi di dunia ini?

Pernahkan kita berdoa untuk bisa hidup sehat di sorga? Pernahkan kita berdoa
untuk bisa dapat umur panjang untuk kehidupan surgawi? Pernahkan kita berdoa
untuk bisa mendapatkan rezeki maupun pekerjaan/project di surga indah? Jadi
kita pergi kerumah ibadah juga sebenarnya dgn tujuan utama ialah untuk
"Berburu hokie" duniawi bukan? Betul atau benar!

Memang benar kita sering mendengar khotbah dimana pak Pdt berkata, carilah
Allah dahulu, sebab semuanya nanti akan dtg dgn sendirinya! Ajuran yg benar,
tetapi kalau kita jujur di pojok otak kita, tetap saja nempel, bahwa Allah
itu yg no ke 17, yg pertama ialah kesehatan, kesenangan, hokie owe dahulu,
baru Allah! Saya mencari dan berdoa kepada Allah untuk mendapatkan
keselamatan dan kebahagiaan dunawi maupun surgawi, kalau tidak bisa
mendapatkan ini semuanya kenapa harus mencari Allah? Pls tell me!

Apakah Anda kira kalau kita sudah memiliki seluruh jagat raya, umur panjang,
sehat waalfiat kagak perlu pusing mikirin project/pekerjaan dsb-nya, karena
semuanya telah disediakan di depan mata, manusia akan bahagia? TIDAK! Bahkan
ini sudah terbuktikan, Adam & Hawa merasa tidak hepi, walaupun telah
memiliki se-gala2nya, begitu juga dgn Lucifer walaupun ia telah menjadi
malaikat kesayangan Allah di surga, tetapi tetapi saja tidak hepi, jadi
bukanlah suatu jaminan bahwa Anda & saya bisa hidup hepi/bahagia di surga!

Apakah Anda mempunyai pendapat lain?

Maranatha
Mang Ucup

Email : [EMAIL PROTECTED]



---------------------------------------------------------------------
Milis Kelenteng - Quan Shui
URL: http://lists.quanshui.org
Posting, email: [EMAIL PROTECTED]
Subscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED]
Unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED] 

Kirim email ke