Bolehkah mendapat penjelasan mengenai Tanha, Avija, Ehipasiko, Dhukkha,
Thanks.

> ----------
> From:         ronny winarto[SMTP:[EMAIL PROTECTED]]
> Reply To:     [EMAIL PROTECTED]
> Sent:         Thursday, December 12, 2002 8:58 AM
> To:   [EMAIL PROTECTED]
> Subject:      RE: [Kelenteng] Kebaikan
> 
> 
> saya justru bertanya kepada anda apa sih definisi keselamatan itu? apakah
> keselamatan itu anda anggap lahir di sorga itu keselamatan?
> 
> *** keselamatan itu lahir dari usaha keras manusia memperjuangkan tujuan
> akhir dari kepercayaannya, mungkin sama spt. karma baik menjadi tujuan
> untuk mencapai kehidupan yang lebih baik.  
> 
>  karma tidak pernah membelenggu malah manusia sendiri dengan adanya tanha
> dan avijja yang membelenggu mereka sendiri sehingga menghasilkan karma
> sehingga manusia terperangkap dalam lingkaran tumimbal lahir yang tidak
> ada
> habis-habisnya. sorry klo istilah itu anda tidak mengerti. 
> harap anda tidak memandang pandangan saya dengan pandangan agama saudara.
> krn klo anda
> memandang dari sudut pandang agama anda maka akan banyak perbedaan2 yang
> muncul. klo anda ingin mempelajari pandangan lain anda harus ubah
> pandangan
> anda menjadi pandangan yang universal dan mau menerima perbedaan tanpa
> syarat.
> *** Saya coba, Anda juga
> 
> lalu satu lagi anda menyatakan kontradiksi tidak akan ada bila kita sudah
> mati. adakah bukti mengenai itu??? apakah anda pernah mengalaminya
> sendiri???
> 
> *** ( Kontradiksi terjadi selama manusia masih hidup. Jika dalam diri
> manusia sudah tidak ada kontradiksi, maka manusia itu sudah meninggal. ) 
> 
> Bukti yang Anda maksudkan sejalan jika Anda menjalani karma itu sendiri,
> jika karma buruk yang Anda jalankan terus maka akan meninggal, karma baik
> yang Anda jalankan terus akan menuju kehidupan yang lebih baik. Coba saja.
>  
> Saya sedang menjalani bukti itu yaitu kontradiksi ,otomatis mengalaminya
> dan itu berarti saya hidup. Jika mengalami kematian saya memang belum
> pernah, karena tujuan saya untuk hidup bukan mati.  
> 
> NB : Pertanyaan saya mengenai Sang Pencipta belum dijawab ! Apa diakui ?
> dan bagaimana posisinya dengan Dewa atau Sang Budha ?
> 
> 
> memang untuk membuktikan suatu keadaan misal sorga sangatlah sulit untuk
> diungkapkan karena memang kita tidak pernah kesana,apapun yang ada disana
> kita tidak tahu. kita semua tidak tahu apakah sorga atau neraka itu ada,
> memang di berbagai ajaran agama memang mengajarkan tentang sorga dan
> neraka
> tapi bukankah sang buddha telah mengajarkan tentang ehipassiko. makanya
> klo
> ada suatu agama yang menawarkan keselamatan sorga maka itu bull shit
> karena
> mereka sendiri tidak tahu keadaan disana dan mereka mencoba membayangkan
> seperti kehidupan bumi. itu sudah salah. 
>  
> *** Keterbatasan pikiran manusia yang diberikan Sang Pencipta memang tidak
> bisa menampung rencana Sang Pencipta , namun dengan membayangkan dan
> mempercayai apa yang dianggap dongeng - dongeng itu, bisa membuat
> seseorang meraih impiannya. 
> Sehingga jangan heran jika banyak yang tidak berhasil meraih impiannya,
> dan gagal ditengah jalan karena harus diupayakan dengan segenap jiwa dan
> raga.  Mengenai pikiran spt. itu adalah salah, saya tidak setuju karena
> bukankah orang juga bisa hidup dengan kepercayaannya.   
>  
> maka dari itu sang buddha pernah berkata bahwa semua itu tidaklah penting
> yang penting mari kita semua
> berbuat baik untuk menambah karma baik dan mengurangi karma buruk kita. 
