Masalah agama ini memanglah masalah yang pelik dan sangat sensitif, tetapi perlu juga untuk difikirkan karena ada milyaran manusia diatas dunia ini yang ber-urusan dengan masalah agama disamping ada banyak juga manusia yang tadinya tidak ber-agama menjadi ber-agama sebaliknya yang tadinya ber-agama menjadi tidak ber-agama, atau pindah agama.
Agama adalah dua rangkaian kata yang mengandung arti sbb; A = Tidak gama = kacau jadi kata agama ber-arti "tidak kacau", kalau tidak salah berasal dari bahasa Sangsekerta, yang mengatur segala sesuatu tentang kehidupan didunia dan ahirat agar manusia hidupnya menjadi tertib dan teratur, bukan berarti yang tidak ber-agama hidupnya tidak teratur, bedanya yang tidak ber-agama tidak mengenal kehidupan setelah mati atau kehidupan ahirat. Menurut teori sosiologis bahwa perasaan keagamaan membawa manusia kepada keyakinan bahwa diatas mereka ada Sang Mahakuat, Mahakuasa, yang melindungi mereka yang ber-agama dari marabahaya, menolong mereka saat kesulitan, memenangkan mereka dari musuh yang datang, serta tempat mereka mencurahkan keluh-kesah rohaniah. Pemahaman keagamaan itu tergantung dari individu atau ego yang biasanya dipengaruhi oleh keadaan, tempat dan kebiasaan dari masing-manusia. Maka tidak heranlah apabila kita melihat ada ber-aneka ragam dan corak keagamaan yang diyakini oleh manusia diatas dunia ini. Untuk mengetahui manfaat ber-agama atau tidak ber-agama hanyalah akal. sekali lagi "AKAL", maka dari itu pergunakanlah akal untuk mencari tahu lebih jauh. Karena hanya mahluk yang tidak ber-akal sajalah yang tidak perlu cari tahu apakah ada manfaatnya ber-agama atau tidak ber-agama. Best regards. ----- Original Message ----- From: "butongpay -" <[EMAIL PROTECTED]> To: <[EMAIL PROTECTED]> Sent: Monday, January 13, 2003 11:14 AM Subject: Re: [Kelenteng] atheis > > Pendapat saya, > Masalah agama semua itu ada jodohnya.Percaya / tidak percaya urusan > pribadi masing-masing.Dosa / tidak dosa kita tidak tahu.Yang pasti > manusia harus ikut hukum alam ( lahir,sakit,tua,mati ) > 'Ketidakkekalan'.Menyadari hal itu kita perlu berguru...Dengan siapa ? > Semua adalah kejodohan > regards, > butongpay > > Toto <[EMAIL PROTECTED]> wrote:Salam, > Belakangan ini pembahasan yang masuk ada menyinggung ttg atheis. Saya > ingin > bertanya bagaimana apabila saya tdk mengakui agama manapun dan saya > tidak > mengakui bahwa Tuhan/Dewa itu ada? Apakah karena hal ini lalu saya > dikatakan > bersalah/berdosa? Jangan mengatakan bahwa saya beragama atau tidak > adalah > hak saya/kepentingan saya, tp yang saya tanyakan adalah apakah > salah/berdosa > apabila saya tidak beragama dan tidak mengakui Tuhan/Dewa manapun? Dan > apa > akibatnya? > > Thanks > > --------------------------------------------------------------------- > Milis Kelenteng - Quan Shui > URL: http://lists.quanshui.org > Posting, email: [EMAIL PROTECTED] > Subscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED] > Unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED] > > > > --------------------------------- > Do you Yahoo!? > Yahoo! Mail Plus - Powerful. Affordable. Sign up now > --------------------------------------------------------------------- Milis Kelenteng - Quan Shui URL: http://lists.quanshui.org Posting, email: [EMAIL PROTECTED] Subscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED] Unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED]
