At 09:38 31/07/03 +0800, you wrote:
>kalau boleh di bilang, saya adalah seorang yang sangat menjunjung tinggi
adat 
>istiadat tionghoa, seperti pemujaan terhadap leluhur, ikut sembahyang ke 
>klenteng, dll. di lain pihak, saya tidak mendapatkan banyak ajaran dan
petuah 
>dari klenteng. 
=====================================
he.he.he.... sdr "AKU" saya sangat hormat dgn ketulusan dan kejujuran anda.
Kalau memang anda menjunjung tinggi adat istiadat tionghoa..., maka anda
tidak akan menemukan ajaran TUHAN dan petuah tentang TUHAN. Sebab setiap
ajaran dan uraian tentang Tuhan, dijamin 1000% SALAH !!! Apapun yg
dikatakan oleh manusia tentang tuhan, bukanlah Tuhan yang sebenarnya, tapi
persepsi manusia tentang Tuhan. Otak manusia adalah "terbatas", bagaimana
mungkin mengukur sesuatu yang "tidak terbatas". 
Maka supaya aman orang selalu menambah kata "MAHA" untuk menggambarkan
"persepsinya" atau "ukurannya" tentang Tuhan mereka. Kalau manusia bisa
marah, maka Tuhan adalah Maha-pemarah. Kalau manusia bisa kejam, maka Tuhan
adalah Maha-kejam. Pada hal seperti kata Lau Tze, apa yang digambarkan oleh
manusia tentang tuhan sebenarnya BUKAN TUHAN.
Itulah sebabnya orang tionghoa yg santun tidak 'menelaah' Tuhan, karena
sadar akan kemampuan dan keterbatasan pikirannya. Dengan demikian jelas
dalam ajaran adat-istiadat tionghoa, tidak ada ajaran tentang Tuhan tapi
SARAT dngan ajaran interaksi dan relasi dalam hubungan kemanusiaan.



>keinginan terpendam itu membuat saya memilih menjadi umat lain, dan
dijanjikan 
>adanya jalan keselamatan. 
===============================
hua.ha.ha... sdr."AKU" anda santun buanget, dan inilah cermin adat-istiadat
tionghoa... anda masuk Kristen kan :-)
Saya adalah keturunan dari 'dedengkot' agama Kristen Protestan yang Kitab
Suci-nya menggunakan huruf Han. Sejak kecil saya dicekoki ayat2 dari
Alkitab. Tapi saya melihat banyak ketidak sesuaian ajaran Tuhan dalam
budaya Israel (melalui Alkitab) dgn "KESADARAN" budaya Tionghoa dalam
menyikapi Tuhan. 

Orang Tionghoa mempunyai akar budaya dgn "KESADARAN" tentang 'sebab-akibat'
yang sangat logis. Maka tidak ada janji 'KESELAMATAN', sebab keselamatan
bukan dijanji-janjikan dan diiming-imingkan. Bagi budaya tionghoa
keselamatan hanya didapatkan dgn cara menjalani 'kebenaran' - suatu yang
logis bukan ?



>akan tetapi bagaimana dengan adat istiadat yang telah saya lakukan itu? 
>bagaimana saya apakah bisa mendapat keselamatan dari ajaran klenteng? 
================================
Mengapa anda PERCAYA Janji Kesesalamat yg diucapkan oleh orang-orang yg
datangnya dari adat-istiadat Israel ?
Sedangkan anda malah TIDAK PERCAYA dgn janji keselamatan dari adat-istiadat
bangsa sendiri... :-(..... apakah ini bukan merupakan keanehan ? :-) 



>dilain pihak dikatakan bahwa sembahyang ke klenteng ataw pemujaan thd
leluhur 
>harus ditinggalkan apabila benar2 ingin mendapat jalan keselamatan. Karena 
>Tuhan adalah Tuhan yang cemburu, Tuhan gak rela diriNya diduakan. Tuhan
tidak 
>mau kita menyembah yang lain, selain diriNya 
============================= 
Sdr."AKU", bukankah dikatakan bahwa TUHAN MAHA AGUNG, untuk apa Tuhan butuh
disembah?
Coba anda pikir dgn logika, : saya ini sering 'memaki-maki' Tuhan dan tidak
menyembah Tuhan... terus apakah keagungan Tuhan HILANG ? Pasti tidak !!!