> *** Saya setuju marilah kita berbuat baik.
> 
> 
> saya cuman mau tanya apa yang dimaksud dengan kebahagiaan dan
> 
> keselamatan sorgawi??  apa yang dimaksud dengan kata2 anda
> 
> *** Yang dimaksud adalah dengan mempraktekkannya.
> 
> .......Pernahkan kita berdoa untuk bisa hidup sehat di sorga? Pernahkan
> 
> kita berdoa untuk bisa dapat umur panjang untuk kehidupan surgawi?
> Pernahkan kita
> 
> berdoa untuk bisa mendapatkan rezeki maupun pekerjaan/project di surga
> 
> indah?..... apakah anda berpikir kehidupan disana yang kita semua belum
> tahu anda
> 
> samakan seperti di bumi. klo anda berpikir bahwa di sorga ada perasaan
> 
> bahagia dan tidak bahagia seperti anda contohkan sebuah dongeng mengenai
> 
> adam dan hawa dan lucifer, lalu apa bedanya dengan bumi. lalu dimanakah
> 
> kebahagiaan itu ada???? aneh bukan pandangan anda???. kadang saya geli
> 
> juga klo ada yang berpandangan seperti ini tapi apa mau dikata krn
> 
> memang ada perbedaan pandangan yang mencolok antara anda dengan kita
> 
> apalagi saya sebagai umat buddha. kalo anda berpikir bahwa sorga tak
> 
> ubahnya bumi maka sorga akan berisi orang2 yang punya kepentingan dan
> 
> nafsu keinginan juga seperti didunia. dan mungkin juga di sorga ada
> 
> gedung ada rumah dsb. hahahahah lucu sekali. 
> 
> *** dipikir memang lucu tapi kalau dibalik mengenai tujuan akhirnya akan
> berbeda.
> 
> 
> tapi tak apa, tapi untungnya sang buddha tidak pernah mengajarkan agar
> 
> kita minta2 seperti pengemis, karena pada dasarnya semua adalah karma.
> 
> bila kita sering berbuat baik maka karma baikpun akan mengikuti seperti
> 
> bayangan yang mengikuti bendanya. jadi sekali lagi semua adalah karma.
> 
> biarpun kita minta2 sampai mulut berbusa tapi klo karma kita masih buruk
> 
> jangan harap dapat sesuatu. bagaimana menghabiskan karma. jalankan
> 
> pancasila. memang kedengaran munafik dan tidak mungkin dilaksanakan.
> 
> tapi apa salahnya mencoba dan mencoba.
> 
> *** Memang ada formulanya mintalah maka kamu akan diberi, carilah maka
> kamu mendapatkan, ketuklah maka kamu akan dibukakan. Taburlah maka kamu
> akan menuai. 
> Sehingga begitu banyak penerapannya dan salah satu yang tersebar diluar
> adalah seperti yang anda maksud itu, meminta - minta.
>   
> ......Apakah Anda kira kalau kita sudah memiliki seluruh jagat raya,
> 
> umur panjang, sehat waalfiat kagak perlu pusing mikirin project/pekerjaan
> dsb-nya,
>  
> karena semuanya telah disediakan di depan mata, manusia akan bahagia?
> TIDAK!
> 
> Bahkan ini sudah terbuktikan, Adam & Hawa merasa tidak hepi, walaupun
> telah
> 
> memiliki se-gala2nya, begitu juga dgn Lucifer walaupun ia telah menjadi
> 
> malaikat kesayangan Allah di surga, tetapi tetapi saja tidak hepi, jadi
> 
> bukanlah suatu jaminan bahwa Anda & saya bisa hidup hepi/bahagia di
> 
> surga!........
> 
> *** Orang yang memiliki kasih tidak akan memikirkan hal - hal seperti itu,
> karena semuanya itu akan mengikuti dengan sendirinya.
