Pada jaman dahulu, seorang pria bernama Wang Talin tinggal di Suchow. Semua kehidupan amat berharga baginya. Dia membeli hewan kemudian melepas mereka dari sangkarnya.
Kapanpun anak-anak di desanya menangkap ikan atau burung bahkan serangga, dia membayar mereka untuk melepaskan hewan-hewan itu pergi. Dia memberitahu mereka, "Tidak baik membunuh. Tidakkah kalian lihat betapa bahagianya burung-burung di hutan? Jika kalian tangkap, coba pikir betapa khawatirnya orang tua mereka! Lihat betapa bahagianya ikan di dalam air. Mereka berenang hilir mudik, mereka sangat indah untuk dilihat. Kenapa kalian harus menangkap mereka dan membuat mereka mati? Kalian sebaiknya tidak membunuh!" Anak-anak ini pulang ke rumah dan memberitahu orang tua mereka apa yang telah dikatakan Wang kepada mereka. Orang tua mereka juga dapat mengetahui maksudnya. Kemudian Wang jatuh sakit. Dia terkena penyakit yang tidak dapat disembuhkan. Para dokter mengatakan pada keluarganya untuk mempersiapkan pemakamannya. Ketika dia sedang sekarat, dia seperti mendengar dewa berkata kepadanya. Dia tidak berani mempercayai pendengarannya! Sang dewa mengatakan, "Wang Talin, sudah saatnya bagimu untuk meninggal. Tetapi kamu sudah menyelamatkan banyak nyawa, maka kamu telah menyelamatkan nyawamu sendiri. Kamu tidak akan mati sekarang." Wang membuka matanya. "Saya belum mati!" dia memberitahukan keluarganya. Dia bangun dari ranjangnya, penyakitnya sudah hilang! Wang kemudian tidak meninggal. Dia hidup sampai sembilan puluh tujuh tahun. Anak, cucu, buyut, dan cicitnya semua hidup bersamanya dalam satu keluarga besar yang bahagia. Wang amat beruntung, sebab dia memiliki hati yang baik dan percaya bahwa semua kehidupan amat berharga. Dikutip dari : Mencintai Kehidupan" --------------------------------------------------------------------- Milis Kelenteng - Quan Shui URL: http://lists.quanshui.org Posting, email: [EMAIL PROTECTED] Subscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED] Unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED]