Untuk apa Tuhan cemburu ? Kecemburuan adalah pengejawantaan - suatu prilaku
dari orang yang menyadari "kelemahannya". Seorang pria/wanita akan selalu
cemburu dan takut kehilangan 'kekasih/buah hatinya' karena dia menyadari
kelemahan dirinya. 
Kalau anda merasa semua yg anda miliki mempunya predikat 'maha' atau
'super' - percayalah anda tidak akan cemburu. Buat apa Tuhan cemburu dan
takut kehilangan orang yg dikasihi ?
Apa sih sulitnya bagi Tuhan untuk 'memaksa' manusia tunduk pd diriNYA? Kok
pake cemburu-cemburuan segala... 
Jangan percayalah, kalau Tuhan itu cemburu !!!

Ini contoh dalam keluarga saya. Hanya tinggal saya seorang yg membuka meja
sembahyang untuk almarhum 'papa' saya. 
Awalnya semua keluarga tidak ada yg mau sembahyang, sebab kata mereka
'mendua' kan Tuhan - maklum semua saudara2 saya Protestan, malah ayah saya
selama 46 tahun menjabat Majelis Gereja. 
Tahukah anda apa yg saya lakukan ? Saya bertanya pada mama dan saudara-2
saya, siapakah foto yg saya letakkan untuk disembahyangi itu ? 
Kalau mereka menganggap 'foto-papa' artinya masih waras. Maka Tuhan tidak
merasa cemburu karena tidak 'disaingi' :-)
Sedangkan kalau foto-papa sudah dianggap Tuhan, bukan cuma Tuhan yg
cemburu, sayapun akan memaki saudara-2 saya sebagai orang 'edan'.
Maka sembahyanglah mereka dgn cara Israel, didepan 'meja sembahyang' adat
istiadat Tionghoa... memang lucu kelihatannya. Sebab mereka takut
'ke-strum' kalau megang hio :-D



>bahkan saya diharuskan memberitahukan hal ini kepada ortu, jadi apabila ada 
>acara sembahyang di klenteng, gak perlu ikut lagi. 
=============================
he.he.he... orang tionghoa sangat menjunjung tinggi Para Suci, Yesus adalah
orang Suci - tidak bisa disangkal, maka siapkan patung Yesus dan
sembahyangi secara adat tionghoa. Gampang bukan ? Tidak perlu ke Klenteng :-)
Keselamatan, tetap anda peroleh dari Yesus, adat-istiadat tetap
dipertahankan. 
Inilah yang namanya "JALAN TENGAH" dalam ajaran tionghoa.
Mau tau, silahkan datang kerumah saya. Ada Yesus dan Maria pada meja
sembahyang saya. Ini serius dan bukan guyonan lho !!!
Inilah cara seorang Taois meredam 'perselisihan', saya tidak melanggar
Hukum Tao, karena saya memuja Para Suci. Demikian pula umat Yesus tidak
meledek meja sembahyang saya, karena saya juga memuja Yesus dgn cara dan
adat saya.



>saya benar-benar bingung. dimanakah Tuhan klenteng? apakah Dia memang tidak 
>bisa memberikan keselamatan? dimana saya bisa mendapat pencerahan?
=====================
Sdr."AKU" jangan bingung, Tuhan Klenteng dan Tuhan Gereja tempatnya sama.
Gereja rumah Tuhan, Klenteng juga rumah Tuhan.... kacian bukan? 
Rumah Tuhan banyak yang dibakar.... aneh ? 
Atau RUMAH TUHAN, itu hanya 'rekayasa' dan 'pengawuran' manusia aja :-(


salam,
analise.



---------------------------------------------------------------------
Jangan Lewatkan!

SiuTao.com - http://www.siutao.com
Jelajahi Tao dengan Suka Cita

Kelenteng.com - http://www.kelenteng.com
Jalankan Kebajikan dengan Penuh Kesadaran

---------------------------------------------------------------------
Milis Kelenteng - Quan Shui
URL: http://lists.quanshui.org
Posting, email: [EMAIL PROTECTED]
Subscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED]
Unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED]

Kirim email ke