> 
> tanggapan saya inilah yang dinamakan sang Buddha, Dukkha.untungnya hanya
> agama buddha
> 
> yang membahas masalah ini, inilah intisari ajaran agama buddha. karena
> 
> agama buddha menekankan bagaimana mencari sebab dukkha dan menghentikan
> 
> dukkha. bukan saya bersikap seperti bikkhu atau siapa karena sorga
> 
> bukanlah tujuan akhir dari agama buddha melainkan nirwana yang merupakan
> 
> tujuan akhir dari agama buddha
> 
> *** Yah memang diajarkan pula bagaimana untuk menerapkan kasih yang akan
> menjawab hukum sebab akibat. 
> 
> 
> Terima kasih andapun telah memberikan masukan tentang masalah ini.
> Tanggapan yang kita berikan jangan dilihat sebagai kita emosi atau hal-hal
> lainnya, melainkan harus dilihat bahwa kita harus memberikan yang kita
> tahu
> pada teman-teman yang mungkin belum mengetahui apa yang kita ketahui, dan
> jangan sampai teman-teman yang lain bingung karena ulah pihak-pihak
> tertentu.
> Selain itu kalau selama ini kita selalu bungkam bila ada pertanyaan atau
> persoalan, sudah saatnya buka mulut, meskipun hanya melalui milis ini atau
> forum yang lainnya dalam skala kecil.
> Lha wong yang mengatakan, "kalau ditampar pipi kirimu, berikan pipi
> kananmu"
> saja menyerang orang lain, tentunya perlu dong dianya ditampar.
> 
> *** Memang itulah kasih siap dengan segala konsekuensinya, jika memang
> perlu ditampar tamparlah. Akan terbukti apakah dia itu menerapkan ajaran
> kasih itu. 
> 
> Perlu saya tambahkan, bahwa dari penemuan-penemuan fossil yang terbaru, di
> Tiongkok daerah Yuanmao (Yunnan)ditemukan fossil yang usianya 1,8 juta
> tahun
> dan diduga sebagai fossil manusia tertua di tiongkok.
> Jadi untuk permasalahan nenek moyang, para ahlipun masih pada berdebat,
> jadi
> kita ikutin saja.
> 
> Salam.
> TDL.
> ----- Original Message -----
> From: "butongpay -" <[EMAIL PROTECTED]>
> To: <[EMAIL PROTECTED]>
> Sent: Monday, December 30, 2002 8:33 AM
> Subject: Re: [Kelenteng] Re: Mohon tanggapan
> 
> 
> 
> saya rasa tak perlu ditanggapi dengan serius sebab ilmuwan saja masih
> membahas bagaimana Nabi Nuh bisa selamat kalau memang banjir itu terjadi (
> Kalau ndak salah baca deh buku Misteri...saya lupa pengarangnya ).
> regards,
> butongpay
> 
>  TDL <[EMAIL PROTECTED]> wrote:Untuk semuanya, saya ingin memberikan
> tanggapan dan masukan tentang hal ini
> dan mudah-mudahan berguna bagi kita semua
> Pertama yang perlu kita tanyakan, pernahkah dalam DONGENG mereka tercantum
> tahun berapa hal tersebut terjadi.
> Saya katakan DONGENG karena cerita mereka banyak sekali bahkan sampai ada
> 365 DONGENG sebelum tidur buat anak-anak, dan sayangnya yang dewasapun
> ikut
> terbuai dan jadi anak-anak yang tidak bisa berpikir.
> Dari beberapa buku yang penulisnya adalah orang-orang kristen, mereka
> mengatakan bahwa isi dari injil adalah perumpamaan-perumpamaan yang dibuat
> oleh nabi-nabi mereka, karena banyak bukti-bukti tentang Evolusi yang
> akhirnya menyudutkan teori mereka. Mereka takut kalau kejadian seperti
> Galileo-Galilei terulang lagi. Pada masa sebelum Galileo-Galilei, umat
> kristen beranggapan bahwa matahari berputar mengelilingi bumi, karena hal
> ini tertera dalam injil, tetapi kenyataanya, Bumi mengelilingi Matahari,
> sehingga semua mengakui bahwa isi dalam injil adalah salah.
> 
> Tentang ungkapan yang mengatakan bahwa bangsa Cina adalah keturunan nabi
> Nuh, lagi-lagi ini merupakan hal yang menggelikan. Satu pertanyaan saja
> kita tanyakan pada mereka, apa buktinya ?, mereka pasti menjawab injil,
> tidak pernah ada bukti konkrit yang mereka miliki.
> Tentang penelitian Chromosom Y dari 38 manusia yang berbeda bangsa di
> dunia
> adalah sama, ya mungkin saja sama, karena manusia telah menjadi salah satu
> spesies di dunia ini, lagi pula manusia telah berevolusi selama jutaan
> tahun.
> berikut saya berikan gambaran penemuan fosil-fosil yang menunjukkan adanya
> perkembangan Evolusi:
> - Antara 15 - 20 juta tahun yl, ditemukan di Afrika fosil Kera
> Australopithecus, Genus Proconsul, isi otak 200 Cm kubik.
> - Antara 1 - 2 juta tahun yl, ditemukan di Afrika fosil Zinjanthropus,
> Australopithecus Robustus, Australopithecus Africanus,
> Genus Australopithecus, isi otak 400 - 530 Cm kubik, mengenal alat-alat
> batu yang diambil langsung dari alam, pemakan
> daging dan tumbuh-tumbuhan.
> - 700.000 tahun yl, ditemukan di Asia, Afrika, Eropa,
> fosilMeganthropuspalaeojavanicus, fosil di Olduvai Gorge, Kenya,
> Peg. Alpen, Heidelberg, Genus Homo Erectus, isi otak 580 - 700 Cm
> kubik,mengenal alat-alat batu dan api.
> - 400.000 tahun yl, ditemukan di Asia, Afrika Eropa, Fosil Homo
> Soloensis,Homo Pekinensis,Manusia Rhodesia, Genus Pra Homo Sapiens, isi
> otak
> 775 - 935 Cm kubik, ditemukan ujung tombak yang runcing, mengenal
> alat-alat
> kerjadan kerajinan tangan.
> - 150.000 tahun yl, ditemukan di Eropa, Asia Afrika, fosil
> NeanderthalUtara
> dan Selatan, genus Neanderthal, isi otak 1.200 - 1.650 Cm kubik, sudah
> mengenal upacara penguburan dan persembahan.
> - 40.000 tahun yl, ditemukan di Eropa, fosil di gua Cro-Magnon, Dordogne,
> Lascaux, Genus Cro-Magnon, isi otak 1.590 Cm kubik, sudah mengenal
> kesenian.
> - 15.000 tahun yl, Manusia modern telah ada, dan mengenal pertanian,
> industri, kemudian tehnologi, isi otak sama dengan
> Cro-Magnon.
> Dari sedikit uraian diatas, nabi Nuh hidup di zaman yang mana ?
> Perlu juga di ketahui bahwa di dunia ini pernah mengalami 4 kali zaman es,
> yaitu yang I mulai 600.000 th yl berakhir 500.000 th yl, yang ke II antara
> 480.000 sampai 420.000 th yl, yang ke III antara 230.000 sampai 180.000 th
> yl, yang ke IV antara 118.000 sampai 10.000 th yl.
> Nah kembali lagi, nabi Nuh milih hidup di zaman yang mana?.
> 
> Kalau dikatakan manusia berasal dari satu keturunan, menurut teori evolusi
> semua mahluk hidup dari satu turunan, bahkan mungkin satu sel dan
> berevolusi
> sampai sekarang dan menjadi berbagai jenis mahluk hidup.
> 
> Tentang nabi Nuh, bukankah dia hidup sesudah Abraham, sedangkan Abraham
> sendiri menurut Encyclopedia, dia hidup 2000th sebelum Masehi. Bangsa Cina
> kalau dihitung dari zaman Huang Ti, sudah berusia 5000 tahunan, mana bisa
> nabi Nuh jadi nenek moyangnya, itu hanya Omong Kosong.
> 
> Oke, mudah-mudahan berguna, tentangpenciptaan akan saya bahas di lain
> kesempatan.
> 
> Salam TDL.
> 
> *** He he Kitab Suci memang bukan kitab sejarah murni, banyak sekali
> perbedaan yang Anda ungkapkan.
> 
> Salam , 
> Handi Kowan
> 
> 

---------------------------------------------------------------------
Milis Kelenteng - Quan Shui
URL: http://lists.quanshui.org
Posting, email: [EMAIL PROTECTED]
Subscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED]
Unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED]

Kirim email ke